FAMILY

Jumlah Kelahiran Bayi Kembar Meningkat, Apa Penyebabnya?

Raka Lestari
Kamis 25 Maret 2021 / 15:44
Jakarta: Studi terbaru menemukan bahwa jumlah kelahiran bayi kembar semaking meningkat. Di seluruh dunia, bayi-bayi kembar yang dilahirkan mengalami peningkatan tertinggi dalam sejarah. Penulis studi menyebutkan bahwa reproduksi yang dibantu secara medis, yang fertilisasi in vitro (IVF) bisa menjadi salah satu penyebabnya.

IVF meningkatkan kemungkinan kembar jika lebih dari satu embrio ditransfer. Namun, beberapa wilayah di dunia mungkin telah mencapai "puncak" dari jumlah kelahiran kembar karena beberapa spesialis kesuburan mengurangi jumlah embrio yang ditransfer dengan IVF.

"Jumlah relatif dan absolut kembar di dunia lebih tinggi daripada yang pernah dialami sejak pertengahan abad ke-20, dan ini kemungkinan akan menjadi yang tertinggi sepanjang masa," kata rekan penulis studi Christiaan Monden, seorang profesor sosiologi di Universitas Oxford di Inggris, dalam sebuah pernyataan.

Ia menambahkan, "Ini penting karena persalinan kembar dikaitkan dengan tingkat kematian yang lebih tinggi di antara bayi dan anak-anak, dan lebih banyak komplikasi untuk ibu dan anak selama kehamilan sampai setelah melahirkan," ujar Monden.

“Lebih banyak wanita memiliki anak di usia yang lebih tua, yang mungkin juga menjelaskan peningkatan kelahiran kembar, karena wanita yang lebih tua lebih mungkin untuk mengandung anak kembar,” kata para penulis studi.

Dilansir dari Livescience, para peneliti studi menganalisis informasi tentang kelahiran kembar dari 165 negara antara tahun 2010 - 2015. Dan pada 112 negara, para peneliti juga memperoleh informasi tentang kelahiran kembar antara 1980 -1985, yang bisa dijadikan sebagai perbandingan.

Para peneliti menemukan bahwa selama periode tiga dekade, angka kelahiran kembar meningkat lebih dari 10 persen di 74 dari 112 negara. Peningkatan ini terutama karena peningkatan dizygotic dengan sekitar 4 kelahiran kembar identik per 1.000 kelahiran.

Di tingkat benua, Amerika Utara mengalami peningkatan kelahiran kembar terbesar, dengan peningkatan 71 persen dalam tingkat kelahiran kembar selama periode tiga dekade, diikuti oleh Eropa, dengan kenaikan 58 persen, dan Oseania, dengan kenaikan 46 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH