Jakarta: Sebagai new mom, seringkali kita salah mengartikan tangisan si buah hati. Sehingga, tak jarang kita jadi panik dan bingung dengan apa yang harus dilakukan untuk menghentikan tangisannya. Apalagi, kalau sudah salah mengartikannya yang ada si kecil justru semakin keras menangisnya ya Moms.
Perlu diketahui, bayi menangis bukan hanya karena lapar saja ya Moms. Mengutip dari Instagram @sahabatasibka berikut adalah arti dari lima tangisan yang biasa terjadi pada si buah hati, diantaranya:
Tangisannya akan berirama dan berulang, lalu menjadi semakin keras dan tidak kunjung berhenti. Biasanya saat menangis bayi juga memasukkan tangannya ke dalam mulut tanda ia sedang lapar.
Alih-alih menangis, bayi lebih cenderung menggerutu ya Moms. Dan, bayi menggerutu atau merengek dalam waktu yang lama, baru setelah itu ia menangis dengan keras.

(Perlu diketahui, bayi menangis bukan hanya karena lapar saja ya Moms, tapi bisa jadi ia merasakan hal yang lain. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
Saat lelah, tangisan bayi terdengar terengah-engah. Dimulai dengan tangisan kencang, hingga lebih tenang dan berubah menjadi sekadar rewel. Dari wajahnya pun bayi terlihat sayu atau lelah.
Suarannya akan keras dengan nada dan intensitas tinggi dari awal. Ia akan berhenti sejenak saat mengambil nafas. Matanya akan tertutup dan wajahnya tampak 'mengernyit' dengan mulut terbuka.

(Menangis dengan mata terbuka adalah salah satu tanda bayi menangis karena takut. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
Saat merasa takut, bayi akan menangis dengan mata terbuka. Selain itu, tatapannya akan terlihat menerawang, disertai dengan perilaku manerik kepala ke belakang. Secara bertahap, ketegangannya akan meningkat dan berakhir dengan tangisan yang eskplosif atau meledak-ledak.
Nah, karena komunikasi utama bayi hanya dari tangisan. Kita harus kenali si buah hati dan dicermati arti tangisannya ya Moms.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(yyy)
Perlu diketahui, bayi menangis bukan hanya karena lapar saja ya Moms. Mengutip dari Instagram @sahabatasibka berikut adalah arti dari lima tangisan yang biasa terjadi pada si buah hati, diantaranya:
1. Lapar
Tangisannya akan berirama dan berulang, lalu menjadi semakin keras dan tidak kunjung berhenti. Biasanya saat menangis bayi juga memasukkan tangannya ke dalam mulut tanda ia sedang lapar.
2. Enggak nyaman
Alih-alih menangis, bayi lebih cenderung menggerutu ya Moms. Dan, bayi menggerutu atau merengek dalam waktu yang lama, baru setelah itu ia menangis dengan keras.

(Perlu diketahui, bayi menangis bukan hanya karena lapar saja ya Moms, tapi bisa jadi ia merasakan hal yang lain. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
3. Saat lelah
Saat lelah, tangisan bayi terdengar terengah-engah. Dimulai dengan tangisan kencang, hingga lebih tenang dan berubah menjadi sekadar rewel. Dari wajahnya pun bayi terlihat sayu atau lelah.
4. Sakit
Suarannya akan keras dengan nada dan intensitas tinggi dari awal. Ia akan berhenti sejenak saat mengambil nafas. Matanya akan tertutup dan wajahnya tampak 'mengernyit' dengan mulut terbuka.

(Menangis dengan mata terbuka adalah salah satu tanda bayi menangis karena takut. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
5. Takut
Saat merasa takut, bayi akan menangis dengan mata terbuka. Selain itu, tatapannya akan terlihat menerawang, disertai dengan perilaku manerik kepala ke belakang. Secara bertahap, ketegangannya akan meningkat dan berakhir dengan tangisan yang eskplosif atau meledak-ledak.
Nah, karena komunikasi utama bayi hanya dari tangisan. Kita harus kenali si buah hati dan dicermati arti tangisannya ya Moms.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(yyy)