COMMUNITY
Kolaborasi Melahirkan Talenta Industri Kreatif Nasional
Elang Riki Yanuar
Jumat 20 Februari 2026 / 20:00
- Institut Seni Indonesia Bali beri penghargaan ke Bali Good Eyes atas kontribusi nyata ke mahasiswa.
- Bali Good Eyes bangun koneksi pendidikan dan industri kreatif, siapkan talenta lokal siap kerja.
- Kolaborasi Bali Good Eyes dan ISI Bali dorong lulusan kompeten dan perkuat ekonomi kreatif Indonesia.
Jakarta: Upaya menjembatani kebutuhan industri kreatif dengan potensi besar talenta lokal kembali mendapat sorotan di Bali. Bali Good Eyes menerima penghargaan strategis dari Institut Seni Indonesia Bali sebagai mitra yang dinilai konsisten memperkuat kompetensi mahasiswa sekaligus membangun konektivitas antara dunia pendidikan dan industri kreatif.
Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi kampus dan pelaku industri dapat menghadirkan dampak konkret. Bali Good Eyes dinilai berhasil menghadirkan ruang pertemuan antara kebutuhan pasar yang terus berkembang dengan kreativitas mahasiswa yang tengah bertumbuh.
Dalam beberapa tahun terakhir, industri kreatif digital di Bali menunjukkan perkembangan signifikan. Tantangan terbesarnya adalah memastikan lulusan perguruan tinggi tidak hanya kuat secara konseptual, tetapi juga siap menghadapi ritme dan standar kerja profesional. Di sinilah peran mitra industri menjadi krusial.
Bali Good Eyes dikenal sebagai salah satu agency creative digital terkemuka di Bali. Perusahaan ini membangun reputasi melalui pendekatan strategis berbasis data, kreativitas yang terukur, serta standar kerja profesional yang kompetitif.
Dengan portofolio klien dari berbagai sektor nasional dan internasional, Bali Good Eyes memperkuat posisinya sebagai pemain utama industri kreatif digital di Pulau Dewata.
General Manager Bali Good Eyes, Ida Bagus Indra Pratama Putra yang akrab disapa Gus Indra, menegaskan bahwa kemitraan dengan ISI Bali bukan sekadar formalitas kerja sama. Ia melihatnya sebagai bagian dari tanggung jawab industri dalam menyiapkan generasi kreatif yang adaptif.
“Menjadi agency terbaik di Bali bukan hanya soal pencapaian bisnis, tetapi tentang bagaimana kami memberikan dampak. Kami percaya kolaborasi dengan institusi pendidikan seperti ISI Bali adalah langkah konkret untuk melahirkan talenta yang siap menghadapi tantangan industri,” ujar Gus Indra.
Melalui program kemitraan ini, mahasiswa memperoleh akses langsung pada pengalaman industri nyata. Mereka terlibat dalam proyek profesional, mendapatkan mentoring dari praktisi, hingga memahami standar kerja yang relevan dengan kebutuhan pasar nasional dan global.
Pendekatan ini membuat proses belajar tidak berhenti di ruang kelas. Mahasiswa dapat merasakan dinamika industri secara langsung, mulai dari proses kreatif, manajemen klien, hingga penyelesaian proyek berbasis tenggat waktu.
Pihak Institut Seni Indonesia Bali menyampaikan bahwa penghargaan diberikan kepada mitra yang menunjukkan komitmen berkelanjutan serta kontribusi nyata terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa. Selain itu, mitra juga dinilai aktif membangun ekosistem kreatif yang adaptif dan berdaya saing.
Kolaborasi strategis ini diharapkan menjadi model kemitraan antara kampus dan industri dalam memperkuat fondasi ekonomi kreatif Indonesia. Sinergi tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas lulusan, tetapi juga mempercepat pertumbuhan industri berbasis talenta lokal.
Momentum penghargaan membuat mereka berkomitmen mengembangkan sumber daya manusia. Di tengah persaingan industri yang semakin ketat, jembatan antara pendidikan dan dunia profesional menjadi kunci lahirnya talenta kreatif yang siap bersaing di tingkat global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(ELG)
Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi kampus dan pelaku industri dapat menghadirkan dampak konkret. Bali Good Eyes dinilai berhasil menghadirkan ruang pertemuan antara kebutuhan pasar yang terus berkembang dengan kreativitas mahasiswa yang tengah bertumbuh.
Dalam beberapa tahun terakhir, industri kreatif digital di Bali menunjukkan perkembangan signifikan. Tantangan terbesarnya adalah memastikan lulusan perguruan tinggi tidak hanya kuat secara konseptual, tetapi juga siap menghadapi ritme dan standar kerja profesional. Di sinilah peran mitra industri menjadi krusial.
Bali Good Eyes dikenal sebagai salah satu agency creative digital terkemuka di Bali. Perusahaan ini membangun reputasi melalui pendekatan strategis berbasis data, kreativitas yang terukur, serta standar kerja profesional yang kompetitif.
Dengan portofolio klien dari berbagai sektor nasional dan internasional, Bali Good Eyes memperkuat posisinya sebagai pemain utama industri kreatif digital di Pulau Dewata.
General Manager Bali Good Eyes, Ida Bagus Indra Pratama Putra yang akrab disapa Gus Indra, menegaskan bahwa kemitraan dengan ISI Bali bukan sekadar formalitas kerja sama. Ia melihatnya sebagai bagian dari tanggung jawab industri dalam menyiapkan generasi kreatif yang adaptif.
“Menjadi agency terbaik di Bali bukan hanya soal pencapaian bisnis, tetapi tentang bagaimana kami memberikan dampak. Kami percaya kolaborasi dengan institusi pendidikan seperti ISI Bali adalah langkah konkret untuk melahirkan talenta yang siap menghadapi tantangan industri,” ujar Gus Indra.
Melalui program kemitraan ini, mahasiswa memperoleh akses langsung pada pengalaman industri nyata. Mereka terlibat dalam proyek profesional, mendapatkan mentoring dari praktisi, hingga memahami standar kerja yang relevan dengan kebutuhan pasar nasional dan global.
Pendekatan ini membuat proses belajar tidak berhenti di ruang kelas. Mahasiswa dapat merasakan dinamika industri secara langsung, mulai dari proses kreatif, manajemen klien, hingga penyelesaian proyek berbasis tenggat waktu.
Pihak Institut Seni Indonesia Bali menyampaikan bahwa penghargaan diberikan kepada mitra yang menunjukkan komitmen berkelanjutan serta kontribusi nyata terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa. Selain itu, mitra juga dinilai aktif membangun ekosistem kreatif yang adaptif dan berdaya saing.
Kolaborasi strategis ini diharapkan menjadi model kemitraan antara kampus dan industri dalam memperkuat fondasi ekonomi kreatif Indonesia. Sinergi tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas lulusan, tetapi juga mempercepat pertumbuhan industri berbasis talenta lokal.
Momentum penghargaan membuat mereka berkomitmen mengembangkan sumber daya manusia. Di tengah persaingan industri yang semakin ketat, jembatan antara pendidikan dan dunia profesional menjadi kunci lahirnya talenta kreatif yang siap bersaing di tingkat global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)