FAMILY

Sekolah yang Bikin Anak Betah! Ada Taman Edukasi hingga Lapangan Olahraga Modern

A. Firdaus
Kamis 16 Juli 2026 / 09:15
Ringkasnya gini..
  • Pembangunan Sekolah Rakyat yang dikerjakan PT Nindya Karya (Persero) telah memasuki tahap pemanfaatan.
  • Untuk menunjang tumbuh kembang anak secara menyeluruh, tersedia pula ruang terbuka hijau, taman edukasi.
  • Sekolah Rakyat merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia .
Jakarta: Tahun ajaran baru 2026/2027 menjadi momen spesial bagi ribuan siswa di berbagai daerah. Seiring dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sejumlah Sekolah Rakyat kini resmi siap digunakan sebagai ruang belajar baru yang diharapkan dapat memperluas akses pendidikan berkualitas, terutama di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan fasilitas.

Pembangunan Sekolah Rakyat yang dikerjakan PT Nindya Karya (Persero) telah memasuki tahap pemanfaatan. Kehadiran sekolah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur pendidikan yang lebih merata sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi anak-anak Indonesia.

Pada tahap kedua pembangunan, Sekolah Rakyat tersebar di 20 lokasi yang berada di empat provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Jawa Timur, dan Maluku. Lokasi tersebut mencakup Kabupaten Bone, Sinjai, Takalar, Deli Serdang, Banyuwangi, Jember, hingga Kota Tual.

Pemerataan pembangunan ini juga menyasar kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), sehingga semakin banyak anak memiliki kesempatan memperoleh pendidikan dengan fasilitas yang layak.
 

Lebih dari sekadar ruang kelas


Sekolah Rakyat dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu. Tak hanya menyediakan gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, kawasan ini juga dilengkapi rumah susun guru, asrama siswa, kantin, masjid atau rumah ibadah, hingga gedung serbaguna.

Untuk menunjang tumbuh kembang anak secara menyeluruh, tersedia pula ruang terbuka hijau, taman edukasi, jogging track, lapangan basket, hingga lapangan sepak bola berstandar FIFA di beberapa lokasi.

Berbagai fasilitas tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya nyaman, tetapi juga mendukung aktivitas fisik, interaksi sosial, dan pengembangan karakter peserta didik.
 

Pendidikan berkualitas dimulai dari lingkungan belajar


Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan.

"Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul serta mendukung pemerataan akses pendidikan," ujarnya.

Senada dengan itu, Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero), Firmansyah, menilai dimulainya MPLS menjadi penanda bahwa hasil pembangunan kini telah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Kami bersyukur pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi amanah pemerintah kini telah memasuki tahap pemanfaatan. Dimulainya kegiatan MPLS menjadi bukti bahwa hasil pembangunan yang dikerjakan Nindya Karya sudah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Keberhasilan proyek ini bukan hanya diukur dari rampungnya konstruksi, tetapi dari manfaat yang terus dirasakan oleh generasi penerus bangsa," kata Firmansyah.
 

Dukung tumbuh kembang anak


Bagi orang tua, lingkungan sekolah menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses belajar anak. Kehadiran fasilitas yang aman, nyaman, serta ruang untuk berolahraga dan berinteraksi diyakini dapat membantu anak berkembang secara akademik maupun sosial.

Dengan mulai difungsikannya Sekolah Rakyat di berbagai daerah, diharapkan semakin banyak anak Indonesia memperoleh kesempatan belajar di lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka. Program ini juga menjadi langkah untuk memperkecil kesenjangan akses pendidikan, sekaligus membuka peluang lahirnya generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH