FAMILY
Hack Sikat Gigi Si Kecil Anti-war, Anak Happy Mama Enggak Darah Tinggi
Yatin Suleha
Kamis 23 April 2026 / 10:46
- Menyikat gigi bayi memang sering kali jadi tantangan tersendiri, apalagi pas baru mau mulai ngenalin rutinitas ini.
- Padahal, kebiasaan sederhana ini pengaruhnya besar banget buat jaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.
- Tips ini bakal bikin sesi sikat gigi si kecil jadi enggak ribet dan hasilnya tetap maksimal.
Jakarta: Menyikat gigi bayi memang sering kali jadi tantangan tersendiri, apalagi pas baru mau mulai ngenalin rutinitas ini. Mulai dari si kecil yang belum terbiasa, gerakan kita yang masih kaku, sampai rasa khawatir cara kita sudah benar atau belum—jujur, semuanya memang bikin bingung.
Padahal, kebiasaan sederhana ini pengaruhnya besar banget buat jaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini. Kuncinya itu bukan cuma soal teknik, tapi gimana kita bisa bikin suasananya tetap santai, lembut, dan seru biar si kecil merasa nyaman dan enggak trauma.
Kalau langkahnya tepat dan konsisten, kegiatan sikat gigi yang tadinya terasa kayak "perang" bisa berubah jadi momen bonding yang ditunggu-tunggu setiap hari. Jadi pengin kan, sikat gigi bareng si kecil tanpa ada drama lagi?
Menurut Dr. Jonelle Anamelechi dari Children's Choice Pediatric Dentistry and Orthodontics (via Parents), ada beberapa langkah sederhana yang bisa kita coba. Tips ini bakal bikin sesi sikat gigi si kecil jadi enggak ribet dan hasilnya tetap maksimal.
Gunakan sedikit air untuk membuat bulu sikat lebih lembut, sehingga nyaman saat digunakan.
Oleskan pasta gigi berfluoride dalam jumlah kecil. Untuk anak di bawah 3 tahun cukup sangat sedikit, sementara usia 3-6 tahun bisa menggunakan sebesar biji kacang polong.
.jpg)
(Gunakan sikat gigi berkarakter lucu untuk si kecil bersikat gigi. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Arahkan sikat gigi dengan posisi miring, sekitar 45 derajat ke arah gusi.
Bersihkan seluruh bagian gigi, mulai dari bagian depan, belakang, hingga permukaan untuk mengunyah dengan gerakan kecil yang halus.
Idealnya dilakukan selama 2 menit. Jika jumlah gigi belum lengkap atau kurang dari 20, bisa disesuaikan sekitar 5 detik untuk setiap gigi.
Memutar lagu pendek sebanyak dua kali atau menggunakan timer, bisa membantu menjaga durasi menyikat tetap konsisten.
Setelah selesai, cukup keluarkan pasta gigi tanpa dibilas air. Menurut Anamelechi, cara ini membantu fluoride tetap menempel dan melindungi gigi lebih lama.
Bilas sikat hingga bersih lalu simpan dalam posisi berdiri, agar bisa kering dengan sendirinya.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Padahal, kebiasaan sederhana ini pengaruhnya besar banget buat jaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini. Kuncinya itu bukan cuma soal teknik, tapi gimana kita bisa bikin suasananya tetap santai, lembut, dan seru biar si kecil merasa nyaman dan enggak trauma.
Kalau langkahnya tepat dan konsisten, kegiatan sikat gigi yang tadinya terasa kayak "perang" bisa berubah jadi momen bonding yang ditunggu-tunggu setiap hari. Jadi pengin kan, sikat gigi bareng si kecil tanpa ada drama lagi?
Menurut Dr. Jonelle Anamelechi dari Children's Choice Pediatric Dentistry and Orthodontics (via Parents), ada beberapa langkah sederhana yang bisa kita coba. Tips ini bakal bikin sesi sikat gigi si kecil jadi enggak ribet dan hasilnya tetap maksimal.
1. Basahi sikat gigi terlebih dahulu
Gunakan sedikit air untuk membuat bulu sikat lebih lembut, sehingga nyaman saat digunakan.
2. Tambahkan pasta gigi secukupnya
Oleskan pasta gigi berfluoride dalam jumlah kecil. Untuk anak di bawah 3 tahun cukup sangat sedikit, sementara usia 3-6 tahun bisa menggunakan sebesar biji kacang polong.
3. Mulai menyikat secara perlahan
.jpg)
(Gunakan sikat gigi berkarakter lucu untuk si kecil bersikat gigi. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Arahkan sikat gigi dengan posisi miring, sekitar 45 derajat ke arah gusi.
4. Gunakan gerakan lembut dan melingkar
Bersihkan seluruh bagian gigi, mulai dari bagian depan, belakang, hingga permukaan untuk mengunyah dengan gerakan kecil yang halus.
5. Perhatikan durasi menyikat
Idealnya dilakukan selama 2 menit. Jika jumlah gigi belum lengkap atau kurang dari 20, bisa disesuaikan sekitar 5 detik untuk setiap gigi.
6. Gunakan bantuan timer atau lagu
Memutar lagu pendek sebanyak dua kali atau menggunakan timer, bisa membantu menjaga durasi menyikat tetap konsisten.
7. Keluarkan sisa pasta gigi tanpa berkumur
Setelah selesai, cukup keluarkan pasta gigi tanpa dibilas air. Menurut Anamelechi, cara ini membantu fluoride tetap menempel dan melindungi gigi lebih lama.
8. Bersihkan dan simpan sikat gigi dengan benar
Bilas sikat hingga bersih lalu simpan dalam posisi berdiri, agar bisa kering dengan sendirinya.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)