FITNESS & HEALTH

Biar Parents Tahu, Ini 8 Gejala Masalah Ginjal pada Anak

Aulia Putriningtias
Sabtu 20 Juni 2026 / 14:38
Ringkasnya gini..
  • Ginjal memiliki peran penting dalam memproduksi hormon eritropoietin.
  • Prevalensi penyakit ginjal kronis pada anak secara global diperkirakan sekitar 15-75 kasus.
  • Insidensinya berkisar 5-18 kasus per juta anak setiap tahunnya.
Jakarta: Moms dan Dads, mungkin ada yang masih berpikir masalah ginjal hanya terjadi pada orang dewasa? Padahal, anak-anak juga bisa mengalami.

Ginjal memiliki peran penting dalam memproduksi hormon eritropoietin yang berfungsi merangsang pembentukan sel darah merah. Selain itu, sangat penting untuk proses pengeluaran urine dari dalam tubuh.

Prevalensi penyakit ginjal kronis pada anak secara global diperkirakan sekitar 15-75 kasus per juta populasi anak, sedangkan insidensinya berkisar 5-18 kasus per juta anak setiap tahunnya.
Dokter Spesialis Anak Subspesialis Nefrologi dr. Henny Adriani Puspitasari, Sp.A., Subsp.Nefro dari Rumah Sakit Pondok Indah pun memberikan beberapa gejala yang patut dicurugai.
 

1. Pertumbuhan terhambat


"Yang menjadi pencetus orang tua harus curiga anaknya sakit ginjal, yang pertama pertumbuhan terhambat," kata dr. Henny, dalam temu media bersama RSPI di Jakarta, Jumat, 19 Juni 2026.
 

2. Demam tinggi


Kedua, anak bisa mengalami demam tinggi berulang tanpa adanya sebab. Perhatikan jika si kecil mengalami demam dan jangan dibiarkan, ya!
 

3. Pancaran urine lemah


Ketiga, pancaran urine lemah atau hanya menetes saat berkemih atau pipis. Hal ini perlu diperhatikan karena ginjal memiliki peran penting dalam proses pengeluaran urine.
 

4. Perubahan warna urine


Masih berlanjut soal urine, tanda keempat adalah darah dalam urine atau perubahan warna urine menjadi kemerahan. Ini menandakan kelainan pada saluran kemih maupun ginjal.
 

5. Urine berbuih


Sejatinya ginjal yang berperan penting untuk proses pengeluaran urine, tanda kelima perlu diperhatikan pula. Urine yang tampak berbuih atau berbusa secara berlebihan dapat menjadi indikasi adanya kebocoran protein dari ginjal.
 

6. Pembengkakan


Keenam adalah munculnya pembengkakan, terutama di area sekitar mata. Kondisi ini berkaitan dengan gangguan fungsi ginjal yang menyebabkan penumpukan cairan di dalam tubuh.
 

7. Anemia berkepanjangan


"Kemudian anemia berkepanjangan yang sudah dikasih zat besi kok tidak naik-naik hemoglobinnya, itu juga perlu dicurigai," tambahnya untuk tanda ketujuh.
 

8. Hipertensi


Tanda terakhir yang mungkin orang tua tidak menyadarinya adalah hipertensi. Tekanan darah tinggi ini adalah satu indikator adanya gangguan ginjal.

"Penyakit ginjal pada anak dapat dikenali lebih awal jika orang tua memperhatikan tanda-tanda yang muncul dan tidak mengabaikannya," imbuhnya.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH