COMMUNITY

BPA Fair 2026 Raup Hampir Rp1 Triliun, Harley Davidson Jadi Primadona Lelang

A. Firdaus
Kamis 21 Mei 2026 / 20:22
Ringkasnya gini..
  • Ajang ini bukan sekadar pameran lelang aset negara.
  • BPA Fair tahun ini juga tampil berbeda dengan menghadirkan karya seni lukis.
  • Total nilai hasil lelang mencapai Rp997,4 miliar, dengan kenaikan harga lelang sebesar Rp74,7 miliar dari nilai limit awal.
Jakarta: Badan Pemulihan Aset (BPA) Fair 2026 resmi ditutup oleh Jaksa Agung Republik Indonesia, Burhanuddin, setelah berlangsung pada 18-21 Mei 2026 di Kantor BPA Kebagusan, Jakarta.

Ajang ini bukan sekadar pameran lelang aset negara. BPA Fair 2026 menjadi gambaran baru bagaimana pemulihan aset kini menjadi bagian penting dalam penegakan hukum yang lebih modern, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Burhanuddin menegaskan paradigma penegakan hukum Kejaksaan kini tidak hanya berfokus pada hukuman pidana, tetapi juga pengembalian kerugian negara.

“Keberhasilan penegakan hukum tidak cukup diukur dari lamanya hukuman penjara, melainkan dari seberapa besar kerugian keuangan negara yang dapat dikembalikan,” ujarnya.

Tema “Pemulihan Aset untuk Kesempurnaan Keadilan” menjadi refleksi dari pendekatan baru tersebut. Seluruh hasil lelang nantinya akan masuk ke kas negara sebagai penerimaan negara untuk kepentingan masyarakat.

Tidak hanya menghadirkan aset sitaan negara, BPA Fair tahun ini juga tampil berbeda dengan menghadirkan karya seni lukis hingga instrumen musik sebagai objek lelang bernilai investasi. Langkah ini menjadi cara baru memandang seni dan musik sebagai aset budaya yang memiliki nilai ekonomi jangka panjang.

Kepala Badan Pemulihan Aset, Kuntadi, mengatakan pelaksanaan BPA Fair 2026 berjalan lancar berkat kolaborasi bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Hasilnya pun melampaui ekspektasi. Selama empat hari penyelenggaraan, BPA Fair berhasil menarik lebih dari 1.900 pengunjung dan 1.700 peserta lelang.

Sebanyak 308 aset dilelang dan 300 di antaranya berhasil terjual. Total nilai hasil lelang mencapai Rp997,4 miliar, dengan kenaikan harga lelang sebesar Rp74,7 miliar dari nilai limit awal.

Menariknya, motor Harley-Davidson Road Glide menjadi aset paling diburu peserta. Motor tersebut mencatat kenaikan harga tertinggi hingga 930,86 persen dan diikuti 349 peserta lelang.

Capaian tersebut disebut meningkat hingga 481 persen dibanding rata-rata lelang konvensional bulanan sepanjang 2026.

Melihat antusiasme publik yang tinggi, BPA berharap ajang ini dapat menjadi program tahunan untuk mendukung optimalisasi pendapatan negara sekaligus memperkuat stabilitas fiskal nasional.

Acara penutupan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Ketua Komisi Kejaksaan RI Prof. Dr. Pujiyono Suwadi, Plt. Wakil Jaksa Agung, Para Jaksa Agung Muda, Kepala Badiklat Kejaksaan RI, Plt. Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Dr. Rahayu Puspasari, Chief Operating Officer Danantara Donny Oskaria, serta jajaran Direksi Bank Himbara.

BPA Fair 2026 turut didukung oleh maitra strategis yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Pt Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, PT Mineral Industri Indonesia (Persero), Pt Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Sampai jumpa kembali pada pelaksanaan BPA Fair selanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH