FAMILY

Sambung Masa Depan Anak Terdampak Covid-19 dengan Beasiswa Pendidikan

A. Firdaus
Selasa 17 Mei 2022 / 20:30
Jakarta: Perubahan yang terjadi di masyarakat akibat pandemi Covid 19 berdampak terhadap berbagai aspek kehidupan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak. Berdasarkan laporan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), ada 75.303 orang anak yang putus sekolah pada 2021.

Jumlah anak yang putus sekolah di tingkat sekolah dasar (SD) merupakan yang tertinggi sebanyak 38.716 orang, mayoritas karena alasan ekonomi. "Pandemi telah menyebabkan anak-anak putus sekolah karena beban ekonomi yang begitu berat," ungkap Corporate Partnership Manager SOS Children's Villages Indonesia, Denisa Rizkiya.

Sementara itu, Category Marketing Manager PT Frisian Flag Indonesia (FFI), Pratiwi Rosani mengatakan, Masa depan Indonesia ditentukan oleh kualitas generasinya. Pandemi yang melanda negeri kita selama lebih dari dua tahun membuat sebagian anak-anak Indonesia harus bertahan dalam situasi sulit karena kehilangan orang tua, sehingga sebagian dari mereka terpaksa harus putus sekolah. Hal ini tentu saja membuat kualitas generasi Indonesia terganggu.

Atas dasar itu, FFI telah menyelenggarakan kampanye 1000 #LangkahKebaikanPrima ‘Pintarnya Baik!’. Kampanye ini untuk mengajak para Ibu untuk membagikan kisah langkah ‘Pintarnya Baik si Kecil’ melalui microsite dan juga berdonasi Rp10.000 setiap pembelian Frisian Flag Primagro di Shopee selama bulan Ramadan 2022 kemarin.



"Kami berharap bantuan dari para Ibu melalui 1000 #LangkahKebaikanPrima ‘Pintarnya Baik!’yang disampaikan hari ini dapat meringankan beban anak-anak dan menyulut optimisme bahwa masa depan terbentang luas di hadapan mereka," terang Pratiwi.

Shopee Indonesia selaku mitra, juga memiliki semangat yang sama dalam membangun generasi kuat. Head of FMCG Shopee Indonesia, Putri Lukman mengatakan, pihaknya sangat bangga dapat terlibat dalam kampanye 1000 #LangkahKebaikanPrima ‘Pintarnya Baik!’.

"Kami mendukung penuh upaya kampanye ini dalam membantu anak-anak di Indonesia khususnya dalam memberikan akses untuk terus semangat dan meraih masa depan yang lebih baik. Melalui kerjasama ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi yang positif terhadap pengembangan generasi Indonesia selanjutnya," jata Putri.

SOS Children’s Village ditunjuk untuk menyalurkan dana bantuan. Corporate Partnership Manager SOS Children's Villages Indonesia, Denisa Rizkiya mengatakan bahwa pihaknya akan memfokuskan dana yang terkumpul dari kampanye 1000 #LangkahKebaikanPrima ‘Pintarnya Baik!’ untuk membantu biaya pendidikan anak-anak Indonesia yang terdampak pandemi.
(FIR)

MOST SEARCH