FITNESS & HEALTH

Ketahui Perbedaan Lelah Fatigue dan Lelah Capek

Mia Vale
Minggu 18 September 2022 / 13:00
Jakarta: Kadang, seseorang menyamakan arti fatigue (kelelahan) dengan tired (capek atau capai). Padahal kalau secara medis, keduanya memiliki arti yang berbeda. Fatigue merujuk pada keadaan super lelah. 

Bahkan, banyak tidur pun tiduk cukup untuk menyegarkan tubuh kembali. Sedangkan capai atau tired merupakan sesuatu yang dirasakan setelah melakukan aktivitas yang panjang.

Capai biasanya terjadi pada semua orang dan itu adalah sinyal tubuh untuk beristirahat dan mengakhiri hari. Sedangkan rasa lelah yang berlebihan terjadi di mana orang yang merasakan akan mengalami kekurangan energi setiap hari.

Melansir dari Hindustan Times, fatigue dapat terjadi karena penyakit tertentu, kelebihan berat badan, kurang atau terlalu banyak tidur, kurang olahraga, ataupun depresi. Bahkan, covid-19 pun ditandai dengan timbulnya gejala fatigue. 

"Seseorang mungkin juga menderita sindrom kelelahan kronis atau ensefalomielitis myalgic jika kelelahan dialami dalam waktu yang sangat lama. Ensefalomielitis myalgic atau sindrom kelelahan kronis atau ME/CFS, adalah kondisi jangka panjang di mana seseorang akan melihat berbagai gejala," jelas Dr Vikrant Shah, dokter konsultan, spesialis penyakit intensif dan infeksi, Zen Multispeciality Hospital Chembur.


(Kelelahan fatigue tidak sama dengan capai atau juga merasa kewalahan. Timbulnya fatigue merupakan penanda bahwa tubuh sudah tidak mampu mengimbangi rasa lelah. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Masih dijelaskan oleh Dr Shah, tanda lainnya dari fatigue adalah sulit melakukan pekerjaan sehari-hari dengan mudah, merasa lelah bahkan setelah tidur, membutuhkan waktu lama untuk pulih setelah aktivitas fisik, sering terbangun dari tidur di malam hari, dan masalah kognitif seperti kurang konsentrasi.

Selain itu ketidakmampuan untuk berpikir atau mengingat sesuatu, sakit kepala, nyeri otot, detak jantung tidak teratur dan merasa pusing. Dan ini menurut Dr Shah merupakan gejala sindrom kelelahan (fatigue) kronis.
 

Beda fatigue dan rasa capai biasa


Nah, untuk memperjelas, berikut perbedaan antara fatigue dan rasa capai biasa (tired). Pertama, fatigue adalah perasaan lelah atau lemah yang terus-menerus dan ini bisa berupa fisik, mental, atau kombinasi keduanya. Seseorang akan memiliki lebih sedikit energi daripada biasanya.

Kedua, capai (tired) adalah kejadian normal, tetapi jika terus berlanjut, mungkin ada masalah medis yang mendasarinya. 

Ketiga, orang yang capai cenderung memiliki sejumlah energi tetapi tidak sabar dan mengalami kelemahan otot yang diatasi dengan istirahat.

Keempat, kelelahan fatigue tidak sama dengan capai atau juga merasa kewalahan. Timbulnya fatigue merupakan penanda bahwa tubuh sudah tidak mampu mengimbangi rasa lelah. 

Dan kelima, orang yang mengalami lelah fatigue, mempunyai stamina yang rendah, sulit tidur, serta sensitif terhadap cahaya. 

Satu hal yang harus diperhatikan, bila kamu merasa menderita fatigue kronis, harus mendapatkan diagnosis yang tepat dan mencari tahu penyebab yang mendasarinya.

(TIN)

MOST SEARCH