Jakarta: Kebiasaan membaca untuk anak bisa ditumbuhkan dengan memberikan akses buku bacaan berkualitas. Dengan membaca, imajinasi anak akan tumbuh. Kegemaran membaca juga akan menciptakan kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah, atau yang disebut sebagai literasi.
Kepala Perpusnas, Muhammad Syarif Bando menjelaskan, ada lima tingkatan literasi. Pada tingkatan tertinggi yakni kelima, literasi memiliki makna kemampuan menciptakan barang dan jasa bermutu yang bisa digunakan dalam kompetisi global.
“Intinya kalau negara ini sudah maju produksinya, Indonesia akan maju,” kata Syarif Bando di sela-sela pemberian sertifikat kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam peresmian Kampus UMKM Shopee Malang, yang berlokasi di Dinas KUKM Jatim, pada Selasa, 12 April 2022.
Dia menuturkan penguatan jejaring secara digital ini menurutnya sama seperti berliterasi. Karena ketika seseorang membaca maka dia akan membuka jendela dunia dan mendapatkan penerangan di dalam hidup. Begitupun pemasaran produk UMKM yang akan lebih dikenal secara luas, apabila memiliki jejaring yang kuat.
“Literasi digital UMKM akan menjadi penguatan untuk bisa memberikan kembali harapan dan semangat baru,” ungkapnya.
Sementara itu, Khofifah mengatakan peran UMKM sangat vital terhadap ekonomi di Jatim. Paling tidak terdapat 9,7 juta UMKM di provinsi tersebut yang berkontribusi sebanyak 57 persen dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Kontribusi tersebut masih bisa ditingkatkan lagi karena 80 persen UMKM di Jatim masuk pasar lokal, 18 persen masuk pasar regional nasional, dan hanya 2 persen yang masuk pasar global.
Dia mengapresiasi upaya yang dilakukan Shopee dalam memberikan harapan baru bagi masyarakat. Yaitu dengan bekerja sama mendirikan Kampus UMKM Shopee Malang. Menurutnya dalam setiap kehidupan harus ada yang menginisiasi untuk memberikan harapan dan meluaskan jejaring. “Terima kasih kepada Shopee karena telah memberikan energi baru yang disemai untuk pelaku UMKM Jawa Timur,” ucapnya.
Dewasa ini ada dua kata kunci yang memiliki nilai sama penting dalam perkembangan UMKM di Indonesia, yakni digitalisasi UMKM dan literasi digital UMKM. Semangat digitalisasi UMKM perlu disuntikkan kepada seluruh pelaku UMKM di Jatim. Hal ini mampu direalisasikan dengan pendampingan dari trainer/mentor Kampus UMKM Shopee Malang untuk memasarkan produk lebih luas melalui jejaring secara digital.
Sebelumnya, Perpustakaan UPTP Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUKM) Provinsi Jawa Timur (Jatim), menerima sertifikat akreditasi A dari Perpustakaan Nasional RI. Perpustakaan UPTP Dinas KUKM mendapatkan akreditasi A sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan. Penyerahan ini mengesahkan perpustakaan tersebut sebagai perpustakaan khusus pertama di Jatim dengan akreditasi A.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(YDH)
Kepala Perpusnas, Muhammad Syarif Bando menjelaskan, ada lima tingkatan literasi. Pada tingkatan tertinggi yakni kelima, literasi memiliki makna kemampuan menciptakan barang dan jasa bermutu yang bisa digunakan dalam kompetisi global.
“Intinya kalau negara ini sudah maju produksinya, Indonesia akan maju,” kata Syarif Bando di sela-sela pemberian sertifikat kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam peresmian Kampus UMKM Shopee Malang, yang berlokasi di Dinas KUKM Jatim, pada Selasa, 12 April 2022.
Dia menuturkan penguatan jejaring secara digital ini menurutnya sama seperti berliterasi. Karena ketika seseorang membaca maka dia akan membuka jendela dunia dan mendapatkan penerangan di dalam hidup. Begitupun pemasaran produk UMKM yang akan lebih dikenal secara luas, apabila memiliki jejaring yang kuat.
“Literasi digital UMKM akan menjadi penguatan untuk bisa memberikan kembali harapan dan semangat baru,” ungkapnya.
Sementara itu, Khofifah mengatakan peran UMKM sangat vital terhadap ekonomi di Jatim. Paling tidak terdapat 9,7 juta UMKM di provinsi tersebut yang berkontribusi sebanyak 57 persen dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Kontribusi tersebut masih bisa ditingkatkan lagi karena 80 persen UMKM di Jatim masuk pasar lokal, 18 persen masuk pasar regional nasional, dan hanya 2 persen yang masuk pasar global.
Dia mengapresiasi upaya yang dilakukan Shopee dalam memberikan harapan baru bagi masyarakat. Yaitu dengan bekerja sama mendirikan Kampus UMKM Shopee Malang. Menurutnya dalam setiap kehidupan harus ada yang menginisiasi untuk memberikan harapan dan meluaskan jejaring. “Terima kasih kepada Shopee karena telah memberikan energi baru yang disemai untuk pelaku UMKM Jawa Timur,” ucapnya.
Dewasa ini ada dua kata kunci yang memiliki nilai sama penting dalam perkembangan UMKM di Indonesia, yakni digitalisasi UMKM dan literasi digital UMKM. Semangat digitalisasi UMKM perlu disuntikkan kepada seluruh pelaku UMKM di Jatim. Hal ini mampu direalisasikan dengan pendampingan dari trainer/mentor Kampus UMKM Shopee Malang untuk memasarkan produk lebih luas melalui jejaring secara digital.
Sebelumnya, Perpustakaan UPTP Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUKM) Provinsi Jawa Timur (Jatim), menerima sertifikat akreditasi A dari Perpustakaan Nasional RI. Perpustakaan UPTP Dinas KUKM mendapatkan akreditasi A sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan. Penyerahan ini mengesahkan perpustakaan tersebut sebagai perpustakaan khusus pertama di Jatim dengan akreditasi A.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)