FITNESS & HEALTH
Kemenkes Deteksi Ada 7 Kasus Covid-19 di Indonesia
Aulia Putriningtias
Selasa 03 Juni 2025 / 10:36
Jakarta: Kasus Covid-19 di dunia mulai kembali menaik, hingga Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengeluarkan surat edaran waspada. Per 3 Juni 2025, didapatkan terdeteksi tujuh kasus Covid-19 di Indonesia.
"Jumlah kasus terlapor M22 (25-31 Mei) adalah sebanyak 7 kasus," menurut laporan data dari Kemenkes yang disampaikan Jubir Kemenkes Widyawati, Selasa, 3 Juni 2025.
Positivy rate sendiri mencapai 2,05 persen. Hal ini diartikan dari 100 orang yang diperiksa, terdapat 2 orang yang hasilnya positif, untuk pemeriksaan 25 hingga 31 Mei 2025.
Baca juga: Keluarkan Surat Edaran Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Waspada!
Sementara itu, untuk 2025 sendiri sejauh ini positivy rate tertinggi ada di minggu epidemiologi ke-19, yakni sebesar 3,62 persen. Kasus tertinggi tercatat di minggu ke-19, yang terjadi di provinsi Jakarta, Banten, dan Jawa Timur.
Selama 2025 berlangsung, Kemenkes telah memeriksa 2.160 spesimen, dengan hasil 72 dari angka tersebut dinyatakan positif Covid-19. Widyawati pun menambahkan tidak ada korban jiwa akibat kembalinya Covid-19 ini.
Covid-19 sendiri sudah kembali meningkat di beberapa negara di Asia, seperti Thailand, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura. Varian yang tersebar di beberapa negara Asia meliputi:
- XEC dan JN.1 di Thailand.
- LF.7 dan NB.1.8 di Singapura.
- JN.1 di Hong Kong.
- XEC di Malaysia.
Dalam kondisi meningkatnya Covid-19, diperlukannya kembali kebiasaan masyarakat. Mulai dari memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, agar dapat menurunkan risiko paparan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)
"Jumlah kasus terlapor M22 (25-31 Mei) adalah sebanyak 7 kasus," menurut laporan data dari Kemenkes yang disampaikan Jubir Kemenkes Widyawati, Selasa, 3 Juni 2025.
Positivy rate sendiri mencapai 2,05 persen. Hal ini diartikan dari 100 orang yang diperiksa, terdapat 2 orang yang hasilnya positif, untuk pemeriksaan 25 hingga 31 Mei 2025.
Baca juga: Keluarkan Surat Edaran Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Waspada!
Sementara itu, untuk 2025 sendiri sejauh ini positivy rate tertinggi ada di minggu epidemiologi ke-19, yakni sebesar 3,62 persen. Kasus tertinggi tercatat di minggu ke-19, yang terjadi di provinsi Jakarta, Banten, dan Jawa Timur.
Selama 2025 berlangsung, Kemenkes telah memeriksa 2.160 spesimen, dengan hasil 72 dari angka tersebut dinyatakan positif Covid-19. Widyawati pun menambahkan tidak ada korban jiwa akibat kembalinya Covid-19 ini.
Covid-19 sendiri sudah kembali meningkat di beberapa negara di Asia, seperti Thailand, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura. Varian yang tersebar di beberapa negara Asia meliputi:
- XEC dan JN.1 di Thailand.
- LF.7 dan NB.1.8 di Singapura.
- JN.1 di Hong Kong.
- XEC di Malaysia.
Dalam kondisi meningkatnya Covid-19, diperlukannya kembali kebiasaan masyarakat. Mulai dari memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, agar dapat menurunkan risiko paparan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)