Kopi disebut Java (Foto: Freepik)
Kopi disebut Java (Foto: Freepik)

Kenapa Kopi Disebut “Java” dalam Bahasa Inggris? Ternyata Begini Asal Usulnya

Muhammad Syahrul Ramadhan • 11 September 2026 14:13
Ringkasnya gini..
  • Kopi banyak dikenal melalui racikan modern seperti latte, cappuccino, americano, hingga es kopi susu.
  • Ternyata ada kopi yang terinspirasi dari pulau di Indonesia.
  • Produksi kopi di Pulau Jawa menciptakan istilah baru dalam dunia kopi, "Java", yang dipakai di dunia internasional.
Jakarta: Banyak orang sudah familiar dengan kopi yang menjadi bagian dari kesehariannya. Ada yang minum kopi supaya lebih fokus sebelum memulai hari, ada juga yang menjadikannya sebagai teman ngobrol santai. 

Bagi anak muda mungkin lebih mengenal kopi lewat latte, cappuccino, atau es kopi susu, sementara orang tua bisa jadi lebih akrab dengan kopi hitam, kopi tubruk, atau kopi diseduh di rumah.

Jenis dan cara menikmatinya pun beragam. Dari arabika yang cenderung punya rasa lebih kompleks, robusta yang biasanya terasa lebih kuat dan pahit, hingga menghasilkan berbagai produk racikan yang lebih nyaman dinikmati seperti espresso, americano, latte, dan cappuccino. 

Namun, pernahkah kamu mendengar kopi dengan sebutan “java”? 

Ternyata istilah ini datang dari salah satu pulau di Indonesia, yaitu Pulau Jawa yang punya sejarah panjang dalam perdagangan kopi dunia.

Berawal dari Kopi di Pulau Jawa

Melansir dari laman Driftaway Coffee, cerita penyebutan ini bermula sekitar abad ke-17 ketika Belanda membawa tanaman kopi ke Asia Tenggara. Kopi kemudian mulai ditanam dan berkembang di sejumlah wilayah termasuk Bali, Sumantra, dan Pulau Jawa.

Dari pengaruh ini, Jawa menjadi salah satu wilayah penting dalam perkembangan perdagangan kopi saat itu. Kopi yang berasal dari pulau ini kemudian dikenal sebagai “Java Coffee” atau kopi dari jawa.

Nama tersebut perlahan ikut menyebar seiring berkembangnya perdagangan kopi. Awalnya, istilah “java” kemungkinan digunakan untuk menyebut kopi yang berasal dari Pulau Jawa. namun, penggunanya kemudian meluas dan maknanya pun ikut berubah.

Dari Nama Pulau Jadi Sebutan untuk Kopi

Seiring kopi dari Jawa semakin menampilkan pesonanya dalam dunia internasional, kata “Java” akhirnya tidak lagi hanya merujuk pada kopi yang berasal dari Pulau Jawa. Istilah ini mulai digunakan secara lebih umum untuk menyebut “kopi.”

Jadi, dalam bahasa inggris saat ini, dalam konteks kopi, istilah “java” bukan lagi dimaksudkan untuk kopi yang benar-benar berasal dari Jawa.

Kurang lebih seperti sebuah nama tempat yang akhirnya melekat pada sebuah produk yang terkenal dari tempat tersebut, seperti itulah istilah java dikenal.

Kopi Jawa Masih Eksis Sampai Sekarang

Meski “java” sekarang bisa berarti kopi secara umum, kopi dari Pulau Jawa sendiri tetap diproduksi sampai sekarang.

Driftaway Coffee mencatat bahwa kopi masih ditanam di daerah Jawa, termasuk arabika yang dibudidayakan di sejumlah perkebunan. Bahkan, beberapa perkebunan yang mengandung sejarah masa kolonial masih menghasilkan kopi hingga hari ini.

Namun, perjalanan kopi Jawa juga tidak semulus itu. Pada 1880an, wabah karat daun kopi menghancurkan banyak tanaman arabika di pulau tersebut. Sejumlah produsen beralih ke jenis kopi yang lebih tahan terhadap penyakit, seperti liberika dan robusta akibat tragedi wabah ini.

Menariknya, beberapa perkebunan tetap mempertahankan produksi arabika yang hingga saat ini masih digunakan dalam produksi produk kopi skala dunia seperti Mocha-Java yang merupakan campuran Jawa dan Mocha, Yaman.

Sejarah panjang kopi dari Pulau Jawa ini menjadikan istilah “Java” dikenal oleh dunia hingga saat ini.

(Vira Farhatul Maula)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>