FITNESS & HEALTH
Gatal dan Diare Dominasi Penyakit Warga Baduy, Faktor Lingkungan Masih Jadi Tantangan Utama
Yatin Suleha
Kamis 01 Januari 2026 / 15:00
Jakarta: Kementerian Kesehatan mencatat penyakit kulit dan gangguan pencernaan sebagai keluhan kesehatan yang paling banyak dialami masyarakat Baduy.
Temuan tersebut diperoleh saat kunjungan Sekretaris Jenderal Kemenkes, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, ke wilayah Baduy, Selasa, 31 Desember 2025.
“Kalau saya tadi tanya-tanya, yang sebagian besar itu gatal, sama pencernaan seperti mencret atau diare,” ujar Kunta.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari keterbatasan akses air bersih dan sanitasi di wilayah Baduy. Faktor lingkungan masih menjadi tantangan utama dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat adat.
Untuk mengatasi keluhan tersebut, Kemenkes menyalurkan obat-obatan dasar yang umum dibutuhkan masyarakat, antara lain obat gatal, obat sakit perut, serta obat cacing, sesuai dengan kondisi kesehatan warga.
“Biasanya obat-obatan yang sederhana, seperti untuk panas, sakit perut, gatal-gatal, kudis,” kata Kunta.
Selain pengobatan, Kemenkes juga memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya terkait penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Edukasi tersebut menekankan pentingnya kebiasaan mencuci tangan serta pengolahan makanan dan minuman yang aman.
“Upaya-upaya sederhana ini penting supaya mereka mendapatkan makanan dan minuman yang lebih bersih,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Temuan tersebut diperoleh saat kunjungan Sekretaris Jenderal Kemenkes, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, ke wilayah Baduy, Selasa, 31 Desember 2025.
“Kalau saya tadi tanya-tanya, yang sebagian besar itu gatal, sama pencernaan seperti mencret atau diare,” ujar Kunta.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari keterbatasan akses air bersih dan sanitasi di wilayah Baduy. Faktor lingkungan masih menjadi tantangan utama dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat adat.
Untuk mengatasi keluhan tersebut, Kemenkes menyalurkan obat-obatan dasar yang umum dibutuhkan masyarakat, antara lain obat gatal, obat sakit perut, serta obat cacing, sesuai dengan kondisi kesehatan warga.
“Biasanya obat-obatan yang sederhana, seperti untuk panas, sakit perut, gatal-gatal, kudis,” kata Kunta.
Selain pengobatan, Kemenkes juga memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya terkait penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Baca Juga :
Wisata Alam di Kawasan Badui Dipadati Pengunjung
Edukasi tersebut menekankan pentingnya kebiasaan mencuci tangan serta pengolahan makanan dan minuman yang aman.
“Upaya-upaya sederhana ini penting supaya mereka mendapatkan makanan dan minuman yang lebih bersih,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)