FITNESS & HEALTH

Robot Bedah Da Vinci Xi Hadir di Indonesia, Bisa untuk Transplantasi Ginjal hingga Operasi Kanker

Elang Riki Yanuar
Senin 20 Juli 2026 / 08:07
Ringkasnya gini..
  • RS Mandaya Royal Puri menghadirkan Da Vinci Xi, teknologi robot bedah berpresisi tinggi untuk berbagai operasi kompleks dengan sayatan minimal.
  • Da Vinci Xi memiliki empat lengan robotik yang dikendalikan dokter untuk mendukung operasi kompleks secara lebih stabil, akurat, dan presisi.
  • Teknologi robotik Da Vinci Xi telah digunakan untuk transplantasi ginjal dan ke depan direncanakan mendukung operasi bypass jantung minimal invasif.
Jakarta: Perkembangan teknologi bedah membuka pilihan baru bagi pasien yang membutuhkan operasi kompleks dengan pendekatan minimal invasif. Salah satu inovasi terbaru kini hadir di Indonesia melalui sistem bedah robotik Da Vinci Xi yang tersedia di RS Mandaya Royal Puri.

Kehadiran Da Vinci Xi menjadi bagian dari perkembangan operasi robotik yang menawarkan tingkat presisi tinggi. Berbeda dengan operasi konvensional yang umumnya membutuhkan sayatan lebih besar, teknologi bedah minimal invasif memungkinkan tindakan dilakukan melalui sayatan yang lebih kecil sehingga dapat membantu proses pemulihan pasien.

Teknologi Da Vinci Xi diperkenalkan dalam seminar publik bertajuk Mengenal Operasi Robotik pada Saluran Cerna, Hati, Empedu, & Pankreas yang digelar di RS Mandaya Royal Puri pada Minggu, 19 Juli 2026.

Seminar tersebut menghadirkan Prof. Dr. Iswanto Sucandy, MD, FACS, ahli bedah digestif dan hepatopankreatobilier dari AdventHealth Tampa, Amerika Serikat. Dengan pengalamannya dalam operasi robotik, dia akan mendampingi tim dokter Mandaya sebagai mentor dalam pengembangan layanan menggunakan Da Vinci Xi.

Sejumlah dokter spesialis bedah digestif RS Mandaya Royal Puri juga hadir dalam acara tersebut, antara lain Prof. Dr. dr. Toar Jean Maurice Lalisang, Sp.B., Subsp.BD(K), dr. Emerson Budiarman Masli, Sp.B., Subsp.BD(K), dan dr. Ocsyavina, Sp.B., Subsp.BD(K). Acara turut dihadiri Co-Founder dan President Director Mandaya Hospital Group, dr. Benedictus R. Widaja, MBChB (UK).
 

Menurut dr. Benedictus atau dr. Ben, kehadiran Da Vinci Xi menjadi langkah penting dalam memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap teknologi bedah robotik modern. Sistem tersebut dapat dimanfaatkan untuk menangani berbagai jenis operasi dari sejumlah bidang spesialisasi.

"Kami bangga telah berhasil membawa robot Da Vinci generasi terbaru ke Indonesia, yaitu Da Vinci Xi. Ini merupakan robot ke-5 yang kami miliki, dan mungkin menjadikan RS Mandaya Royal Puri sebagai rumah sakit dengan teknologi robotik terbanyak di Indonesia saat ini. Bahkan dengan 1 robot Da Vinci Xi saja, kami bisa melakukan berbagai macam operasi, seperti reseksi tumor hati, transplantasi ginjal, pengangkatan prostat, pengangkatan kanker rahim, reseksi usus besar, dan di masa depan bahkan melakukan bypass jantung,” ujar dr. Ben.

Da Vinci Xi merupakan sistem bedah robotik yang dilengkapi empat lengan berpresisi tinggi. Seluruh lengan tersebut dikendalikan dokter melalui sebuah konsol yang menyediakan visualisasi tiga dimensi beresolusi tinggi selama tindakan operasi berlangsung.

Meski menggunakan teknologi robot, seluruh keputusan dan tindakan medis tetap berada di bawah kendali dokter. Sistem robotik berfungsi menerjemahkan gerakan tangan dokter menjadi gerakan instrumen yang lebih stabil dan presisi, terutama ketika operasi dilakukan pada bagian tubuh yang memiliki ruang terbatas.

"Salah satu teknologi yang menjadi keunggulan Da Vinci Xi adalah tremor filtration. Fitur tersebut dirancang untuk menyaring getaran halus dari tangan operator sehingga instrumen bedah dapat mengikuti gerakan yang memang dikehendaki dokter secara lebih akurat," jelasnya.

Keberadaan empat lengan robotik juga memberikan fleksibilitas dalam menjalankan operasi kompleks. Dalam tindakan seperti transplantasi ginjal atau reseksi hati, dokter perlu melakukan sejumlah aktivitas secara bersamaan, mulai dari menahan jaringan, menangani pembuluh darah, memotong hingga melakukan penjahitan.

Dengan Da Vinci Xi, berbagai gerakan tersebut dapat dikendalikan melalui satu konsol. Kemampuan ini memungkinkan dokter menjalankan prosedur yang membutuhkan tingkat ketelitian tinggi dengan dukungan visualisasi dan pergerakan instrumen yang lebih presisi.

Di RS Mandaya Royal Puri, pemanfaatan Da Vinci Xi direncanakan mencakup berbagai tindakan bedah kompleks. Teknologi tersebut dapat digunakan untuk operasi hati, transplantasi ginjal, pengangkatan prostat, pengangkatan ginjal, operasi kanker rahim, pengangkatan miom hingga operasi usus besar.

Tim dokter RS Mandaya Royal Puri juga telah memanfaatkan sistem Da Vinci Xi dalam tindakan transplantasi ginjal. Penggunaan teknologi tersebut selanjutnya direncanakan terus berkembang untuk berbagai prosedur lainnya.

Salah satu pengembangan yang disiapkan adalah pemanfaatan teknologi robotik untuk Minimally Invasive Cardiac Surgery atau MICS. Pendekatan tersebut memungkinkan prosedur operasi jantung, termasuk bypass jantung, dilakukan dengan teknik sayatan minimal pada kasus yang memenuhi kriteria medis.

Pada bidang urologi, tersedia Zamenix yang merupakan robot fleksibel untuk membantu penanganan batu ginjal berukuran besar secara minimal invasif. Selain itu, terdapat MonaLisa yang digunakan untuk membantu meningkatkan akurasi dalam prosedur biopsi prostat.

Untuk bidang ortopedi, RS Mandaya Royal Puri memiliki CORI Robotic System. Teknologi tersebut membantu dokter dalam melakukan operasi penggantian sendi lutut dengan perencanaan yang disesuaikan dengan kondisi anatomi setiap pasien.

Sementara pada layanan bedah saraf, teknologi 3D Brain Neuronavigation yang dipadukan dengan robotic microscope alignment digunakan untuk membantu dokter menentukan lokasi tumor otak secara real-time. Teknologi tersebut juga membantu dokter melakukan tindakan dengan lebih terarah sekaligus meminimalkan gangguan terhadap jaringan sehat di sekitar area operasi.









 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)

MOST SEARCH