FAMILY
Sering Beberes Malam Hari? Ada Aktivitas yang Sebaiknya Stop Dulu
A. Firdaus
Jumat 08 Mei 2026 / 10:15
- Tidak semua pekerjaan rumah cocok dilakukan saat malam hari.
- eberapa aktivitas justru bisa mengganggu waktu istirahat.
- Ada beberapa tugas yang sebaiknya ditunda sampai pagi atau siang hari.
Jakarta: Banyak orang memilih malam hari untuk membereskan rumah setelah seharian beraktivitas. Selain membuat rumah terasa lebih rapi, aktivitas bersih-bersih juga sering bikin pikiran lebih tenang sebelum tidur.
Namun ternyata, tidak semua pekerjaan rumah cocok dilakukan saat malam hari. Beberapa aktivitas justru bisa mengganggu waktu istirahat, menimbulkan risiko kecelakaan, atau membuat hasil pembersihan kurang maksimal.
Mulai dari penggunaan bahan kimia hingga pekerjaan yang melibatkan alat elektronik besar, ada beberapa tugas yang sebaiknya ditunda sampai pagi atau siang hari.
Dilansir dari bhg.com, berikut adalah delapan pekerjaan rumah, yang sebaiknya tidak dilakukan terlalu malam:
Produk seperti pemutih dan amonia menghasilkan uap yang cukup kuat. Jika digunakan malam hari saat ventilasi tertutup, uapnya bisa memicu pusing atau iritasi pernapasan. Untuk malam hari, lebih aman menggunakan pembersih ringan atau berbahan alami.
Mencuci kaca membutuhkan pencahayaan yang terang, agar noda terlihat jelas. Cahaya lampu di malam hari, sering membuat bekas noda sulit terlihat sehingga hasilnya kurang maksimal.
Vacuum cleaner termasuk alat, yang cukup berisik dan bisa mengganggu penghuni rumah maupun tetangga sekitar, terutama di apartemen atau rumah berdempetan. Banyak lingkungan juga memiliki aturan “jam tenang” pada malam hari.
Lantai basah saat malam hari bisa meningkatkan risiko terpeleset, terutama jika ada anggota rumah yang bangun tiba-tiba. Selain itu, noda kecil juga lebih mudah terlewat, karena pencahayaan kurang terang.
Memindahkan furnitur atau membongkar barang saat malam hari, cukup berisiko karena tubuh sudah lelah dan pencahayaan lebih minim. Risiko tersandung atau menjatuhkan barang jadi lebih besar.
Pembersihan ringan di dapur masih aman dilakukan. Namun pekerjaan berat seperti membersihkan oven, membongkar kulkas, atau menyalakan mesin pencuci piring, bisa menimbulkan suara berisik dan memakan waktu lebih lama.
Mesin cuci dan pengering pakaian menghasilkan suara yang cukup mengganggu, terutama di rumah kecil. Selain itu, pengering pakaian juga lebih aman digunakan saat masih terjaga agar bisa diawasi.
Pembersih uap memang efektif, tetapi lebih aman digunakan saat siang hari. Air panasnya bisa menyebabkan luka bakar, dan karpet yang dibersihkan pada malam hari, biasanya lebih lama kering sehingga mudah lembap dan berjamur.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Namun ternyata, tidak semua pekerjaan rumah cocok dilakukan saat malam hari. Beberapa aktivitas justru bisa mengganggu waktu istirahat, menimbulkan risiko kecelakaan, atau membuat hasil pembersihan kurang maksimal.
Mulai dari penggunaan bahan kimia hingga pekerjaan yang melibatkan alat elektronik besar, ada beberapa tugas yang sebaiknya ditunda sampai pagi atau siang hari.
Dilansir dari bhg.com, berikut adalah delapan pekerjaan rumah, yang sebaiknya tidak dilakukan terlalu malam:
1. Membersihkan dengan bahan kimia
Produk seperti pemutih dan amonia menghasilkan uap yang cukup kuat. Jika digunakan malam hari saat ventilasi tertutup, uapnya bisa memicu pusing atau iritasi pernapasan. Untuk malam hari, lebih aman menggunakan pembersih ringan atau berbahan alami.
2. Membersihkan jendela
Mencuci kaca membutuhkan pencahayaan yang terang, agar noda terlihat jelas. Cahaya lampu di malam hari, sering membuat bekas noda sulit terlihat sehingga hasilnya kurang maksimal.
3. Menyedot debu
Vacuum cleaner termasuk alat, yang cukup berisik dan bisa mengganggu penghuni rumah maupun tetangga sekitar, terutama di apartemen atau rumah berdempetan. Banyak lingkungan juga memiliki aturan “jam tenang” pada malam hari.
4. Mengepel lantai
Lantai basah saat malam hari bisa meningkatkan risiko terpeleset, terutama jika ada anggota rumah yang bangun tiba-tiba. Selain itu, noda kecil juga lebih mudah terlewat, karena pencahayaan kurang terang.
5. Menata ulang atau memindahkan barang
Memindahkan furnitur atau membongkar barang saat malam hari, cukup berisiko karena tubuh sudah lelah dan pencahayaan lebih minim. Risiko tersandung atau menjatuhkan barang jadi lebih besar.
6. Membersihkan dapur secara mendalam
Pembersihan ringan di dapur masih aman dilakukan. Namun pekerjaan berat seperti membersihkan oven, membongkar kulkas, atau menyalakan mesin pencuci piring, bisa menimbulkan suara berisik dan memakan waktu lebih lama.
7. Mencuci pakaian
Mesin cuci dan pengering pakaian menghasilkan suara yang cukup mengganggu, terutama di rumah kecil. Selain itu, pengering pakaian juga lebih aman digunakan saat masih terjaga agar bisa diawasi.
8. Membersihkan dengan pembersih uap
Pembersih uap memang efektif, tetapi lebih aman digunakan saat siang hari. Air panasnya bisa menyebabkan luka bakar, dan karpet yang dibersihkan pada malam hari, biasanya lebih lama kering sehingga mudah lembap dan berjamur.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)