FAMILY

Drama Popok Belum Usai? Ini Mungkin Alasan yang Bikin Si Kecil Belum Mau Move On ke Toilet!

A. Firdaus
Rabu 29 April 2026 / 13:08
Ringkasnya gini..
  • Latihan buang air kecil memang tidak selalu berjalan mulus, apalagi saat anak terus ingin memakai popok.
  • Kuncinya adalah memahami penyebabnya terlebih dahulu.
  • Beberapa anak tetap memilih bergantung pada popok.
Jakarta: Melatih anak lepas dari popok, sering kali terasa seperti perjalanan panjang yang penuh tantangan. Sudah mencoba berbagai cara, tetapi si kecil tetap bersikeras memilih popok sebagai zona nyamannya? 

Situasi ini bukan hanya membuat frustrasi, tetapi juga bisa memunculkan rasa ragu, apakah metode yang dipakai sudah tepat atau belum. Padahal, setiap anak punya ritme dan alasan tersendiri di balik penolakannya. 

Latihan buang air kecil memang tidak selalu berjalan mulus, apalagi saat anak terus ingin memakai popok. Kondisi ini bisa membuat orang tua merasa cemas, sekaligus bingung menentukan cara terbaik untuk mengajarkan penggunaan toilet.

Lalu, bagaimana cara menghadapi anak yang sulit lepas dari popok? Kuncinya adalah memahami penyebabnya terlebih dahulu, lalu menerapkan pendekatan yang sesuai dengan kondisi anak. 

Meski sudah terlihat siap untuk belajar ke toilet, beberapa anak tetap memilih bergantung pada popok. Hal ini sangat wajar dan biasanya bukan bentuk pembangkangan. Dilansir dari Parents, berikut adalah empat alasan yang sering terjadi:
 

1. Merasa tidak nyaman dengan perubahan


Berpisah dari popok adalah bagian dari proses tumbuh kembang, yang bisa terasa mengganggu bagi anak. Mereka cenderung bertahan pada rutinitas yang sudah familiar. Saat mulai terlihat tidak nyaman dengan popok yang basah atau kotor, itu bisa jadi momen tepat untuk perlahan mengenalkan toilet training.
 

2. Takut melakukan kesalahan


Beberapa anak memilih tetap memakai popok, karena khawatir gagal atau mengalami “kecelakaan”. Rasa takut ini bisa berkaitan dengan keinginan untuk tidak mengecewakan diri sendiri, maupun orang di sekitarnya. Oleh karena itu, penting untuk lebih menekankan keberhasilan daripada kesalahan.
 

3. Sedang belajar mandiri dan sedikit keras kepala


Sikap keras kepala pada anak usia dini adalah hal yang normal. Ini bagian dari proses belajar menentukan pilihan dan menguji batasan. Saat menghadapi perubahan seperti lepas popok, konflik kecil bisa saja muncul sebagai bentuk adaptasi.
 

4. Alasan lain yang tidak disadari


Ada juga anak yang masih ingin dianggap “bayi”, merasa nyaman dengan popok bergambar lucu, atau bahkan mencari perhatian. Apa pun penyebabnya, memahami sudut pandang anak sangat penting. Ketika perasaan mereka didengarkan, biasanya mereka akan lebih mudah diajak bekerja sama dalam proses toilet training.

Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH