FITNESS & HEALTH

Wow, Hampir 200 Kasus Varian BA.4 dan BA.5 Melanda Inggris

Mia Vale
Senin 23 Mei 2022 / 08:05
Jakarta: Hanya sejumlah kecil kasus Omicron BA.4 dan BA.5 yang telah diidentifikasi di Inggris sejauh ini. Kedua jenis varian Omicron ini baru saja diklasifikasi sebagai varian yang menjadi perhatian, khususnya di Inggris. 

Dan yang mengejutkan keduanya cenderung memiliki keunggualn dominan pertumbuhan atas Omicron BA.2 di mana saat ini masih menjadi varian dominan. Hal ini dikatakan oleh Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA). 

UKHSA pun mengatakan, mungkin ada banyak alasan mengapa varian baru memiliki keunggulan pertumbuhan tersebut.

Namun begitu, seperti yang berhasil dinukil dari Dailymail, tes laboraturium menunjukkan mereka cenderung memiliki beberapa kemampuan untuk menghindari perlindungan yang diberikan dari infeksi dan vaksin sebelumnya. 


Varian BA.4 dan BA.5 Melanda Inggris
(Pemerintah Inggris mengandalkan penelitian, berdasarkan swab dari 120.000 orang secara acak, untuk melacak virus yang terjadi sekarang ini. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)


Menurut data pada tanggal 20 Mei, 115 kasus kemungkinan atau dikonfirmasi BA.4 telah diidentifikasi, dengan 67 di Inggris, 41 di Skotlandia, 6 di Wales dan 1 di Irlandia Utara. 

Berkisar 80 kasus BA.5 telah diidentifikasi, dengan 48 di Inggris, 25 di Skotlandia, 6 di Irlandia Utara dan 1 di Wales. UKHSA mengatakan studi lebih lanjut tentang varian baru sedang berlangsung. 

Kekhawatiran atas varian baru ini muncul karena data terbaru menunjukkan kasus covid-19 terus menurun di Inggris di mana wabah sekarang mencapai level terendah sejak pertengahan Desember tahun lalu. 

Pemerintah mengandalkan penelitian, berdasarkan swab dari 120.000 orang secara acak, untuk melacak virus sekarang karena pengujian gratis telah dihentikan untuk sebagian besar warga Inggris. 

Secara total, infeksi sekarang kira-kira seperempat dari puncak gelombang Omicron baru-baru ini pada akhir Maret, ketika rekor 4,9 juta orang diperkirakan memiliki covid-19

Angka covid-19 untuk minggu lalu sekarang kembali ke level yang terakhir terlihat pada awal Desember, ketika infeksi baru saja mulai meningkat karena penyebaran varian Omicron asli.

(TIN)

MOST SEARCH