FAMILY

Anak Aktif Seharian? Jangan Sampai Energinya Kurang, Moms!

A. Firdaus
Sabtu 13 Juni 2026 / 10:12
Ringkasnya gini..
  • Pemenuhan gizi anak tidak hanya dilihat dari seberapa banyak makanan yang dikonsumsi, tetapi juga dari kualitas nutrisi yang diterima setiap hari.
  • Kebutuhan energi anak berbeda-beda sesuai usia dan jenis kelamin.
  • Pemenuhan gizi yang baik berperan besar dalam mendukung kemampuan anak untuk belajar, bermain, dan berolahraga.
Jakarta: Anak-anak yang aktif belajar, bermain, hingga berolahraga setiap hari membutuhkan asupan gizi yang cukup agar tubuh tetap bertenaga dan mampu berkembang secara optimal. Karena itu, pemenuhan gizi anak tidak hanya dilihat dari seberapa banyak makanan yang dikonsumsi, tetapi juga dari kualitas nutrisi yang diterima setiap hari.

Ahli Gizi dan Founder Gizi Nusantara, Esti Nurwanti, menjelaskan bahwa kebutuhan energi anak berbeda-beda sesuai usia dan jenis kelamin. Mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG), anak usia 6-9 tahun membutuhkan energi sekitar 1.400 hingga 1.650 kilokalori per hari.

Sementara itu, kebutuhan energi anak usia 10-15 tahun meningkat menjadi sekitar 2.000 hingga 2.400 kilokalori per hari seiring bertambahnya aktivitas dan fase pertumbuhan yang lebih cepat.
"Kebutuhan energi anak harus dipenuhi melalui asupan yang beragam dan seimbang agar dapat mendukung tumbuh kembang serta aktivitas hariannya," ujar Esti.
 

Bukan sekadar kalori


Menurut Esti, energi yang dibutuhkan anak sebaiknya berasal dari berbagai sumber gizi penting, mulai dari karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, hingga mineral.

Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi utama untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Protein dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh, sementara lemak sehat berperan dalam perkembangan otak dan penyerapan vitamin tertentu.

Tak kalah penting, vitamin dan mineral membantu menjaga daya tahan tubuh, mendukung konsentrasi, serta menjaga berbagai fungsi tubuh agar tetap berjalan optimal.

"Anak membutuhkan asupan yang lengkap dan seimbang, bukan hanya sekadar merasa kenyang," jelasnya.


Ahli Gizi dan Founder Gizi Nusantara, Esti Nurwanti. Dok. Nestle

Dukung aktivitas belajar hingga olahraga


Pemenuhan gizi yang baik berperan besar dalam mendukung kemampuan anak untuk belajar, bermain, dan berolahraga. Anak yang mendapatkan asupan energi yang cukup umumnya memiliki konsentrasi yang lebih baik, lebih aktif bergerak, dan tidak mudah lelah saat menjalani berbagai aktivitas.

Selain makanan utama, Esti menilai minuman bergizi yang mengandung susu sapi asli, vitamin B, malt, dan zat besi juga dapat menjadi pelengkap untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Dengan asupan yang memadai, anak tidak hanya memiliki energi untuk beraktivitas, tetapi juga memperoleh dukungan nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensi terbaiknya.
 

Peran orang tua sangat penting


Esti mengingatkan bahwa orang tua memiliki peran besar dalam membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini. Menyediakan menu yang beragam, memperhatikan kandungan gizi makanan, serta membiasakan anak mengonsumsi makanan bergizi seimbang menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan setiap hari.

"Ketika kebutuhan energi dan gizinya terpenuhi dengan baik, anak akan lebih siap menjalani aktivitas sehari-hari sekaligus mendukung proses tumbuh kembangnya secara optimal," terang Esti.
 

Energi Anak Harus Seimbang


Marketing Manager Beverages & Confectionery Business Unit PT Nestlé Indonesia, Alaa Shaaban, menjelaskan banyak orang tua masih menganggap energi hanya sebatas kalori. Padahal, anak membutuhkan keseimbangan energi dan nutrisi agar dapat tumbuh optimal.

Menurutnya, kombinasi susu sapi asli, vitamin B, malt, dan zat besi berperan dalam membantu mendukung aktivitas fisik, konsentrasi, serta perkembangan anak.

"Kami ingin membantu orang tua memahami bahwa anak membutuhkan energi yang tepat agar bisa tumbuh, aktif, dan fokus setiap hari," kata Alaa.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya membiasakan diri membaca informasi nilai gizi dan daftar komposisi pada kemasan produk sebelum membeli makanan atau minuman untuk anak.nergi Anak Harus Seimbang

Marketing Manager Beverages & Confectionery Business Unit PT Nestlé Indonesia, Alaa Shaaban, menjelaskan banyak orang tua masih menganggap energi hanya sebatas kalori. Padahal, anak membutuhkan keseimbangan energi dan nutrisi agar dapat tumbuh optimal.

Menurutnya, kombinasi susu sapi asli, vitamin B, malt, dan zat besi berperan dalam membantu mendukung aktivitas fisik, konsentrasi, serta perkembangan anak.

"Kami ingin membantu orang tua memahami bahwa anak membutuhkan energi yang tepat agar bisa tumbuh, aktif, dan fokus setiap hari," kata Alaa.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya membiasakan diri membaca informasi nilai gizi dan daftar komposisi pada kemasan produk sebelum membeli makanan atau minuman untuk anak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH