FAMILY
Si Kecil Makin Lengket dan Suka Meniru? Ternyata Ini Tanda Perkembangannya!
Yatin Suleha
Senin 13 Juli 2026 / 08:05
- Memasuki usia balita, perilaku si kecil memang suka bikin gemas sekaligus kewalahan.
- Mulai dari tiba-tiba jadi clingy (nempel terus), gampang nangis kalau ditinggal, sampai hobi meniru apa pun yang kita lakukan.
- Tenang, Moms, itu tandanya emosi dan kemampuan sosial mereka lagi berkembang pesat!
Jakarta: Memasuki usia balita, perilaku si kecil memang suka bikin gemas sekaligus kewalahan. Mulai dari tiba-tiba jadi clingy (nempel terus), gampang nangis kalau ditinggal, sampai hobi meniru apa pun yang kita lakukan.
Tenang, Moms, itu tandanya emosi dan kemampuan sosial mereka lagi berkembang pesat! Wajar banget kalau balita jadi rewel saat kita pergi. Itu tanda ikatan emosionalnya kuat. Biar enggak drama, coba tips ini:
- Pamit dengan santai: Peluk atau cium singkat, lalu pergi tanpa bertele-tele.
- Ciptakan rutinitas: Anak lebih tenang kalau mereka tahu polanya.
- Latih kemandirian: Biarkan si kecil main sendiri sebentar, tapi tetap pastikan mereka tahu kita ada di dekatnya.
.jpg)
(Balita gemar meniru orang dewasa, termasuk juga salah satunya Moms/Dads harus amankan obat dan benda berbahaya agar si kecil terlindungi. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Balita itu pengamat ulung. Mereka meniru cara kita bicara, cara beres-beres, sampai cara kita pakai kacamata. Ini cara mereka belajar bersosialisasi.
Di usia ini, balita mulai menjadi pengamat yang sangat aktif. Mereka memerhatikan hampir semua hal yang dilakukan orang dewasa, lalu mencoba menirunya sebagai bagian dari proses belajar.
Anak mungkin terlihat mencoba menyisir rambut sendiri, membersihkan meja menggunakan kain, memainkan ponsel, memakai kacamata, atau mengikuti cara bicara orang tua.
Semakin sering melihat suatu kebiasaan, semakin besar kemungkinan balita akan menirukannya.
Catatan penting: Karena si kecil hobi meniru, kita harus ekstra waspada. Simpan obat, vitamin, atau benda berbahaya di tempat yang benar-benar tidak terjangkau.
Hindari membuka tutup pengaman obat di depan mereka, karena rasa penasaran balita bisa sangat tinggi dan mereka pasti ingin mencobanya sendiri!
Secillia Nur Hafifah
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)
Tenang, Moms, itu tandanya emosi dan kemampuan sosial mereka lagi berkembang pesat! Wajar banget kalau balita jadi rewel saat kita pergi. Itu tanda ikatan emosionalnya kuat. Biar enggak drama, coba tips ini:
- Pamit dengan santai: Peluk atau cium singkat, lalu pergi tanpa bertele-tele.
- Ciptakan rutinitas: Anak lebih tenang kalau mereka tahu polanya.
- Latih kemandirian: Biarkan si kecil main sendiri sebentar, tapi tetap pastikan mereka tahu kita ada di dekatnya.
Si peniru yang sedang belajar
.jpg)
(Balita gemar meniru orang dewasa, termasuk juga salah satunya Moms/Dads harus amankan obat dan benda berbahaya agar si kecil terlindungi. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Balita itu pengamat ulung. Mereka meniru cara kita bicara, cara beres-beres, sampai cara kita pakai kacamata. Ini cara mereka belajar bersosialisasi.
Di usia ini, balita mulai menjadi pengamat yang sangat aktif. Mereka memerhatikan hampir semua hal yang dilakukan orang dewasa, lalu mencoba menirunya sebagai bagian dari proses belajar.
Anak mungkin terlihat mencoba menyisir rambut sendiri, membersihkan meja menggunakan kain, memainkan ponsel, memakai kacamata, atau mengikuti cara bicara orang tua.
Semakin sering melihat suatu kebiasaan, semakin besar kemungkinan balita akan menirukannya.
Catatan penting: Karena si kecil hobi meniru, kita harus ekstra waspada. Simpan obat, vitamin, atau benda berbahaya di tempat yang benar-benar tidak terjangkau.
Hindari membuka tutup pengaman obat di depan mereka, karena rasa penasaran balita bisa sangat tinggi dan mereka pasti ingin mencobanya sendiri!
Secillia Nur Hafifah
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)