FITNESS & HEALTH

3 Berita Terpopuler Gaya: Bumbu Dapur yang Bikin Sehat Hingga Cara Ajari Anak Puasa

Yatin Suleha
Senin 23 Februari 2026 / 06:05
Jakarta: Masakan khas Indonesia memang terkenal menggunakan macam-macam bumbu dapur. Bahkan dalam satu masakan bisa ada lebih dari dua jenis bumbu dapur. Namun, selain menjadi penyedap masakan, bumbu-bumbu dapur alami ini juga banyak memiliki khasiat bagi kesehatan, lho! 

Ya, bumbu dapur ini bisa menjadi obat alami bila kamu mengalami penyakit ringan, sampai menjadi obat penanganan pertama atau pencegahan terhadap penyakit tertentu. 

Nah, berikut beberapa bumbu yang sering ada di dapur, dengan manfaat penting untuk tubuh. Berikut ini, Medcom.id/gaya merangkum berita menarik yang terjadi sepanjang Minggu, 22 Februari 2026:
 

1. Spill 4 Bumbu Dapur yang Diam-diam Bikin Sehat dari Dalam


Bawang merah kaya akan antioksidan (kuersetin), senyawa sulfur, dan vitamin C yang bermanfaat meningkatkan imun, melawan kanker (usus, prostat), menurunkan kolesterol jahat, dan menstabilkan gula darah. 

Bawang merah juga berkhasiat sebagai antibakteri alami untuk meredakan flu, batuk, demam, serta menjaga kesehatan jantung.

Kandungan allicin dan kuersetin membantu melebarkan pembuluh darah, menurunkan tekanan darah, mencegah penggumpalan darah, dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).



Selengkapnya klik di sini
 

2. Spill Sunscreen Literan yang Awetnya Bukan Main Buat Stok Sebulan


Menggunakan sunscreen setiap hari, sangat disarankan. Pasalnya, dengan penggunaan tersebut, kulit kamu bisa terlindung dari paparan sinar matahari berlebih dan polusi yang bisa membahayakan kesehatan kulit. 

Sayangnya, dengan isi dalam kemasan sunscreen yang sering cepat habis, kamu kadang sering lupa untuk membelinya lagi. Belum lagi, bila kamu harus re-apply sunscreen atau memakainya di wajah dan tubuh. Wah, pasti cepat habis! Kalau begitu kuy kita cari sunscreen yang ukurannya besar supaya awet nih. Intip jenamanya di bawah ini.



Selengkapnya klik di sini
 

3. Bocoran Psikolog: Cara Jitu Ajak Anak Puasa Sejak Dini


Ramadan selalu identik dengan perubahan ritme kehidupan di rumah. Jam tidur bergeser, dapur lebih ramai saat dini hari, dan ruang keluarga terasa hidup menjelang waktu berbuka.

Di tengah suasana tersebut, anak-anak biasanya mulai penasaran. Ada yang ingin ikut sahur karena merasa seru, ada yang bertanya mengapa tidak boleh makan sepanjang hari, bahkan ada yang dengan percaya diri menyatakan ingin puasa penuh seperti orang dewasa.

Di titik inilah banyak keluarga mulai berpikir, kapan waktu yang tepat mengajarkan puasa, dan bagaimana caranya agar proses belajar ini tidak berubah menjadi tekanan?



Selengkapnya klik di sini

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH