FITNESS & HEALTH

Fenomena Live Streaming Sambil Melakukan Bunuh Diri, Apa Penyebabnya?

Raka Lestari
Sabtu 11 September 2021 / 17:14
Jakarta: Tanggal 10 September diperingati sebagai Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia (World Suicide Prevention Day/WSPD). Salah satu fenomena yang berkaitan dengan bunuh diri adalah seseorang yang melakukan live streaming ketika akan melakukan bunuh diri. Mengapa hal ini bisa terjadi?

“Terkadang seseorang tersebut mungkin sedang dalam kondisi panik, atau dalam kondisi psikologis tertentu,” ujar DR. Indria Laksmi Gamayanti, M.Si., Psikolog, Ketua Umum Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia, dalam acara: Peluncuran Website dan Tools Pencegahan Bunuh Diri, pada Sabtu, 11 September 2021.

Menurut DR. Gamayanti, terkadang seseorang yang melakukan live streaming ketika melakukan bunuh diri disebabkan karena adanya dorongan untuk mengekspresikan diri kepada orang lain. Dan yang sebetulnya terjadi mungkin adalah itu bentuk lain dari saying for help, atau membutuhkan bantuan.

“Hal itu juga mungkin sebagai cara lain untuk mengekspresiskan diri. Itu sebenarnya mereka sedang mencari perhatian. Banyak juga yang melakukan hal tersebut karena mereka sebenarnya merasa kesepian, merasa sendirian. Ini bisa menjadi cara-cara yang bisa dilakukan tanpa disadari untuk mendapatkan perhatian orang lain,” tutur DR. Gamayanti.

Dan jika menemukan kasus tersebut, DR. Gamayanti menyebutkan bahwa hal pertama yang bisa dilakukan adalah pastikan agar mereka bisa merasakan bahwa ada orang yang mendengarkan keluh kesah mereka.

“Usahakan untuk ditenangkan, kemudian pelan-pelan bisa bersama-sama mendampingi mereka untuk mengurai apa yang mereka alami dan apa yang sebenarnya mereka rasakan,” tambah DR. Gamayanti.

Dr. Sandersan (Sandy) Onie, Peneliti Kesehatan Mental dalam Pencegahan Bunuh Diri juga menambahkan, bahwa setiap dari kita punya kebutuhan untuk dimengerti. Dan banyak orang yang melakukan live streaming sambil bunuh diri bertujuan agar orang lain mengerti penderitaan mereka.

“Seseorang yang mempunyai dorongan untuk bunuh diri itu sebenarnya mereka tidak ingin benar-benar mengakhiri hidup. Akan tetapi, mereka merasa penderitaannya sudah begitu berat dan sudah tidak ada jalan keluar, sehingga melakukan hal tersebut,” tutup Dr. Sandy.

Hi Sobat Medcom, terima kasih sudah menjadikan Medcom.id sebagai referensi terbaikmu. Kami ingin lebih mengenali kebutuhanmu. Bantu kami mengisi angket ini yuk https://tinyurl.com/MedcomSurvey2021 dan dapatkan saldo Go-Pay/OVO @Rp50 ribu untuk 20 pemberi masukan paling berkedan. Salam hangat.
(FIR)

MOST SEARCH