Amankah Menunda Haid dengan Pil Norethisterone?
Jakarta: Bagi beberapa wanita, menstruasi saat liburan mungkin akan merepotkan terutama ketika tempat wisata tersebut memiliki fasilitas yang tidak terlalu memadai. Sehingga, tak jarang wanita yang mengonsumsi pil penunda haid atau norethisterone sebagai solusinya.
Norethisterone adalah hormon sintetis yang dirancang untuk menghentikan menstruasi kamu sebelum dimulai dengan meniru progesteron. Dengan menjaga kadar hormon kamu secara artifisial, maka menstruasi pun tidak akan terjadi.
Namun, amankah mengonsumsi norethisterone ?
Dr Helen Webberley, dokter umum dari Oxford Online Pharmacy, mengatakan “Norethisterone adalah salinan sintetis dari hormon wanita, yaitu hormon progesteron. Ketika kadarnya tinggi secara alami (seperti pada kehamilan, atau saat menunggu telur yang dibuahi) lapisan rahim dipertahankan. Ketika level turun (jika implantasi tidak terjadi) maka lapisan rahim akan luruh dan terjadilah menstruasi.”
Dan menurut Dr Webberbley, menunda menstruasi dengan menggunakan tablet progesteron pada umumnya cukup aman dan bisa menjadi penyelamat ketika menstruasi kamu terasa cukup mengganggu. “Namun, jika Anda melakukannya terlalu sering, Anda mungkin mengalami perdarahan yang tidak terduga dan tidak menentu. Jika Anda merasa perlu menunda menstruasi lebih sering, maka sebaiknya menggunakan pil kontrasepsi dalam dosis rendah.”

(Beberapa efek samping negatif diantaranya adalah kembung, pertambahan berat badan, jerawat jangka pendek, nyeri payudara, mual, sakit kepala, dan gangguan mood serta dorongan seksual. Foto: Ilustrasi. Dok. Unsplash.com)
Dr Kate Guthrie, juru bicara Royal College of Obstetricians and Gynecologists (RCOG), juga menyarankan agar menggunakan pil kontrasepsi biasa sebagai pilihan yang lebih baik jika kamu sering menunda menstruasi. Dia juga mencatat bahwa Norethisterone bukan suatu bentuk kontrasepsi, sehingga kamu masih masih bisa hamil saat menggunakannya.
Dia menambahkan bahwa efektivitas norethistrone tidak sepenuhnya dapat diandalkan, dan dapat bervariasi antara wanita satu dengan wanita lainnya. Selain itu, mengonsumsi pil penunda menstruasi juga bisa menyebabkan beberapa efek samping. "Beberapa efek samping negatif diantaranya adalah kembung, pertambahan berat badan, jerawat jangka pendek, nyeri payudara, mual, sakit kepala, dan gangguan mood serta dorongan seksual," tutup Dr. Guthrie.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(yyy)