FITNESS & HEALTH

Alasan Mengapa Saat Hamil Harus Tambah Berat Badan

Yatin Suleha
Rabu 13 Januari 2021 / 09:00
Jakarta: Ada alasan mengapa setiap ibu hamil berat badannya harus naik. Pertama, dilansir dari jurnal Weight Gain During Pregnancy, dari The National Academies Press mengatakan bahwa hal ini adalah hal yang alami.

Kedua, kenaikan berat badan saat hamil ini jelas diperlukan. Hal ini untuk menyesuaikan perubahan bayi kamu dan kamu sendiri yang terus tumbuh dan berkembang sepanjang usia kehamilan.

Dan ini adalah beberapa fakta yang kamu perlu ketahui soal kenaikan berat badan saat hamil, antara lain:
 

1. Kenaikan di trimester awal


Di trimester awal (12 minggu pertama), ibu hamil tidak banyak mengalami penambahan berat badan (kurang dari 2 kg)
 

2. Kalau kelebihan berat badan saat hamil


Kelebihan berat badan di awal kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan dan kelahiran. Bahkan cenderung menaikkan tekanan darah, diabetes gestasional, bayi besar (macrosomia), dan caesar. Konsultasikan pada dokter berapa kenaikan yang tepat pada tubuh kamu.
 

3. Kalau kekurangan berat badan saat hamil


Kekurangan berat badan juga kemungkinan berisiko bayi prematur atau BBLR (Berat Badan Lahir Rendah). Bayi prematur dan kecil, memerlukan perhatian ekstra. Jadi, sebaiknya upayakan untuk menjaga berat badan selama kehamilan.

Menurut Healthy Weight Gain During Pregnancy, dari Ministry of Health New Zealand, penambahan berat badan terjadi di beberapa lokasi pada tubuh kamu, antara lain:

- 1,5 kg Penambahan jumlah darah

- 3,1 kg Stok nutrisi (lemak dan protein)

- 1,1 kg Perkembangan payudara

- 0,9 kg Perkembangan rahim kamu (uterus)

- 0,7 kg Plasenta

- 3,5 kg Berat bayi

- 0,9 kg Air ketuban

- 1,1 kg Penambahan jumlah cairan di bagian tubuh lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH