FAMILY

Dari Benjolan sampai Nyeri, Ini Tanda-tanda ASI Tersumbat

A. Firdaus
Rabu 23 September 2026 / 14:12
Ringkasnya gini..
  • Kenali tanda saluran ASI tersumbat saat menyusui, mulai dari benjolan.
  • Mengenali bagaimana rasanya saluran ASI tersumbat sejak awal sangat penting.
  • Dalam beberapa kasus, saluran ASI yang tersumbat bisa saja tidak menimbulkan gejala yang jelas.
Jakarta: Saat menyusui, perubahan kecil pada payudara sering kali langsung terasa, dan bisa menimbulkan kekhawatiran. Salah satu keluhan yang cukup sering muncul adalah adanya benjolan atau rasa nyeri tiba-tiba, yang bisa menjadi tanda saluran ASI tersumbat.

Kondisi ini terjadi ketika aliran susu tidak lancar, sehingga menumpuk di satu bagian payudara. Meski terdengar menakutkan, sebagian besar kasus sebenarnya tidak berbahaya dan bisa membaik dengan penanganan yang tepat.

Mengenali bagaimana rasanya saluran ASI tersumbat sejak awal sangat penting, agar kondisi tidak berkembang menjadi peradangan, yang lebih serius serta proses menyusui tetap nyaman bagi ibu dan bayi.
 

Saluran ASI yang tersumbat biasanya terasa seperti benjolan kecil keras, bisa seukuran kacang polong atau bahkan lebih besar. Benjolan ini sering terasa sakit ketika disentuh.

Selain itu, bisa muncul rasa nyeri di jaringan payudara atau sensasi seperti memar. Proses menyusui juga dapat terasa kurang nyaman dari biasanya.

Dilansir dari BabyCenter, berikut adalah tujuh tanda lain yang dapat muncul pada saluran ASI tersumbat

1. Kemerahan pada area tertentu di payudara, tempat sumbatan terjadi.

2. Rasa hangat atau pembengkakan di sekitar benjolan, yang terkadang terasa lebih ringan setelah sesi menyusui selesai.

3. Nyeri saat refleks let-down (saat ASI mulai keluar).

4. Muncul benjolan susu pada lubang puting.

5. Produksi ASI tampak berkurang. Aliran dari payudara yang terkena bisa lebih lambat dari biasanya, dan bayi bisa tampak lebih rewel saat menyusu di sisi tersebut.

6. Tekstur ASI berubah, misalnya terlihat lebih berbutir, berserat, atau lebih kental dibanding biasanya.

7.  Adanya cairan yang keluar dari puting, selain aliran susu normal.

Dalam beberapa kasus, saluran ASI yang tersumbat bisa saja tidak menimbulkan gejala yang jelas. Pada kondisi yang ringan, saluran dapat terbuka kembali dengan sendirinya tanpa menyebabkan masalah berarti.

Setelah sumbatan terbuka, area tersebut mungkin masih tampak kemerahan, atau terasa nyeri selama sekitar satu minggu atau lebih. Meski begitu, benjolan keras biasanya sudah menghilang dan proses menyusui kembali terasa jauh lebih nyaman.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH