FITNESS & HEALTH

Kenali Code Stroke, Sistem Cepat Tangani Pasien Stroke

A. Firdaus
Jumat 30 Oktober 2026 / 11:15
Ringkasnya gini..
  • Salah satu upaya yang diterapkan RS Pondok Indah Group adalah sistem Code Stroke.
  • Code Stroke membantu mempercepat diagnosis dan penanganan stroke akut. Kenali golden period, pilihan terapi, dan gejala stroke yang perlu diwaspadai.
  • Jika stroke disebabkan oleh sumbatan, dokter dapat mempertimbangkan terapi trombolisis melalui infus untuk melarutkan bekuan darah.
Jakarta: Penanganan stroke membutuhkan waktu dan tindakan yang tepat untuk meminimalkan kerusakan otak. Salah satu upaya yang diterapkan RS Pondok Indah Group adalah sistem Code Stroke, yakni koordinasi tim medis untuk mempercepat diagnosis dan penanganan pasien stroke akut.

Sistem ini melibatkan dokter spesialis neurologi, dokter emergency, dokter umum, tim radiologi, laboratorium, hingga farmasi. Ketika pasien datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan gejala yang dicurigai sebagai stroke, tim akan segera melakukan pemeriksaan dan menyiapkan pemeriksaan pencitraan, seperti CT scan atau MRI, untuk memastikan diagnosis.

"Stroke terbagi menjadi dua jenis, yaitu stroke iskemik akibat penyumbatan pembuluh darah dan stroke hemoragik akibat perdarahan di otak," ucap dr. Sigit Dewanto H., Sp. N, FINS, FINA dalam keterangan pers.

Pada stroke iskemik, penanganan tertentu dapat dilakukan dalam golden period, yakni hingga 4,5 jam sejak gejala pertama muncul, sesuai kriteria medis. Semakin cepat pasien ditangani, semakin besar peluang untuk membatasi kerusakan otak.
 

Jika stroke disebabkan oleh sumbatan, dokter dapat mempertimbangkan terapi trombolisis melalui infus untuk melarutkan bekuan darah. Pada kondisi tertentu, terutama ketika sumbatan terjadi di pembuluh darah besar, tindakan mechanical thrombectomy dapat dilakukan untuk mengangkat sumbatan menggunakan kateter.
 
dr_ Sigit Dewanto H_, Sp_ N, FINS, FINA
dr. Sigit Dewanto H., Sp. N, FINS, FINA. Dok. Ist


Karena itu, masyarakat perlu mengenali gejala stroke dan segera mencari pertolongan medis jika gejala muncul. Jangan menunda pemeriksaan, serta catat waktu pertama kali gejala terlihat karena informasi tersebut dapat membantu dokter menentukan penanganan yang sesuai.

Dalam proses penanganan, dokter juga perlu memastikan jenis stroke yang dialami pasien sebelum menentukan terapi. Pemeriksaan pencitraan berperan penting untuk membedakan stroke akibat sumbatan dan perdarahan, sebab keduanya membutuhkan pendekatan penanganan yang berbeda. Keputusan pemberian terapi dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisi pasien, serta waktu munculnya gejala.

Masyarakat juga perlu mewaspadai gejala stroke, seperti wajah menurun sebelah, kelemahan pada lengan atau kaki, serta kesulitan berbicara secara tiba-tiba. Jika tanda-tanda tersebut muncul, segera bawa pasien ke IGD dan jangan menunggu gejala mereda dengan sendirinya. Catat waktu saat gejala pertama kali terlihat agar tim medis dapat menentukan langkah penanganan dengan lebih tepat.
 

Teknologi dan Tantangan dalam Implementasi Code Stroke


Penerapan Code Stroke di RS Pondok Indah Group didukung oleh teknologi pencitraan seperti
MRI Brain 3 Tesla dan CT-Scan Head 512 Slice yang krusial dalam memastikan jenis stroke
yang dialami pasien.

Teknologi ini sangat membantu dalam menentukan apakah pasien mengalami stroke iskemik atau hemoragik, karena penanganan untuk kedua jenis stroke ini sangat berbeda. Tanpa teknologi imaging, diagnosis yang keliru dapat berakibat fatal.

Salah satu tantangan dalam penerapan Code Stroke adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mendapatkan penanganan medis secepat mungkin setelah gejala stroke muncul.

Masyarakat harus mengenali gejala awal stroke, seperti lumpuh mendadak pada satu sisi tubuh, bicara pelo, tiba- tiba sulit melakukan sesuatu hal yang sederhana, mulut miring, atau gangguan penglihatan, dan segera membawa pasien ke rumah sakit yang memiliki fasilitas penanganan stroke.
 

Dampak Code Stroke pada Angka Kematian dan Morbiditas


Penanganan stroke dengan cepat melalui sistem Code Stroke terbukti mampu menurunkan
angka kematian dan tingkat kecacatan yang disebabkan oleh stroke. Dengan penanganan yang
tepat waktu, risiko kerusakan permanen pada otak dapat diminimalkan, memberikan pasien
kesempatan lebih besar untuk pulih secara penuh.

Di RS Pondok Indah Group, implementasi Code Stroke sejak awal 2023 telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas penanganan stroke dan memperbaiki hasil klinis bagi pasien.
 

Inovasi dan Masa Depan Code Stroke


Salah satu inovasi terbaru dalam penanganan stroke adalah mechanical thrombectomy, yang
memperpanjang waktu optimal penanganan stroke hingga 24 jam pada kasus tertentu sesuai
indikasi.

Prosedur ini sangat bermanfaat bagi pasien dengan sumbatan besar, yang memiliki risiko kematian atau kecacatan tinggi jika tidak ditangani dengan cepat. Pelatihan berkala bagi tim medis dan integrasi teknologi terkini diharapkan semakin meningkatkan efektivitas Code Stroke di masa depan.

RS Pondok Indah Group telah bekerja sama dengan World Stroke Organization (WSO), khususnya melalui Angels Initiative, yang berfokus pada peningkatan perawatan stroke akut.

Kemitraan ini mencakup pelatihan staf medis mengenai protokol respons stroke seperti Code
Stroke, memastikan diagnosis yang lebih cepat, dan hasil intervensi yang lebih baik melalui
penggunaan pencitraan medis canggih dan pengobatan seperti trombolisis atau mechanical
thrombectomy.

Dengan penerapan Code Stroke, RS Pondok Indah Group memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan tepat waktu untuk pasien stroke, membantu menurunkan angka kematian pasien, dan meningkatkan kualitas hidup pasien pascastroke.

Komitmen RS Pondok Indah Group ini turut diakui secara internasional oleh WSO melalui WSO Angels Awards. Penghargaan ini diberikan kepada rumah sakit yang menunjukkan standar tinggi dalam perawatan stroke mulai dari diagnosis, penanganan, hingga rehabilitasi.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH