FITNESS & HEALTH

Diidap Ratusan Mahasiswa di Bandung, Apa Itu HIV/AIDS?

Sri Yanti Nainggolan
Sabtu 27 Agustus 2022 / 16:40
Jakarta: Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Bandung mencatat ratusan mahasiswa dan ibu rumah tangga (IRT) mengidap HIV/AIDS. Faktor perilaku seksual berisiko mendominasi penyebab penularan penyakit tersebut di Kota Bandung.

Ketua Sekretariat KPA Kota Bandung, Sis Silvia Dewi menyebutkan terdapat 5.943 orang yang beridentitas Kota Bandung mengidap HIV/AIDS. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 300 kasus setiap tahunnya terutama selama masa pandemi covid-19.
 
"Kasus positif untuk golongan mahasiswa mencapai 6,97 persen atau setara 414 kasus. Sedangkan untuk golongan ibu rumah tangga mencapai 11,8 persen atau setara 653 kasus," ujar Sis Silvia Dewi saat dihubungi awak media, Kamis, 25 Agustus 2022.

Ia mengungkapkan para pengidap HIV/Aids ini melakukan perilaku seksual berisiko seperti berhubungan seksual yang tidak aman atau penggunaan suntik narkoba  yang tidak steril secara bergantian. 


Lambang HIV/AIDS. Foto: AFP
 

Apa Itu HIV/AIDS?

HIV/AIDS adalah gangguan kesehatan yang menyerang imunitas. Seseorang yang terserang HIV memiliki separuh kemungkinan untuk berkembang menjadi AIDS. 

Namun, HIV dan AIDS adalah dua gangguan yang berbeda. Berikut beberapa hal yang perlu Anda tahu seputar HIV/AIDS dikutip dari Halodoc
 
Baca: Penyebab Ratusan Mahasiswa di Bandung Terkena HIV
 

Perbedaan HIV dan AIDS

Banyak orang yang menganggap jika HIV dan AIDS adalah jenis penyakit yang sama. Faktanya, diagnosis dari kedua penyakit ini berbeda tetapi dapat berjalan seiringan. 

Artinya, HIV adalah virus yang dapat menyebabkan kondisi yang disebut dengan AIDS, yang kerap disebut sebagai HIV stadium 3. Gangguan ini dapat menyebabkan masalah pada sistem imunitas penderita. 
 

HIV adalah Virus

HIV adalah virus yang dapat menyebabkan kerusakan sistem kekebalan saat masuk ke tubuh. HIV adalah singkatan dari human immunodeficiency virus. 

Virus ini hanya dapat tertular pada manusia dan menyerang sistem imunitas. Sistem imun di dalam tubuh tidak dapat bekerja dengan efektif seperti sebelumnya ketika infeksi virus menyebar. 

Sistem kekebalan setiap orang dapat sepenuhnya membersihkan banyak virus dari dalam tubuh, tetapi berbeda kasus dengan HIV. Meski begitu, beberapa pengobatan dapat mengendalikan virus tersebut secara efektif sehingga siklus hidupnya berhenti. 

Salah satu pengobatan yang dapat dilakukan adalah antiretroviral yang dilakukan secara teratur dengan harapan hidup mendekati normal.
 
Baca: Kota Bandung Penyumbang Kasus HIV/AIDS Tertinggi di Jabar
 

AIDS adalah kondisi yang disebabkan oleh HIV

Jika HIV adalah virus yang dapat menyebabkan infeksi, maka AIDS adalah kondisi yang dapat terjadi akibat infeksi virus tersebut. AIDS adalah singkatan dari acquired immunodeficiency syndrome. 

Kondisi AIDS terjadi ketika seseorang yang tertular HIV tidak mendapat pengobatan sehingga virus terus berkembang dalam tubuh. Maka dari itu, diagnosis dini sangat penting untuk dilakukan.

AIDS dapat berkembang ketika virus tersebut telah menyebabkan kerusakan yang serius pada sistem kekebalan. Hal ini adalah kondisi kompleks dengan gejala yang berbeda-beda pada setiap orang. 

Seseorang dapat mengidap HIV tanpa mengembangkan AIDS, tetapi tidak mungkin mengalami AIDS tanpa terkena HIV lebih dulu. Cara pencegahan agar AIDS tidak terjadi adalah dengan rutin melakukan terapi antiretroviral.
(SYN)

MOST SEARCH