FAMILY
Si Kecil Punya Kebiasaaan Gigit Baju, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Medcom
Jumat 08 September 2023 / 15:21
Jakarta: Ketika si kecil mencapai usia enam tahun, mereka berada dalam masa pertumbuhan dan perkembangan yang sangat penting dalam kehidupan. Momen ini adalah saat di mana mereka mulai membentuk kepribadian, nilai-nilai, dan kebiasaan yang akan membentuk dasar bagi perkembangan mereka di masa depan.
Namun, tidak jarang anak-anak pada usia tersebut mulai mengembangkan beberapa kebiasaan buruk yang mungkin perlu perhatian ekstra dari orang tua. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa kebiasaan buruk yang sering ditemui pada si kecil saat usia nya menginjak enam tahun.
Saat di usia enam tahun, kadang-kadang si kecil suka melakukan kebiasaan-kebiasaan seperti memutar rambut, menggigit kuku, mengupil, atau bahkan menggigit baju. Tapi Moms jangan khawatir, kebiasaan-kebiasaan itu adalah cara si kecil untuk mengatasi stresnya.
Si kecil tidak bermaksud membuatmu kesal. Sebaliknya, jika kamu marah-marah padanya, itu akan membuat si kecil semakin gugup dan sulit berhenti dari kebiasaan buruknya.
Untuk itu, Moms coba membicarakan secara santai dan jelaskan dengan alasan yang mudah dimengerti oleh anak berusia enam tahun. Misalnya, "Kalau kamu mencabut kuku, bisa menyebabkan infeksi yang sakit, lho." Dengan begitu, si kecil akan lebih mudah memahami dan berhenti dari kebiasaan buruknya.
Jangan lupa, minta bantuan si kecil untuk mencari cara agar bisa berhenti dari kebiasaan menggigit bajunya. Kamu bisa kasih saran seperti kedipan mata atau gerakan tangan agar si kecil tahu kapan harus berhenti. Jika si kecil berhasil menahan diri selama sebulan, kamu bisa memberikan hadiah yang selama ini dia inginkan.
Biasanya kebiasaan yang tidak enak ini akan hilang seiring bertambahnya usia dan belajar cara lain untuk mengatasi kecemasan.
Biarkan si kecil bermain lebih lama dengan tema yang lebih menyenangkan. Dengan memberikan waktu yang lebih lama, dia bisa mengembangkan permainannya selama beberapa hari atau bahkan beberapa kali main.
Jangan lupa sediakan tempat khusus di rumah untuk si kecil menaruh mainannya, seperti proyek seni, benteng atau rumah-rumahan, atau blok-blokan. Dengan begitu, si kecil bisa fokus dan terus berkreasi dengan senang hati!
Khaerunnisa Febriyani
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Namun, tidak jarang anak-anak pada usia tersebut mulai mengembangkan beberapa kebiasaan buruk yang mungkin perlu perhatian ekstra dari orang tua. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa kebiasaan buruk yang sering ditemui pada si kecil saat usia nya menginjak enam tahun.
Penyebab mereka melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk
Saat di usia enam tahun, kadang-kadang si kecil suka melakukan kebiasaan-kebiasaan seperti memutar rambut, menggigit kuku, mengupil, atau bahkan menggigit baju. Tapi Moms jangan khawatir, kebiasaan-kebiasaan itu adalah cara si kecil untuk mengatasi stresnya.
Si kecil tidak bermaksud membuatmu kesal. Sebaliknya, jika kamu marah-marah padanya, itu akan membuat si kecil semakin gugup dan sulit berhenti dari kebiasaan buruknya.
Untuk itu, Moms coba membicarakan secara santai dan jelaskan dengan alasan yang mudah dimengerti oleh anak berusia enam tahun. Misalnya, "Kalau kamu mencabut kuku, bisa menyebabkan infeksi yang sakit, lho." Dengan begitu, si kecil akan lebih mudah memahami dan berhenti dari kebiasaan buruknya.
Jangan lupa, minta bantuan si kecil untuk mencari cara agar bisa berhenti dari kebiasaan menggigit bajunya. Kamu bisa kasih saran seperti kedipan mata atau gerakan tangan agar si kecil tahu kapan harus berhenti. Jika si kecil berhasil menahan diri selama sebulan, kamu bisa memberikan hadiah yang selama ini dia inginkan.
Biasanya kebiasaan yang tidak enak ini akan hilang seiring bertambahnya usia dan belajar cara lain untuk mengatasi kecemasan.
Cara mengatasinya
Biarkan si kecil bermain lebih lama dengan tema yang lebih menyenangkan. Dengan memberikan waktu yang lebih lama, dia bisa mengembangkan permainannya selama beberapa hari atau bahkan beberapa kali main.
Jangan lupa sediakan tempat khusus di rumah untuk si kecil menaruh mainannya, seperti proyek seni, benteng atau rumah-rumahan, atau blok-blokan. Dengan begitu, si kecil bisa fokus dan terus berkreasi dengan senang hati!
Khaerunnisa Febriyani
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)