FAMILY
Spill Jam Ajaib Buat Mudik Antimacet, Bye-bye Pegal di Jalan!
Aulia Putriningtias
Rabu 18 Maret 2026 / 18:52
- Mudik menjadi momentum yang sangat ditunggu-tunggu oleh banyak orang.
- Namun, sebelum mudik orang-orang masih banyak belum memprediksi waktu perjalanan tanpa macet.
- Inilah beberapa rekomendasi waktu terbaik untuk berangkat mudik pulang kampung edisi Lebaran 2026.
Jakarta: Mudik menjadi momentum yang sangat ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Namun, sebelum mudik orang-orang masih banyak belum memprediksi waktu perjalanan tanpa macet.
Tidak sedikit orang yang harus menghabiskan waktu berjam-jam di kendaraan karena salah memilih waktu berangkat. Salah satu kunci mudik anti macet adalah menentukan waktu keberangkatan secara cermat.
Nah, jangan sampai salah dan lelah di jalan! Inilah beberapa rekomendasi waktu terbaik untuk berangkat mudik pulang kampung edisi Lebaran Idulfitri 2026.
Puncak arus mudik biasanya setidaknya H-2 atau H-1 sebelum Lebaran Idulfitri. Jadi, sebaiknya hindari hari-hari tersebut, atau sekitar 19 dan 20 Maret 2026.
Dengan berangkat lebih cepat, kondisi jalan cenderung lebih lengang dan waktu tempuh bisa jauh lebih singkat.
.jpg)
(Enggak ada salahnya kamu pantau kondisi lalu lintas, biasanya sering ada di televisi nasional. Foto: Dok. Istimewa)
Hindari waktu-waktu favorit orang-orang, seperti pagi atau siang hari ketika berangkat mudik. Sudah banyak orang yang memilih malam hari sebagai waktu terbaik untuk memulai perjalanan.
Sebelum berangkat, pantau kondisi lalu lintas melalui aplikasi navigasi atau informasi resmi dari pihak terkait. Dari situ, kamu bisa melihat jalur mana yang terlihat lancar.
Strategi waktu berangkat juga perlu disertai perencanaan waktu istirahat. Sebaiknya tidak berhenti di rest area pada jam-jam sibuk seperti waktu makan siang atau malam, karena antrean kendaraan biasanya memanjang.
Direkomendasikan untuk berangkat dengan siap membawa makan siang atau malam, guna tetap melanjutkan perjalanan ketika di waktu-waktu rawan macet tersebut.
Tol biasanya beberapa kali melakukan rekayasa seperti contraflow dan one way. Kamu bisa memantau pantauan tol melalui internet.
Seperti pada Tol Trans Jawa, sistem Satu Arah atau One Way akan berlaku dari ruas tol Jakarta–Cikampek KM 70 hingga Semarang–Solo KM 421. Sistem ini berjalan dari tanggal 17 Maret 2026 dari pukul 12.00 WIB hingga 20 Maret 2026 pada pukul 24.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Tidak sedikit orang yang harus menghabiskan waktu berjam-jam di kendaraan karena salah memilih waktu berangkat. Salah satu kunci mudik anti macet adalah menentukan waktu keberangkatan secara cermat.
Nah, jangan sampai salah dan lelah di jalan! Inilah beberapa rekomendasi waktu terbaik untuk berangkat mudik pulang kampung edisi Lebaran Idulfitri 2026.
1. Berangkat lebih awal
Puncak arus mudik biasanya setidaknya H-2 atau H-1 sebelum Lebaran Idulfitri. Jadi, sebaiknya hindari hari-hari tersebut, atau sekitar 19 dan 20 Maret 2026.
Dengan berangkat lebih cepat, kondisi jalan cenderung lebih lengang dan waktu tempuh bisa jauh lebih singkat.
2. Perhatikan waktu berangkat
.jpg)
(Enggak ada salahnya kamu pantau kondisi lalu lintas, biasanya sering ada di televisi nasional. Foto: Dok. Istimewa)
Hindari waktu-waktu favorit orang-orang, seperti pagi atau siang hari ketika berangkat mudik. Sudah banyak orang yang memilih malam hari sebagai waktu terbaik untuk memulai perjalanan.
3. Pantau mudik melalui internet
Sebelum berangkat, pantau kondisi lalu lintas melalui aplikasi navigasi atau informasi resmi dari pihak terkait. Dari situ, kamu bisa melihat jalur mana yang terlihat lancar.
4. Jangan lupa atur waktu istirahat
Strategi waktu berangkat juga perlu disertai perencanaan waktu istirahat. Sebaiknya tidak berhenti di rest area pada jam-jam sibuk seperti waktu makan siang atau malam, karena antrean kendaraan biasanya memanjang.
Direkomendasikan untuk berangkat dengan siap membawa makan siang atau malam, guna tetap melanjutkan perjalanan ketika di waktu-waktu rawan macet tersebut.
5. Simak pantauan tol
Tol biasanya beberapa kali melakukan rekayasa seperti contraflow dan one way. Kamu bisa memantau pantauan tol melalui internet.
Seperti pada Tol Trans Jawa, sistem Satu Arah atau One Way akan berlaku dari ruas tol Jakarta–Cikampek KM 70 hingga Semarang–Solo KM 421. Sistem ini berjalan dari tanggal 17 Maret 2026 dari pukul 12.00 WIB hingga 20 Maret 2026 pada pukul 24.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)