COMMUNITY
28 Barista Terbaik Bersaing, Industri Kopi Indonesia Bidik Peluang Bisnis Lebih Besar
Medcom
Kamis 29 Oktober 2026 / 10:00
- Sebanyak 28 barista terbaik di Indonesia akan berkompetisi dalam Ellenka Barista Festival (ELBAF) 2026 pada 29 Oktober hingga 1 November 2026 di Center Court 1 Atrium, Puri Indah Mall, Jakarta.
- Ajang ini tidak hanya menjadi panggung unjuk kreativitas, tetapi juga mendorong barista mengembangkan pola pikir bisnis untuk meningkatkan daya saing industri kopi nasional.
- Festival yang diselenggarakan Ellenka Professional, salah satu unit bisnis PT Lautan Natural Krimerindo, tersebut mempertemukan barista, pelaku usaha makanan dan minuman (F&B), serta pencinta kopi untuk mengeksplorasi tren dan peluang bisnis di industri kopi.
Jakarta: Sebanyak 28 barista terbaik di Indonesia akan berkompetisi dalam Ellenka Barista Festival (ELBAF) 2026 pada 29 Oktober hingga 1 November 2026 di Center Court 1 Atrium, Puri Indah Mall, Jakarta. Ajang ini tidak hanya menjadi panggung unjuk kreativitas, tetapi juga mendorong barista mengembangkan pola pikir bisnis untuk meningkatkan daya saing industri kopi nasional.
Festival yang diselenggarakan Ellenka Professional, salah satu unit bisnis PT Lautan Natural Krimerindo, tersebut mempertemukan barista, pelaku usaha makanan dan minuman (F&B), serta pencinta kopi untuk mengeksplorasi tren dan peluang bisnis di industri kopi.
Sebagai perbandingan, Thailand memiliki lebih dari 8.350 gerai kopi bermerek dan diproyeksikan mencapai 9.590 gerai pada 2029. Angka tersebut menunjukkan besarnya potensi pertumbuhan pasar kopi Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.
Meski membuka peluang bisnis yang menjanjikan, pertumbuhan tersebut juga meningkatkan persaingan. Pelaku usaha dituntut memahami selera konsumen, menghadirkan inovasi menu, serta menjaga kualitas produk secara konsisten.
Sales & Marketing Senior Manager Ellenka Professional Oktavianus Indrawan mengatakan, festival tersebut dihadirkan untuk memperkuat ekosistem kopi dan minuman di Indonesia.
“Ellenka Professional menghadirkan Ellenka Barista Festival sebagai wadah untuk memperkuat ekosistem kopi dan minuman di Indonesia. Ini adalah ruang kolaborasi di mana para barista, pelaku usaha F&B, hingga pencinta kopi dapat saling terhubung dan mengeksplorasi ragam kreasi minuman terbaik,” ujar Oktavianus.
Ia menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri kopi dan minuman agar mampu bersaing di pasar global.
“Melalui ELBAF, kami berkomitmen memfasilitasi talenta para barista lokal agar mampu mendorong pertumbuhan industri kopi dan minuman Indonesia hingga siap bersaing secara global,” katanya.
Kompetisi regional Jakarta dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober. Pemenangnya akan melanjutkan perjuangan ke babak semifinal bersama para juara regional lainnya untuk memperebutkan tiga posisi teratas.
Para pemenang berkesempatan membawa pulang sejumlah hadiah, antara lain mobil listrik Wuling Eksion, mesin kopi, uang tunai, dan emas.
Pengunjung juga dapat menjelajahi stan sejumlah kedai kopi dan pelaku usaha lokal, seperti Nordu, Unsur Coffee, Sumuzu, Stuja, Korté Chocolate, Kopi Kina, Kozi Coffee, Dillco Chocolate, Dr Ells Coffee Roaster, dan Okaeri Matcha.
Rangkaian acara turut menghadirkan sesi bincang-bincang mengenai tren kopi terkini bersama Hendri Kurniawan, juri bersertifikasi World Coffee Competition, serta pelaku bisnis kedai kopi. Ellenka Professional juga akan membagikan wawasan mengenai perkembangan industri kopi dan minuman.
Bagi pencinta kopi, festival ini menjadi kesempatan untuk bertemu langsung dengan para figur industri yang bertugas sebagai juri. Mereka adalah Hendri Kurniawan, Head Judge sekaligus Co-Founder Jakarta Coffee Week; Viki Rahardja, National Latte Art Certified Judge; Donna Elvina Amelia, Head of Indonesia Coffee Academy dan pemegang sertifikasi SCA CVA; Ikbal Ramdhani, juri nasional ICC IBrC dan Q Grader Arabika; Irfan Indra Gunawan, runner-up Indonesia Latte Art Championship 2025/2026; serta Bill Laudrix, juri bersertifikasi World Coffee Competition.
Melalui kompetisi dan ruang kolaborasi tersebut, festival ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan barista lokal, memperluas jejaring pelaku usaha, serta membuka peluang inovasi dan bisnis baru di tengah pertumbuhan industri kopi Indonesia.
(ASM)
Festival yang diselenggarakan Ellenka Professional, salah satu unit bisnis PT Lautan Natural Krimerindo, tersebut mempertemukan barista, pelaku usaha makanan dan minuman (F&B), serta pencinta kopi untuk mengeksplorasi tren dan peluang bisnis di industri kopi.
Pasar kopi tumbuh, persaingan semakin ketat
Budaya menikmati kopi di kedai atau ngafe telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. Menurut World Coffee Portal, Indonesia memiliki lebih dari 4.700 gerai kopi bermerek dan jumlahnya diproyeksikan hampir dua kali lipat menjadi sekitar 9.500 gerai pada 2029.Sebagai perbandingan, Thailand memiliki lebih dari 8.350 gerai kopi bermerek dan diproyeksikan mencapai 9.590 gerai pada 2029. Angka tersebut menunjukkan besarnya potensi pertumbuhan pasar kopi Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.
Meski membuka peluang bisnis yang menjanjikan, pertumbuhan tersebut juga meningkatkan persaingan. Pelaku usaha dituntut memahami selera konsumen, menghadirkan inovasi menu, serta menjaga kualitas produk secara konsisten.
Sales & Marketing Senior Manager Ellenka Professional Oktavianus Indrawan mengatakan, festival tersebut dihadirkan untuk memperkuat ekosistem kopi dan minuman di Indonesia.
“Ellenka Professional menghadirkan Ellenka Barista Festival sebagai wadah untuk memperkuat ekosistem kopi dan minuman di Indonesia. Ini adalah ruang kolaborasi di mana para barista, pelaku usaha F&B, hingga pencinta kopi dapat saling terhubung dan mengeksplorasi ragam kreasi minuman terbaik,” ujar Oktavianus.
Ia menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri kopi dan minuman agar mampu bersaing di pasar global.
“Melalui ELBAF, kami berkomitmen memfasilitasi talenta para barista lokal agar mampu mendorong pertumbuhan industri kopi dan minuman Indonesia hingga siap bersaing secara global,” katanya.
Delapan kota, tiga barista terbaik
Kompetisi ELBAF 2026 telah digelar di tujuh kota, yakni Makassar, Balikpapan, Medan, Bali, Yogyakarta, Surabaya, dan Bandung. Dari setiap kota, empat barista terbaik melaju sebagai juara regional.Kompetisi regional Jakarta dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober. Pemenangnya akan melanjutkan perjuangan ke babak semifinal bersama para juara regional lainnya untuk memperebutkan tiga posisi teratas.
Para pemenang berkesempatan membawa pulang sejumlah hadiah, antara lain mobil listrik Wuling Eksion, mesin kopi, uang tunai, dan emas.
Terbuka untuk umum, hadirkan kreasi minuman spesial
Selain kompetisi, festival ini terbuka gratis bagi masyarakat yang ingin menyaksikan keterampilan para barista sekaligus menikmati beragam kreasi minuman menggunakan produk Ellenka Professional, termasuk Ellenka Barista Series Coconut Milk dan FiberCreme.Pengunjung juga dapat menjelajahi stan sejumlah kedai kopi dan pelaku usaha lokal, seperti Nordu, Unsur Coffee, Sumuzu, Stuja, Korté Chocolate, Kopi Kina, Kozi Coffee, Dillco Chocolate, Dr Ells Coffee Roaster, dan Okaeri Matcha.
Rangkaian acara turut menghadirkan sesi bincang-bincang mengenai tren kopi terkini bersama Hendri Kurniawan, juri bersertifikasi World Coffee Competition, serta pelaku bisnis kedai kopi. Ellenka Professional juga akan membagikan wawasan mengenai perkembangan industri kopi dan minuman.
Bagi pencinta kopi, festival ini menjadi kesempatan untuk bertemu langsung dengan para figur industri yang bertugas sebagai juri. Mereka adalah Hendri Kurniawan, Head Judge sekaligus Co-Founder Jakarta Coffee Week; Viki Rahardja, National Latte Art Certified Judge; Donna Elvina Amelia, Head of Indonesia Coffee Academy dan pemegang sertifikasi SCA CVA; Ikbal Ramdhani, juri nasional ICC IBrC dan Q Grader Arabika; Irfan Indra Gunawan, runner-up Indonesia Latte Art Championship 2025/2026; serta Bill Laudrix, juri bersertifikasi World Coffee Competition.
Melalui kompetisi dan ruang kolaborasi tersebut, festival ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan barista lokal, memperluas jejaring pelaku usaha, serta membuka peluang inovasi dan bisnis baru di tengah pertumbuhan industri kopi Indonesia.
(ASM)