FITNESS & HEALTH
Pemeriksaan Calcium Score, RSPP Tekankan Pentingnya Deteksi Dini
Citra Larasati
Rabu 26 Agustus 2026 / 19:32
- Indonesia Healthcare Corporation (IHC) melalui Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) menggelar kegiatan Media Experience & Hospital Visit
- Kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga gaya hidup sebagai bagian dari pencegahan penyakit jantung.
- Melalui kegiatan ini, diharapkan rekan media dapat memperoleh edukasi kesehatan yang dapat disampaikan kembali kepada masyarakat secara lebih luas.
Jakarta: Indonesia Healthcare Corporation (IHC) melalui Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) menggelar kegiatan Media Experience & Hospital Visit yang mengajak rekan media mengenal lebih dekat layanan kesehatan sekaligus fasilitas yang tersedia di RSPP.
Kegiatan yang berlangsung di RS Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta Selatan, menjadi kesempatan bagi rekan media untuk mendapatkan informasi secara langsung mengenai layanan spesialis jantung dan pembuluh darah, khususnya terkait upaya deteksi dini risiko penyakit jantung.
Melalui kegiatan tersebut, rekan media tidak hanya mendapatkan pemaparan mengenai kesehatan jantung, tetapi juga mengikuti rangkaian experience journey yang meliputi diskusi kesehatan jantung, pengenalan pemeriksaan calcium score, hingga kunjungan untuk melihat layanan dan fasilitas rumah sakit.
Penumpukan kalsium dapat berkaitan dengan proses pembentukan plak pada pembuluh darah. Pemeriksaan ini dapat menjadi salah satu bagian dari upaya melihat risiko penyakit jantung secara lebih komprehensif.
Peserta juga diperkenalkan dengan tahapan pemeriksaan calcium score, meliputi pemeriksaan kalsium menggunakan CT scan tanpa kontras sehingga tidak membutuhkan pemasangan infus maupun persiapan khusus. Proses pemeriksaannya relatif singkat, yakni sekitar 10–15 menit, sebelum hasil pemeriksaan kemudian dievaluasi.
Calcium score sendiri berbeda dengan pemeriksaan kadar kalsium dalam darah. Skor tersebut digunakan untuk menilai seberapa banyak penumpukan kalsium yang terlihat pada hasil pemindaian jantung.
Peserta diajak untuk menerapkan pola makan seimbang dengan memperhatikan jumlah makanan, memilih sumber protein yang baik, dan mengurangi asupan lemak berlebih.
Aktivitas fisik juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan jantung. Olahraga kardio secara rutin dapat dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan tubuh.
“Aktivitas fisik dilakukan secara konsisten dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu,” ujar dr. Maya Munigar Apandi, Sp., JP. (K), Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah IHC RSPP di lokasi, Rabu, 26 Agustus 2026.
Sementara itu, kebiasaan merokok juga menjadi salah satu faktor risiko yang perlu dikendalikan. Bahkan, paparan asap rokok terhadap perokok pasif juga dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk risiko penyakit jantung.
Melalui kegiatan ini, diharapkan rekan media dapat memperoleh edukasi kesehatan yang dapat disampaikan kembali kepada masyarakat secara lebih luas.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi pihak rumah sakit untuk lebih dekat dan berinteraksi dengan media sehingga informasi mengenai layanan kesehatan dapat tersampaikan dengan lebih baik kepada publik.
(Adinda Kinanthi)
(MMI)
Kegiatan yang berlangsung di RS Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta Selatan, menjadi kesempatan bagi rekan media untuk mendapatkan informasi secara langsung mengenai layanan spesialis jantung dan pembuluh darah, khususnya terkait upaya deteksi dini risiko penyakit jantung.
Melalui kegiatan tersebut, rekan media tidak hanya mendapatkan pemaparan mengenai kesehatan jantung, tetapi juga mengikuti rangkaian experience journey yang meliputi diskusi kesehatan jantung, pengenalan pemeriksaan calcium score, hingga kunjungan untuk melihat layanan dan fasilitas rumah sakit.
Mengenal Pemeriksaan Calcium Score
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah pengenalan pemeriksaan calcium score, yakni pemeriksaan untuk melihat adanya penumpukan kalsium pada pembuluh darah jantung.Penumpukan kalsium dapat berkaitan dengan proses pembentukan plak pada pembuluh darah. Pemeriksaan ini dapat menjadi salah satu bagian dari upaya melihat risiko penyakit jantung secara lebih komprehensif.
Peserta juga diperkenalkan dengan tahapan pemeriksaan calcium score, meliputi pemeriksaan kalsium menggunakan CT scan tanpa kontras sehingga tidak membutuhkan pemasangan infus maupun persiapan khusus. Proses pemeriksaannya relatif singkat, yakni sekitar 10–15 menit, sebelum hasil pemeriksaan kemudian dievaluasi.
Calcium score sendiri berbeda dengan pemeriksaan kadar kalsium dalam darah. Skor tersebut digunakan untuk menilai seberapa banyak penumpukan kalsium yang terlihat pada hasil pemindaian jantung.
Baca Juga :
Mau Sehat? Menkes Bilang Cukup Jaga 2 Hal Ini
Edukasi Gaya Hidup untuk Menjaga Kesehatan Jantung
Kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga gaya hidup sebagai bagian dari pencegahan penyakit jantung. Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain kebiasaan merokok, pola makan, kualitas tidur, stres berkepanjangan, serta aktivitas fisik.Peserta diajak untuk menerapkan pola makan seimbang dengan memperhatikan jumlah makanan, memilih sumber protein yang baik, dan mengurangi asupan lemak berlebih.
Aktivitas fisik juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan jantung. Olahraga kardio secara rutin dapat dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan tubuh.
“Aktivitas fisik dilakukan secara konsisten dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu,” ujar dr. Maya Munigar Apandi, Sp., JP. (K), Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah IHC RSPP di lokasi, Rabu, 26 Agustus 2026.
Sementara itu, kebiasaan merokok juga menjadi salah satu faktor risiko yang perlu dikendalikan. Bahkan, paparan asap rokok terhadap perokok pasif juga dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk risiko penyakit jantung.
Tujuan dan Harapan Media Experience dan Hospital Visit IHC RSPP
Kegiatan Media Experience & Hospital Visit ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih dekat kepada media mengenai RS Pusat Pertamina, fasilitas dan layanan yang tersedia, serta upaya rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan, khususnya pada bidang jantung dan pembuluh darah.Melalui kegiatan ini, diharapkan rekan media dapat memperoleh edukasi kesehatan yang dapat disampaikan kembali kepada masyarakat secara lebih luas.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi pihak rumah sakit untuk lebih dekat dan berinteraksi dengan media sehingga informasi mengenai layanan kesehatan dapat tersampaikan dengan lebih baik kepada publik.
(Adinda Kinanthi)
(MMI)