Jakarta: Di tengah kegembiraan dan kecemasan yang menyertai kehamilan, banyak calon ibu dan ayah yang bertanya-tanya apakah mereka benar-benar perlu mengikuti kelas persalinan atau cukup mengandalkan insting dan nasihat dari dokter saja.
Faktanya, kelas persalinan bukan sekadar kegiatan tambahan yang bisa dianggap remeh, melainkan investasi penting untuk kesehatan fisik dan mental selama proses melahirkan dan masa awal menjadi orang tua.
Studi-studi terbaru menunjukkan bahwa kelas ini tidak hanya membantu kamu memahami tahap-tahap persalinan, tapi juga mengurangi risiko intervensi medis yang tidak perlu, seperti induksi atau operasi caesar, sambil memberikan tips praktis untuk menyusui, merawat bayi baru lahir, dan menyesuaikan diri dengan peran baru sebagai orang tua.
Disadur dari BabyCenter, berikut adalah lima manfaat kelas persalinan bagi para calon ibu yang harapannya dapat memperlancarkan persalinan.
Kelas mengajarkan teknik relaksasi dan pengetahuan tahap persalinan, membantu ibu mengelola kontraksi alami tanpa intervensi medis tambahan.

(Mengikuti kelas persalinan memberikan pengetahuan komprehensif tentang kehamilan, persalinan, dan perawatan bayi. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Dengan alternatif seperti pernapasan dan posisi tubuh, ibu kurang bergantung pada induksi buatan, analgesik, atau prosedur invasif, mengurangi risiko komplikasi.
Kelas memberikan gambaran realistis persalinan, mengurangi ketidakpastian yang sering menyebabkan stres, sehingga ibu merasa lebih tenang.
Peserta belajar bertanya dan mengungkapkan pilihan, membuat mereka lebih aktif dan percaya diri dalam pengambilan keputusan medis.
Mengurangi hormon stres ibu membantu bayi lahir lebih sehat, dengan berat badan optimal dan risiko komplikasi lebih rendah.
Kelas persalinan tidak hanya tentang bernapas saat kontraksi, tetapi kelas ini mencakup segala hal mulai dari tahap persalinan dan operasi caesar hingga perawatan bayi baru lahir, menyusui, pemulihan pasca persalinan, dan banyak lagi.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Faktanya, kelas persalinan bukan sekadar kegiatan tambahan yang bisa dianggap remeh, melainkan investasi penting untuk kesehatan fisik dan mental selama proses melahirkan dan masa awal menjadi orang tua.
Studi-studi terbaru menunjukkan bahwa kelas ini tidak hanya membantu kamu memahami tahap-tahap persalinan, tapi juga mengurangi risiko intervensi medis yang tidak perlu, seperti induksi atau operasi caesar, sambil memberikan tips praktis untuk menyusui, merawat bayi baru lahir, dan menyesuaikan diri dengan peran baru sebagai orang tua.
Disadur dari BabyCenter, berikut adalah lima manfaat kelas persalinan bagi para calon ibu yang harapannya dapat memperlancarkan persalinan.
1. Meningkatkan peluang persalinan normal
Kelas mengajarkan teknik relaksasi dan pengetahuan tahap persalinan, membantu ibu mengelola kontraksi alami tanpa intervensi medis tambahan.
2. Menurunkan tingkat induksi, obat penghilang rasa sakit, dan intervensi

(Mengikuti kelas persalinan memberikan pengetahuan komprehensif tentang kehamilan, persalinan, dan perawatan bayi. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Dengan alternatif seperti pernapasan dan posisi tubuh, ibu kurang bergantung pada induksi buatan, analgesik, atau prosedur invasif, mengurangi risiko komplikasi.
3. Mengurangi rasa takut dan kecemasan
Kelas memberikan gambaran realistis persalinan, mengurangi ketidakpastian yang sering menyebabkan stres, sehingga ibu merasa lebih tenang.
4. Meningkatkan komunikasi dan kepercayaan diri pasien
Peserta belajar bertanya dan mengungkapkan pilihan, membuat mereka lebih aktif dan percaya diri dalam pengambilan keputusan medis.
5. Mendukung hasil yang lebih baik
Mengurangi hormon stres ibu membantu bayi lahir lebih sehat, dengan berat badan optimal dan risiko komplikasi lebih rendah.
Kelas persalinan tidak hanya tentang bernapas saat kontraksi, tetapi kelas ini mencakup segala hal mulai dari tahap persalinan dan operasi caesar hingga perawatan bayi baru lahir, menyusui, pemulihan pasca persalinan, dan banyak lagi.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)