FITNESS & HEALTH

Menkes Budi Harap Kreator Dapat Mendorong Terus Tren Makanan Sehat

Aulia Putriningtias
Kamis 09 Juli 2026 / 15:00
Ringkasnya gini..
  • Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyoroti cepatnya tren media sosial berkembang, termasuk soal makanan.
  • Indonesia juga dihadapi dengan beberapa penyakit yang memiliki risiko kematian tinggi.
  • Fenomena makanan rebus-rebusan yang sempat viral, itulah yang ingin didorong Menkes. 
Jakarta: Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyoroti cepatnya tren media sosial berkembang, termasuk soal makanan. Ia melihat bahwa tren makanan sehat perlu digaungkan.

Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan 96,7 persen masyarakat Indonesia berusia di atas lima tahun belum memenuhi anjuran konsumsi buah dan sayur harian.

Indonesia juga dihadapi dengan beberapa penyakit yang memiliki risiko kematian tinggi. Mulai dari masalah kardiovaskular, paru, hingga kanker. 

Salah satu alasannya dikarenakan pola makan sehat yang masih belum terdorong maksimal. Menkes Budi menyoroti tren sosial media yang berpindah begitu cepat.

Fenomena makanan rebus-rebusan yang sempat viral, itulah yang ingin didorong Menkes. Ia ingin masyarakat Indonesia FOMO (fear of missing out) atas gaya hidup sehat.

"Kalau kita minum kopi, enggak pakai gula, gaya. Kalau minum kopinya pakai kopi susu, isinya gula semua, itu enggak gaya. Itu kuno," katanya dalam peluncuran kampanye TikTok 'Makan Dengan Makna' di Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026.

Menkes Budi juga mulai menyoroti viralnya Dubai Chewy Cookie yang punya rasa manis. Ia khawatir jika tren makanan manis yang lebih viral, akan berujung dengan risiko masalah kesehatan.

"Jadi tolong dibantu agar teman-teman (kreator) bisa mengubah, mengajari, memberi contoh perilaku makan masyarakat Indonesia," paparnya.

"Jangan banyak gula, garam, lemak, dan makanlah secukupnya. Bahwa makan sedikit gula, sedikit garam, sedikit lemak, dan secukupnya," lanjutnya.

Sejalan dengan hal tersebut, hadirnya kampanye Makan Lokal, Tiktok menggandeng kreator untuk menghadirkan sesi LIVE memasak yang mengeksplorasi kekayaan pangan lokal. 


TikTok luncurkan inisiatif "Makan dengan Makna" bersama Kementerian Kesehatan (Foto: Dok. Medcom/Aulia Putrinigtias)

Kampanye ini mengajak masyarakat melihat bahwa kebiasaan makan sehat dapat dimulai dari menu sederhana dengan bahan yang mudah ditemukan sehari-hari.

Noudhy Valdryno, Head of Public Policy Tiktok Indonesia mengatakan, melalui Makan Dengan Makna, TikTok ingin memanfaatkan kekuatan penemuan (discovery) di Tiktok untuk membantu masyarakat menemukan inspirasi hidup sehat yang mudah diterapkan. 

TikTok juga bermitra dengan Foodbank of Indonesia untuk memperluas dampak Makan Dengan Makna melalui edukasi mengenai gizi, pangan lokal, dan konsumsi pangan yang bertanggung jawab. 

TikTok akan mendukung kampanye Foodbank of Indonesia melalui kredit iklan serta kegiatan sukarelawan sepanjang 2026 yang melibatkan karyawan dan kreator.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)

MOST SEARCH