FITNESS & HEALTH
Ini Klarifikasi Foto Menkes Pakai Oksigen: Pure Sambil Nyoba Rumah Oksigen!
Yatin Suleha
Sabtu 24 Oktober 2026 / 23:22
- Sebuah foto yang memperlihatkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS) tengah mengenakan slang oksigen.
- Ini terjadi saat BGS berkunjung ke Kalimantan sempat ramai diperbincangkan publik.
- Foto tersebut memicu ragam persepsi di media sosial, di mana tak sedikit warganet yang berspekulasi.
Jakarta: Sebuah foto yang memperlihatkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS) tengah mengenakan slang oksigen saat berkunjung ke Kalimantan sempat ramai diperbincangkan publik.
Foto tersebut memicu ragam persepsi di media sosial, di mana tak sedikit warganet yang berspekulasi dan mengaitkannya secara langsung dengan dampak kepungan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.
Namun, narasi yang beredar tersebut nyatanya tidak sepenuhnya tepat. Momen Menkes mengenakan fasilitas alat bantu pernapasan itu bukan karena dirinya sesak napas akibat kabut asap, melainkan bentuk pengujian langsung terhadap kesiapan dan kelayakan fasilitas di Rumah Oksigen yang disediakan untuk penanganan warga terdampak.
Melalui Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Kemenkes menanggapi disinformasi yang beredar di media sosial mengenai foto Menkes yang sedang menggunakan tabung oksigen.
(Menanggapi narasi yang beredar di media sosial mengenai foto saya menggunakan tabung oksigen. Fotonya memang benar, namun narasi yang beredar itu tidak benar. Video: Dok. Instagram Budi Gunadi Sadikin/@bgsadikin)
"Foto tersebut memang benar saat Menkes sedang melakukan kunjungan kerja ke Palangka Raya pada Jumat (23/10). Namun demikian narasi yang beredar di medsos adalah tidak benar, mengarah ke DFK (Disinformasi, Fitnah dan Kebencian)," tulis Birkom Kemenkes.
Lebih lanjut Birkom menulis, "Menkes sama sekali tidak merasa sesak napas pada saat itu, dan terbantu dengan menggunakan masker KN95 selama kunjungan berlangsung. Menkes pada saat itu hanya ingin memberikan informasi dan edukasi dengan menunjukkan fasilitas rumah oksigen dan memastikan layanan oksigen bisa diberikan ke masyarakat."
"Kunjungan ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung promosi keberadaan Rumah Oksigen milik MDMC dan Bus Oksigen milik Pemprov Kalteng agar masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap bisa memanfaatkannya," terang pihak Kemenkes lagi.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang memelintir fakta. Mari fokus pada upaya bersama melindungi kesehatan warga terdampak karhutla dan memastikan mereka mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan," pungkas Birkom Kemenkes.
(TIN)
Foto tersebut memicu ragam persepsi di media sosial, di mana tak sedikit warganet yang berspekulasi dan mengaitkannya secara langsung dengan dampak kepungan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.
Namun, narasi yang beredar tersebut nyatanya tidak sepenuhnya tepat. Momen Menkes mengenakan fasilitas alat bantu pernapasan itu bukan karena dirinya sesak napas akibat kabut asap, melainkan bentuk pengujian langsung terhadap kesiapan dan kelayakan fasilitas di Rumah Oksigen yang disediakan untuk penanganan warga terdampak.
Melalui Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Kemenkes menanggapi disinformasi yang beredar di media sosial mengenai foto Menkes yang sedang menggunakan tabung oksigen.
(Menanggapi narasi yang beredar di media sosial mengenai foto saya menggunakan tabung oksigen. Fotonya memang benar, namun narasi yang beredar itu tidak benar. Video: Dok. Instagram Budi Gunadi Sadikin/@bgsadikin)
"Foto tersebut memang benar saat Menkes sedang melakukan kunjungan kerja ke Palangka Raya pada Jumat (23/10). Namun demikian narasi yang beredar di medsos adalah tidak benar, mengarah ke DFK (Disinformasi, Fitnah dan Kebencian)," tulis Birkom Kemenkes.
Lebih lanjut Birkom menulis, "Menkes sama sekali tidak merasa sesak napas pada saat itu, dan terbantu dengan menggunakan masker KN95 selama kunjungan berlangsung. Menkes pada saat itu hanya ingin memberikan informasi dan edukasi dengan menunjukkan fasilitas rumah oksigen dan memastikan layanan oksigen bisa diberikan ke masyarakat."
"Kunjungan ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung promosi keberadaan Rumah Oksigen milik MDMC dan Bus Oksigen milik Pemprov Kalteng agar masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap bisa memanfaatkannya," terang pihak Kemenkes lagi.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang memelintir fakta. Mari fokus pada upaya bersama melindungi kesehatan warga terdampak karhutla dan memastikan mereka mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan," pungkas Birkom Kemenkes.
(TIN)