COMMUNITY

Tak Sekadar Pandai Bicara, Kemal Mochtar Ungkap Kunci Komunikasi Profesional

Elang Riki Yanuar
Senin 06 Juli 2026 / 16:00
Ringkasnya gini..
  • Kemal Mochtar berbagi ilmu komunikasi kepada mitra pengemudi untuk membangun kepercayaan dan meningkatkan profesionalisme dalam bekerja.
  • Kemampuan berbicara santun dan menyampaikan informasi dengan jelas dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman dengan pelanggan.
  • Komunikasi profesional menjadi modal penting bagi mitra pengemudi dalam menghadapi konflik dan berbagai karakter pelanggan.
Jakarta: Kemampuan berkomunikasi tidak hanya dibutuhkan oleh presenter, penyiar, maupun pembicara publik. Dalam dunia kerja, keterampilan menyampaikan informasi dengan baik juga menjadi salah satu modal penting untuk membangun kepercayaan dan menunjukkan sikap profesional.

Hal tersebut disampaikan praktisi public speaking, penyiar radio, sekaligus presenter televisi Kemal Mochtar saat berbagi ilmu komunikasi kepada 50 mitra pengemudi wilayah Jabodetabek dalam workshop bertajuk Sapa Santun, Rezeki Lancar: Seni Komunikasi ala Mitra Driver Teladan.

Dalam kegiatan tersebut, Founder Kemal Speaking Camp itu membagikan pengalamannya mengenai pentingnya komunikasi dalam menghadapi berbagai karakter pelanggan. Cara berbicara, menyampaikan informasi, hingga merespons persoalan dinilai dapat memengaruhi kualitas sebuah pelayanan.

Para peserta mendapatkan berbagai materi mengenai teknik komunikasi efektif dengan pelanggan. Mereka juga mempelajari cara membangun rasa percaya diri, menyampaikan informasi secara jelas, serta menangani konflik dengan sikap profesional.

Keterampilan tersebut menjadi semakin penting seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan. Pelanggan tidak hanya mempertimbangkan kecepatan sebuah layanan, tetapi juga pengalaman dan interaksi yang mereka dapatkan selama menggunakan jasa tersebut.

Kemampuan berkomunikasi secara santun dan jelas juga dapat membantu mengurangi risiko terjadinya kesalahpahaman. Terlebih, mitra pengemudi kerap menghadapi berbagai situasi dan karakter pelanggan yang berbeda ketika bekerja di lapangan.
Workshop yang menjadi bagian dari Lalamove Driver Academy tersebut dihadirkan untuk memberikan keterampilan interpersonal kepada para mitra pengemudi. Pengembangan kemampuan tidak hanya difokuskan pada persoalan teknis dan operasional, tetapi juga kompetensi yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Managing Director Lalamove Indonesia, Andito B. Prakoso, mengatakan kualitas pelayanan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menyelesaikan pengiriman dengan cepat. Menurutnya, interaksi antara pengemudi dan pelanggan juga memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan.

"Di Lalamove, kami percaya bahwa layanan logistik yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kecepatan pengiriman, tetapi juga oleh kualitas interaksi antara mitra dan pelanggan. Karena itu, kami terus berinvestasi dalam pengembangan kompetensi mitra, termasuk keterampilan komunikasi yang mampu meningkatkan kepercayaan pelanggan sekaligus memperkuat profesionalisme mereka," katanya.

Menurut Andito, kemampuan berkomunikasi dapat menjadi investasi jangka panjang bagi para pengemudi. Keterampilan tersebut tidak hanya bermanfaat ketika menghadapi pelanggan, tetapi juga relevan untuk mendukung pengembangan karier pada masa mendatang.

Pelatihan yang dibawakan Kemal Mochtar juga mendapatkan respons positif dari peserta. Salah satunya Arifin, mitra pengemudi yang aktif sebagai kreator konten di YouTube.

“Saya sangat senang sekali berkesempatan mengikuti workshop ini. Ilmunya sangat berguna, tidak hanya untuk saya sebagai driver tapi juga ketika berkomunikasi dengan siapapun dimana saja. Setelah mengikuti workshop ini, saya menyadari bahwa cara berkomunikasi dengan pelanggan juga sangat menentukan pengalaman mereka. Materi yang kami dapatkan sangat relevan dan bisa langsung diterapkan saat bekerja.” ujar Arifin.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar mendukung pekerjaan. Cara menyampaikan pesan dengan jelas, mendengarkan lawan bicara, dan menghadapi konflik dapat diterapkan dalam berbagai situasi kehidupan.

Selain mempelajari seni komunikasi, peserta mendapatkan kesempatan membahas berbagai persoalan operasional yang kerap ditemui ketika bekerja di lapangan. Tim Driver Operations memberikan penjelasan mengenai sejumlah kendala serta langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.

Sesi diskusi juga menjadi ruang bagi para pengemudi untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi selama menjalankan pekerjaan. Komunikasi dua arah antara perusahaan dan mitra diharapkan dapat membantu menciptakan hubungan kerja yang lebih baik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari program pengembangan kompetensi mitra yang mencakup bidang keamanan, kewirausahaan, hingga pengetahuan mengenai industri logistik. Kemampuan interpersonal turut menjadi perhatian karena berhubungan langsung dengan pengalaman pelanggan.

Di tengah perkembangan industri jasa dan logistik, kemampuan berkomunikasi secara profesional semakin dibutuhkan. Kecepatan dan kemampuan teknis memang menjadi bagian penting dari pelayanan, tetapi sikap santun, penyampaian informasi yang jelas, dan kemampuan menghadapi persoalan turut menentukan kepercayaan pelanggan.

Melalui ilmu yang dibagikan Kemal Mochtar, para pengemudi diharapkan semakin memahami bahwa komunikasi bukan sekadar berbicara. Kemampuan mendengarkan, memahami situasi, dan menyampaikan pesan dengan tepat dapat menjadi modal penting untuk meningkatkan profesionalisme dalam bekerja.









 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)

MOST SEARCH