COMMUNITY

Sakura Matsuri 2026 Balik Lagi, Bekasi Siap Jadi "Little Japan" Selama Dua Hari

A. Firdaus
Jumat 10 Juli 2026 / 17:56
Ringkasnya gini..
  • Jababeka bersama Komunitas Alumni Jepang Indonesia (KAJI) kembali menghadirkan Sakura Matsuri 2026.
  • Memasuki penyelenggaraan ke-13, Sakura Matsuri tak hanya menjadi ajang hiburan.
  • Sakura Matsuri 2026 tak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga program edukatif bagi generasi muda.
Jakarta: Akhir pekan akhir Juli bisa menjadi waktu yang tepat bagi pencinta budaya Jepang untuk menikmati suasana Negeri Sakura tanpa harus keluar negeri. Jababeka bersama Komunitas Alumni Jepang Indonesia (KAJI) kembali menghadirkan Sakura Matsuri 2026, festival multibudaya yang akan berlangsung pada 25–26 Juli 2026 di Hollywood Junction, Kota Jababeka, Cikarang.

Memasuki penyelenggaraan ke-13, Sakura Matsuri tak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi simbol eratnya hubungan Indonesia dan Jepang melalui budaya, pendidikan, pariwisata, hingga kolaborasi antarmasyarakat.

Direktur PT Graha Buana Cikarang, Ivonne Anggraini, mengatakan festival ini merupakan bagian dari komitmen Jababeka dalam membangun Kota Wisata Industri, sebuah kawasan yang memadukan sektor industri, pendidikan, pariwisata, dan kebudayaan dalam satu ekosistem.

Menurutnya, kota yang berdaya saing global tidak hanya tumbuh melalui investasi dan ekonomi, tetapi juga memiliki masyarakat yang terbuka terhadap keberagaman budaya.
 

"Sakura Matsuri menjadi representasi semangat tersebut sekaligus wujud komitmen kami dalam membangun kota yang unggul sebagai pusat industri sekaligus pusat pengembangan sumber daya manusia berdaya saing global," ujarnya.

Saat ini, Kota Jababeka menjadi rumah bagi lebih dari 2.000 perusahaan nasional maupun multinasional, termasuk komunitas Jepang yang menjadi salah satu komunitas ekspatriat terbesar di kawasan tersebut. Kehadiran Sakura Matsuri pun menjadi ruang pertemuan berbagai budaya dalam suasana yang inklusif.
 

Bukan Sekadar Festival Jepang


Tahun ini, Sakura Matsuri menawarkan pengalaman yang lebih lengkap bagi pengunjung. Selain menikmati pertunjukan seni budaya Jepang, festival juga menghadirkan kompetisi cosplay, bazar kuliner khas Indonesia dan Jepang, area komunitas, hingga beragam permainan interaktif.

Salah satu agenda yang selalu dinantikan adalah Miss Sakura, kompetisi yang memberikan hadiah utama berupa kesempatan berkunjung ke Jepang selama satu minggu untuk merasakan pengalaman budaya secara langsung.


Konferensi Pers Sakura Matsuri. Dok. A. Firdaus/Medcom

Chairman KAJI, Fuad A. Kadir, mengatakan penyelenggaraan tahun ini dirancang agar memberikan pengalaman yang lebih beragam bagi seluruh pengunjung.

"Tahun ini kami menghadirkan rangkaian program yang lebih lengkap, mulai dari pertunjukan budaya, cosplay competition, bazar kuliner, hingga penampilan spesial dari JKT48 dan guest performer dari Jepang," kata Fuad.

Festival juga menghadirkan Japan Indonesia Culture Corner (JICC) sebagai ruang pertukaran budaya kedua negara. Di area ini, pengunjung dapat mengenal lebih dekat tradisi, seni, hingga kebiasaan masyarakat Indonesia dan Jepang.

Tak hanya itu, tersedia pula berbagai kompetisi yang ramah keluarga, seperti lomba mewarnai, fashion show anak, hingga lomba Shuuji atau kaligrafi Jepang.
 

Ada Workshop hingga Kesempatan Belajar di Jepang


Sakura Matsuri 2026 tak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga program edukatif bagi generasi muda.

Menjelang festival, panitia menggelar berbagai workshop dan talkshow yang membahas budaya Jepang, peluang pendidikan, hingga prospek karier di Negeri Sakura. Program ini diharapkan dapat memperluas wawasan sekaligus membuka jejaring internasional bagi para peserta.



Bahkan, pengunjung yang berminat mempelajari bahasa Jepang dapat mendaftarkan diri di Sekretariat KAJI selama festival berlangsung untuk berkesempatan memperoleh beasiswa belajar bahasa Jepang di Jepang selama satu bulan.
 

JKT48 hingga Musisi Jepang Siap Meriahkan Festival


Suasana festival juga akan semakin semarak dengan penampilan sejumlah musisi dan pengisi acara dari Indonesia maupun Jepang.

Di antaranya JKT48, DIA, Meutia Amanda, Cikarang Keion Club, SC93 Band, serta musisi Jepang seperti RyuBand, Koki Ota, Shun, Hiro Umeda, Yeonine, YURIWA, Galaxy Big Band, YUM! TUK!, hingga Lemon.

Pengunjung juga dapat mengikuti Sakura Matsuri Reels Competition dengan membagikan momen terbaik selama festival melalui media sosial untuk berkesempatan memenangkan hadiah jutaan rupiah.
 

Dongkrak Pariwisata Bekasi


Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Mien Aminah, menilai Sakura Matsuri telah berkembang menjadi salah satu agenda wisata unggulan yang mampu menarik puluhan ribu pengunjung setiap tahun.

Menurutnya, festival ini memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, ekonomi kreatif, transportasi, hingga pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi.

"Kehadiran festival ini memberikan multiplier effect bagi sektor pariwisata, kuliner, transportasi, hingga UMKM. Kami mengapresiasi komitmen Jababeka yang terus menghadirkan ruang kolaborasi budaya sekaligus memperkuat citra kawasan sebagai destinasi wisata berbasis industri yang unik di Indonesia," ujarnya.
 

Mudah Dijangkau Transportasi Umum


Bagi masyarakat yang ingin berkunjung, lokasi festival kini semakin mudah diakses menggunakan transportasi umum.

Pengunjung dapat memanfaatkan KRL Commuter Line maupun layanan Transjabodetabek B51 rute Cawang–Cikarang, sehingga perjalanan menuju Hollywood Junction menjadi lebih praktis dari Jakarta, Bekasi, Karawang, maupun kota-kota sekitarnya.

Dengan perpaduan budaya, kuliner, musik, edukasi, dan hiburan, Sakura Matsuri 2026 diharapkan kembali menjadi salah satu festival budaya Jepang terbesar di Indonesia sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bekasi sebagai destinasi wisata berbasis industri yang memiliki daya tarik budaya kelas internasional.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH