FITNESS & HEALTH

Mengenal Sirtfood, Diet yang Bikin Adele Tampak Langsing

Sandra Odilifia
Senin 11 Mei 2020 / 10:20

Jakarta: Belum lama ini, Adele telah menjadi berita utama diberbagai media setelah ia mengunggah foto di Instagram yang menampilkan dirinya terlihat lebih ramping dari biasanya. Berbagai media mengklaim bahwa penyanyi "Someone Like You" berusia 32 tahun itu berhasil menurunkan berat badan dengan mengikuti diet sirtfood, yang dirancang untuk meningkatkan metabolisme tubuh.

Meski belum memberikan konfirmasi langsung, Adele diyakini telah menghilangkan lebih dari 40 pound atau setara 22 kilogram dengan mengikuti program diet selama empat tahun terakhir. Namun, Adele bukan satu-satunya orang inggris yang mengikuti diet ini, Pippa Middleton, saudara perempuan Duchess of Cambride juga dilaporkan telah bereksperimen dengan diet sirtfood. 

embed

(Adele diyakini telah menghilangkan lebih dari 40 pound atau setara 22 kilogram dengan mengikuti program diet selama empat tahun terakhir. Foto: Dok. Instagram/@adele)

Nah, berikut seputar diet sirtfood yang perlu kamu ketahui: 

Percaya atau tidak, program diet yang agak kontroversial ini diluncurkan oleh dua ahli gizi yang berbasis di Inggris, Aidan Goggins dan Glen Matten. Diet ini berfokus pada makan apa yang disebut sirtfoods. Diet ini mengandalkan staples yang tinggi sirtuins, subset protein nabati yang dapat ditemukan dalam makanan tertentu dan dalam tubuh secara alami

Menambah kadar sirtuin dalam tubuh diduga memiliki banyak manfaat, seperti melindungi sel-sel dari peradangan, meningkatkan metabolisme tubuh, menghindari penuaan dan mengaktifkan 'jalur gen kurus'.

Apa yang bisa kamu makan selama melakukan diet ini?

Menurut laman resmi Sirtfood Diet, ada beberapa opsi makanan padat nutrisi antara lain teh hijau, bubuk kakao, kunyit, kubis, bawang, peterseli, brokoli, bunga kol, minyak zaitun, apel, anggur merah, cokelat, dan ikan berminyak seperti salmon, trout, atau mackerel.

Seperti apa rencana makan diet sirtfood?

Program diet ini didasarkan pada rencana makan yang dikuratori penuh dengan sirtfoods, tetapi dibatasi dalam jumlah kalori keseluruhan. Rencana makan diet ini cukup ketat, dan terbagi menjadi dua fase.

Fase pertama berlangsung selama tujuh hari, secara terpisah. Pada tiga hari pertama, kamu diharapkan hanya mengonsumsi 1.000 kalori setiap hari yang terdiri dari satu kali makan dan dua jus hijau. Kemudian, pada hari ke empat hingga tujuh, kamu akan menikmati dua jus hijau dan dua kali sehari dengan total 1.500 kalori sehari.

embed

(Diet ini mengandalkan staples yang tinggi sirtuins, subset protein nabati yang dapat ditemukan dalam makanan tertentu dan dalam tubuh secara alami. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Kemudian fase kedua atau fase pemeliharaan selama 14 hari dirancang untuk membantu kamu menururunkan berat badan dengan stabil. Selama fase ini, kamu akan makan tiga makan seimbang yang kaya akan sirtfoods, bersama dengan satu jus hijau.

Jus biasanya terdiri dari matcha dan gandum. Sedangkan, untuk makanan terdiri dari yogurt kedelai dengan buah beri, kenari dengan dark chocolate, telur dadar dengan bacon, sawi putih, dan peterseli, serta udang goreng dengan kale dan mie soba.

Apakah diet ini sehat untuk kamu?

Sekilas tampaknya daftar makanan dalam diet sirtfood memang sedikit kurang, hal ini banyak mendapatkan kritik dari pakar kesehatan karena dinilai sangat membatasi.

"Sementara saya memuji Sirtfood Diet karena mempromosikan konsumsi bahan-bahan nyata, saya mencela itu karena promosi pembatasan kalori dan aturan makan yang tidak sehat," kata Tracy Lockwood Beckerman, RD, penulis The Better Period Food Solution. 

Selain itu, McKenzie Caldwell, MPH, RDN, yang berspesialisasi dalam nutrisi wanita dan kesehatan diet kehamilan menambahkan, bahwa jumlah kalori yang terkait dengan diet sejauh ini adalah kualitas terburuk. "1.000 kalori per hari hanya sesuai untuk anak antara usia 2 dan 4 tahun," tuturnya. 

embed

(Selama fase pemeliharaan, kamu akan makan tiga makan seimbang yang kaya akan sirtfoods, bersama dengan satu jus hijau. Foto: Ilustrasi. Dok. Unsplash.com)

Menurutnya, jumlah tersebut tidak cukup untuk mendukung tubuh orang dewasa, dan tidak memungkinkan untuk memasukkan semua nutrisi makro dan mikro yang dibutuhkan orang dewasa. 

Intinya, jika kamu ingin mencoba diet sirtfood, bersikaplah realistis tentang harapan kamu. Kamu juga harus konsultasi dengan ahli gizi atau dokter sebelum mengurangi asupan kalori dan menambah daftar jus atas nama diet.

Pada akhirnya, diet ini tidak didukung oleh penelitian yang signifikan. Jika ingin menurunkan berat badan, kamu mungkin lebih baik mengikuti diet sehat yang dapat dipatuhi secara konsisten. Selain itu, pastikan untuk berolahraga dan tidur secara teratur.



Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(yyy)

MOST SEARCH