FITNESS & HEALTH
Tantangan yang Dihadapi Para Moms Saat Pemberian ASI pada Bayi Prematur
Yatin Suleha
Minggu 30 November 2025 / 16:09
Jakarta: Bayi prematur adalah bayi yang lahir sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu. Kelahiran ini terjadi terlalu dini, sehingga organ-organ bayi seperti paru-paru, otak, dan hati belum sepenuhnya matang dan berkembang.
Hanya karena bayi kamu lahir prematur, itu tidak berarti mereka pasti akan punya masalah saat menyusu. Namun, banyak bayi prematur butuh waktu ekstra untuk terbiasa dengan menyusu, baik dari botol maupun payudara.
Dilansir dari BabyCenter, pola mengisap-menelan-bernapas biasanya jadi cukup terkoordinasi untuk menyusui sekitar minggu ke-34 kehamilan, jadi jika bayi kamu lahir sekitar waktu itu, mereka mungkin bisa menyusui segera.
Dokter atau perawat bayi kamu akan bisa menentukan apakah bayi kamu siap untuk menyusui atau minum botol, serta apakah mereka perlu diberi susu melalui selang nasogastrik (NG) dulu.
Beberapa hal umum yang perlu diatasi saat memberi susu bayi prematur termasuk menjaga pasokan ASI dan membantu bayi belajar menyusu.
Misalnya, bayi prematur sering kali lelah lebih cepat saat menyusu, jadi kamu perlu sabar dan sering memberi jeda.
Selain itu, mereka mungkin punya masalah seperti refluks atau kesulitan menelan yang bisa diatasi dengan posisi menyusu yang tepat atau bantuan dari ahli.
.jpg)
(Saat bayi kamu siap beralih ke payudara, belajar cara menyusu dan mengisap bisa memakan waktu. Konsultan laktasi kamu bisa mengamati saat kamu menyusui dan memberikan tips berguna untuk memastikan kamu dan bayi nyaman. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Jika kamu berencana menyusui, tapi bayi kamu terlalu kecil untuk melakukannya segera setelah lahir, kamu perlu merangsang dan menjaga pasokan ASI kamu.
Kamu bisa memompa ASI segera, dalam satu jam setelah bayi lahir. Ketika bayi sudah stabil, ASI bisa diberikan melalui selang atau botol kecil.
Cara terbaik untuk menjaga pasokan ASI adalah menggunakan pompa ASI berstandar rumah sakit dengan kit pengumpulan ganda untuk kedua payudara.
Perawat rumah sakit atau konsultan laktasi akan menyediakan pompa itu dan menunjukkan cara menggunakannya. Dan kamu akan disarankan untuk menyewa pompa itu untuk digunakan selama beberapa minggu pertama di rumah, sampai kamu yakin bayi kamu bisa menyusu dengan baik di payudara kamu.
Hal lain yang disarankan oleh para ahli: Berada di dekat bayi kamu sebanyak mungkin saat memompa. Bahkan menonton video bayi kamu atau melihat foto-foto mereka saat memompa juga bisa membantu.
Berada di dekat bayi kamu atau melihat foto-foto atau video bisa merangsang oksitosin atau hormon yang membantu aliran ASI, mengurangi stres, dan meningkatkan pasokan ASI kamu.
Selain itu, minum banyak air, makan makanan bergizi, dan istirahat cukup juga penting untuk menjaga produksi ASI tetap lancar.
Saat bayi kamu siap beralih ke payudara, belajar cara menyusu dan mengisap bisa memakan waktu. Konsultan laktasi kamu bisa mengamati saat kamu menyusui dan memberikan tips berguna untuk memastikan kamu dan bayi nyaman serta mendapat ASI sebanyak mungkin dari setiap sesi menyusui.
Misalnya, mereka bisa ajari kamu posisi seperti cradle atau football hold yang lebih mudah untuk bayi prematur. Jangan khawatir jika awalnya bayi kamu hanya menjilat atau tidak langsung mengisap kuat; ini normal dan akan membaik dengan latihan.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(TIN)
Hanya karena bayi kamu lahir prematur, itu tidak berarti mereka pasti akan punya masalah saat menyusu. Namun, banyak bayi prematur butuh waktu ekstra untuk terbiasa dengan menyusu, baik dari botol maupun payudara.
Dilansir dari BabyCenter, pola mengisap-menelan-bernapas biasanya jadi cukup terkoordinasi untuk menyusui sekitar minggu ke-34 kehamilan, jadi jika bayi kamu lahir sekitar waktu itu, mereka mungkin bisa menyusui segera.
Dokter atau perawat bayi kamu akan bisa menentukan apakah bayi kamu siap untuk menyusui atau minum botol, serta apakah mereka perlu diberi susu melalui selang nasogastrik (NG) dulu.
Beberapa hal umum yang perlu diatasi saat memberi susu bayi prematur termasuk menjaga pasokan ASI dan membantu bayi belajar menyusu.
Misalnya, bayi prematur sering kali lelah lebih cepat saat menyusu, jadi kamu perlu sabar dan sering memberi jeda.
Selain itu, mereka mungkin punya masalah seperti refluks atau kesulitan menelan yang bisa diatasi dengan posisi menyusu yang tepat atau bantuan dari ahli.
Menjaga pasokan ASI
.jpg)
(Saat bayi kamu siap beralih ke payudara, belajar cara menyusu dan mengisap bisa memakan waktu. Konsultan laktasi kamu bisa mengamati saat kamu menyusui dan memberikan tips berguna untuk memastikan kamu dan bayi nyaman. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Jika kamu berencana menyusui, tapi bayi kamu terlalu kecil untuk melakukannya segera setelah lahir, kamu perlu merangsang dan menjaga pasokan ASI kamu.
Kamu bisa memompa ASI segera, dalam satu jam setelah bayi lahir. Ketika bayi sudah stabil, ASI bisa diberikan melalui selang atau botol kecil.
Cara terbaik untuk menjaga pasokan ASI adalah menggunakan pompa ASI berstandar rumah sakit dengan kit pengumpulan ganda untuk kedua payudara.
Perawat rumah sakit atau konsultan laktasi akan menyediakan pompa itu dan menunjukkan cara menggunakannya. Dan kamu akan disarankan untuk menyewa pompa itu untuk digunakan selama beberapa minggu pertama di rumah, sampai kamu yakin bayi kamu bisa menyusu dengan baik di payudara kamu.
Hal lain yang disarankan oleh para ahli: Berada di dekat bayi kamu sebanyak mungkin saat memompa. Bahkan menonton video bayi kamu atau melihat foto-foto mereka saat memompa juga bisa membantu.
Berada di dekat bayi kamu atau melihat foto-foto atau video bisa merangsang oksitosin atau hormon yang membantu aliran ASI, mengurangi stres, dan meningkatkan pasokan ASI kamu.
Selain itu, minum banyak air, makan makanan bergizi, dan istirahat cukup juga penting untuk menjaga produksi ASI tetap lancar.
Belajar menyusu
Saat bayi kamu siap beralih ke payudara, belajar cara menyusu dan mengisap bisa memakan waktu. Konsultan laktasi kamu bisa mengamati saat kamu menyusui dan memberikan tips berguna untuk memastikan kamu dan bayi nyaman serta mendapat ASI sebanyak mungkin dari setiap sesi menyusui.
Misalnya, mereka bisa ajari kamu posisi seperti cradle atau football hold yang lebih mudah untuk bayi prematur. Jangan khawatir jika awalnya bayi kamu hanya menjilat atau tidak langsung mengisap kuat; ini normal dan akan membaik dengan latihan.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(TIN)