YOUR FASHION
Unik Banget! Ada Tas Terbuat dari Kulit Dinosaurus T-rex
Aulia Putriningtias
Jumat 10 April 2026 / 14:51
- Material tersebut dikembangkan menggunakan fragmen protein kuno yang diekstrak dari sisa-sisa dinosaurus.
- Beberapa ilmuwan di luar proyek tersebut menyatakan skeptisisme tentang istilah "kulit T-rex" ini.
- Harga penawaran awal sekitar 500.000 poundsterling Inggris atau sekitar $663.000 dollar.
Jakarta: Para ilmuwan dan desainer di Amsterdam meluncurkan sebuah tas tangan yang terbuat dari kolagen yang berasal dari fosil Tyrannosaurus rex atau T-rex.
Dilaporkan oleh Reuters, tas berwarna biru kehijauan itu akan dipajang di atas batu di dalam sangkar di bawah replika T-rex di museum Art Zoo Amsterdam. Barang tersebut dipajang dari 2 April hingga 11 Mei 2026.
Para ilmuwan di balik inisiatif ini mengatakan bahwa material tersebut dikembangkan menggunakan fragmen protein kuno yang diekstrak dari sisa-sisa dinosaurus yang dimasukkan ke dalam sel hewan yang tidak dikenal. Ini untuk menghasilkan kolagen yang kemudian diubah menjadi kulit.
"Ada banyak tantangan teknis," kata Thomas Mitchell, CEO The Organoid Company, salah satu dari tiga perusahaan di balik tas yang disebut "kulit T-rex" itu.
Perusahaan rekayasa genom Organoid dan agensi kreatif VML, salah satu perusahaan di balik proyek ini, sebelumnya berkolaborasi dalam menciptakan bakso raksasa pada 2023. Proyeknya adalah menggabungkan DNA mammoth berbulu dengan sel domba.
Ketiga perusahaan, yaitu VML, The Organoid Company, dan Lab-Grown Leather Ltd, mengumumkan pada Mei 2025 bahwa mereka telah mengembangkan T-Rex Leather. Ini terbuat dari fragmen protein kolagen T. rex yang diambil dari fosil.
Dengan itu, mereka menggunakan biologi berbantuan AI untuk mensintesis DNA baru ke dalam sel khusus. Hal ini untuk membuat material yang berperilaku seperti kulit.
"Dengan merekonstruksi dan mengoptimalkan rangkaian protein kuno, kami telah mendesain kulit T-rex yang terinspirasi oleh biologi prasejarah dan mengkloningnya ke dalam lini sel yang direkayasa khusus," kata CEO The Organoid Company, Thomas Mitchell.
"Ini adalah contoh berani dari biologi sintetis yang meluas melampaui bidang kedokteran ke inovasi material berkelanjutan," lanjutnya.
Meskipun dari rekayasa biologi, beberapa ilmuwan di luar proyek tersebut menyatakan skeptisisme tentang istilah "kulit T-rex" ini. Salah satunya pernyataan dari Thomas R. Holtz Jr., seorang paleontolog di Universitas Maryland.
Ia menjelaskan bahwa kolagen apa pun yang diidentifikasi dalam fosil T-rex berasal dari dalam tulang, bukan kulit. Bahkan, protein yang cocok sempurna pun akan kekurangan organisasi serat skala besar yang memberikan kulit hewan sifat-sifat khasnya.
Kamu tahu bahwa tas ini sekarang sedang dipajang bersama dengan replika ukuran asli dari spesimen Tyrannosaurus rex terkenal dari Naturalis Biodiversity Center. Setelah itu, nantinya akan dilelang.
Dilansir dalam USA Today, harga penawaran awal sekitar 500.000 poundsterling Inggris atau sekitar $663.000 dollar. Tentunya, tas ini akan diserahkan kepada penawar yang mengajukan harga paling tinggi.
Meskipun diragukan oleh beberapa ilmuwan di luar proyek terhadap autentiknya kulit T-rex ini, tas tersebut banyak dibicarakan oleh orang-orang, bahkan harganya sangat fantastis! Jadi, Sobat Medcom pernah membayangkan beli tas dari kulit dinosaurus, enggak, nih?
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Dilaporkan oleh Reuters, tas berwarna biru kehijauan itu akan dipajang di atas batu di dalam sangkar di bawah replika T-rex di museum Art Zoo Amsterdam. Barang tersebut dipajang dari 2 April hingga 11 Mei 2026.
Para ilmuwan di balik inisiatif ini mengatakan bahwa material tersebut dikembangkan menggunakan fragmen protein kuno yang diekstrak dari sisa-sisa dinosaurus yang dimasukkan ke dalam sel hewan yang tidak dikenal. Ini untuk menghasilkan kolagen yang kemudian diubah menjadi kulit.
"Ada banyak tantangan teknis," kata Thomas Mitchell, CEO The Organoid Company, salah satu dari tiga perusahaan di balik tas yang disebut "kulit T-rex" itu.
Perusahaan rekayasa genom Organoid dan agensi kreatif VML, salah satu perusahaan di balik proyek ini, sebelumnya berkolaborasi dalam menciptakan bakso raksasa pada 2023. Proyeknya adalah menggabungkan DNA mammoth berbulu dengan sel domba.
Apakah benar-benar hasil dari kulit T-rex?
Ketiga perusahaan, yaitu VML, The Organoid Company, dan Lab-Grown Leather Ltd, mengumumkan pada Mei 2025 bahwa mereka telah mengembangkan T-Rex Leather. Ini terbuat dari fragmen protein kolagen T. rex yang diambil dari fosil.
Dengan itu, mereka menggunakan biologi berbantuan AI untuk mensintesis DNA baru ke dalam sel khusus. Hal ini untuk membuat material yang berperilaku seperti kulit.
"Dengan merekonstruksi dan mengoptimalkan rangkaian protein kuno, kami telah mendesain kulit T-rex yang terinspirasi oleh biologi prasejarah dan mengkloningnya ke dalam lini sel yang direkayasa khusus," kata CEO The Organoid Company, Thomas Mitchell.
"Ini adalah contoh berani dari biologi sintetis yang meluas melampaui bidang kedokteran ke inovasi material berkelanjutan," lanjutnya.
Meskipun dari rekayasa biologi, beberapa ilmuwan di luar proyek tersebut menyatakan skeptisisme tentang istilah "kulit T-rex" ini. Salah satunya pernyataan dari Thomas R. Holtz Jr., seorang paleontolog di Universitas Maryland.
Ia menjelaskan bahwa kolagen apa pun yang diidentifikasi dalam fosil T-rex berasal dari dalam tulang, bukan kulit. Bahkan, protein yang cocok sempurna pun akan kekurangan organisasi serat skala besar yang memberikan kulit hewan sifat-sifat khasnya.
Berapa harga dari tas kulit T-rex ini?
Kamu tahu bahwa tas ini sekarang sedang dipajang bersama dengan replika ukuran asli dari spesimen Tyrannosaurus rex terkenal dari Naturalis Biodiversity Center. Setelah itu, nantinya akan dilelang.
Dilansir dalam USA Today, harga penawaran awal sekitar 500.000 poundsterling Inggris atau sekitar $663.000 dollar. Tentunya, tas ini akan diserahkan kepada penawar yang mengajukan harga paling tinggi.
Meskipun diragukan oleh beberapa ilmuwan di luar proyek terhadap autentiknya kulit T-rex ini, tas tersebut banyak dibicarakan oleh orang-orang, bahkan harganya sangat fantastis! Jadi, Sobat Medcom pernah membayangkan beli tas dari kulit dinosaurus, enggak, nih?
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)