FITNESS & HEALTH

Bye-bye Perut Melilit! 5 Rekomendasi Obat Diare Under 50k Biar Bisa 'Back to Life'

Aulia Putriningtias
Senin 26 Januari 2026 / 13:09
Jakarta: Diare merupakan gangguan pencernaan yang ditandai dengan buang air besar (BAB) cair atau lembek dengan frekuensi lebih sering, biasanya tiga kali atau lebih dalam satu hari. Untuk menguranginya, perlu mengonsumsi obat!

Diare biasanya disebabkan oleh kuman yang terdapat di dalam makanan maupun minuman tidak higenis. Diare juga terjadi karena keracunan, alergi, atau intoleransi terhadap suatu makanan. 

Kondisi diare atau mencret bisa membuat badan lemah dan meningkatkan risiko terjadinya dehidrasi. 

Mengalami diare tentunya mengganggu aktivitas sehari-hari kita. Tak ada salahnya untuk mengonsumsi obat-obatan yang mudah dicari, tetapi juga ampuh. Medcom.id punya rekomendasinya, nih!
 
Dilansir dalam beberapa sumber, ada beberapa obat-obatan untuk diare yang direkomendasikan dan mudah untuk dicari, antara lain:
 

1. Norit



(Norit. Foto: Dok. Shopee)

Norit adalah obat diare yang mengandung arang aktif. Bahan ini dapat menyerap dan membuang racun penyebab diare, serta mengurangi gas berlebih di saluran cerna. Dengan begitu, frekuensi mencret dan kembung saat diare bisa berkurang.

Norit tersedia dalam bentuk tablet untuk dewasa, termasuk ibu hamil atau menyusui. Dosis Norit untuk mengatasi diare adalah 5–7 tablet sekali minum, 3–4 kali sehari. Dosis maksimalnya adalah 20 tablet sehari. Harganya sekitar Rp22 ribuan.
 

2. Diapet



(Diapet. Foto: Dok. Guardian)

Salah satu obat yang sudah turun menurun, diapet adalah obat diare dengan beragam kandungan, seperti ekstrak daun jambu biji, kunyit, kulit buah delima, dan buah mojokeling. Perpaduan bahan tersebut diyakini mampu mengurangi frekuensi mencret dan mulas saat diare.

Diapet bisa diminum 2 kapsul. Setelah 1 jam, minum lagi 2 kapsul. Perlu diingat bahwa penggunaan obat ini harus diikuti dengan konsumsi pengganti cairan dan elektrolit, seperti oralit, untuk mencegah dehidrasi. Harganya sekitar Rp11 ribuan.
 

3. Diapet NR



(Diapet NR. Foto: Dok. Guardian)

Kandungan Diapet NR sama dengan Diapet. Namun, yang membedakan adalah kandungannya ditambah ditambah karbon aktif dan attapulgite. Kombinasi bahan-bahan tersebut dapat menyerap racun dan kuman penyebab diare, lalu membuangnya bersama tinja saat BAB. 

Cara minum obat diare ini sama dengan Diapet, yaitu 2 kapsul, kemudian selang 1 jam diminum lagi 2 kapsul. Gunakan Diapet NR bersamaan dengan oralit atau pengganti cairan untuk mencegah dehidrasi. Harganya sekitar Rp12 ribuan.
 

4. Neo Entrostop



(Neo Entrostop. Foto: Dok. Blibli)

Obat satu ini diketahui mengandung attapulgite dan pektin. Kombinasi dua bahan ini dapat menyerap racun dan bakteri yang memicu diare, serta memadatkan tinja sehingga diare dapat mereda. Sebagai obat diare, Neo Entrostop dikonsumsi 2 tablet tiap buang air besar cair, maksimal 12 tablet per hari. 

Obat ini juga bisa digunakan pada anak-anak mulai dari 6 tahun. Untuk anak usia 6 sampai 12 tahun, cukup minum 1 tablet Neo Entrostop tiap kali mencret, maksimal 6 tablet per hari. Harga obat ini sekitar Rp18 ribuan.
   

5. Pharolit Oralit



(Pharolit Oralit. Foto: Dok. Shopee)

Bagi yang tidak bisa menggunakan obat telan, ada rekomendasi oralit, yaitu Pharolit. Cairan oralit ini dibuat dari campuran air, elektrolit natrium klorida, kalium klorida, trisodium sitrat dihidrat, dan gula jagung (glukosa anhidrat).

Kandungan elektrolit dalam oralit bermanfaat untuk menggantikan cairan dan elektrolit tubuh yang hilang karena diare, serta menambah energi. Oralit ini bisa dikonsumsi untuk segala usia. Harganya sekitar Rp 11 ribuan saja.


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH