COMMUNITY

Gerakan Zero Carbon Bangun Kesadaran Lingkungan Bersama Komunitas

Elang Riki Yanuar
Rabu 22 April 2026 / 19:00
Ringkasnya gini..
  • Penanaman 1.000 pohon di Hutan Kota Eduforest Bekasi jadi aksi nyata memperingati Hari Bumi Sedunia 2026.
  • Hari Bumi 2026 dirayakan lewat gerakan restorasi lingkungan dan penanaman pohon untuk menjaga ruang hijau kota.
  • Aksi tanam pohon di Bekasi dorong kesadaran komunitas menjaga lingkungan dan memperkuat kawasan hijau perkotaan.
Jakarta: Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia, Cermati Fintech Group (CFG) menggelar aksi nyata pelestarian lingkungan dengan menanam 1.000 bibit pohon keras di kawasan Hutan Kota Eduforest, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan keberlanjutan perusahaan yang berfokus pada restorasi lingkungan dan penguatan komunitas hijau.

Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Cabang Dinas Kehutanan Wilayah 1 Jawa Barat dan Kertabumi. Aksi ini tidak hanya menitikberatkan pada penanaman pohon, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem di tengah perkembangan kawasan urban.

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Zero Carbon melalui Restorasi Penanaman Pohon Keras, CFG mengajak berbagai pihak untuk terlibat langsung, mulai dari masyarakat sekitar, pegiat lingkungan, pemerintah daerah, hingga para karyawan dari seluruh unit usaha perusahaan.

Lima entitas dalam ekosistem Cermati Fintech Group turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, yaitu Cermati, Cermati Protect, Cermati Invest, Indodana Finance, dan Indodana Fintech. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan yang berdampak langsung bagi lingkungan.

Sebanyak lima jenis bibit pohon dipilih dalam program ini, terdiri dari 500 bibit pohon jati, 150 bibit pohon mahoni, 150 bibit pohon manggis, 100 bibit pohon pucuk merah, dan 100 bibit pohon sengon. Pemilihan jenis pohon tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan manfaat ekologis jangka panjang serta kemampuan adaptasinya terhadap kondisi lingkungan setempat.

Keberadaan pohon-pohon tersebut diharapkan mampu membantu penyerapan karbon, memperbaiki kualitas udara, serta memperkuat fungsi kawasan hutan kota sebagai ruang terbuka hijau yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

CEO Cermati Fintech Group, Andhy Koesnandar, mengatakan bahwa Hari Bumi menjadi momentum penting bagi dunia usaha untuk mengambil peran lebih aktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

“Bagi kami, inisiatif seperti ini bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi bagian dari upaya jangka panjang untuk menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, kami berharap program ini dapat mendorong semakin banyak inisiatif bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Andhy.

Menurutnya, keterlibatan komunitas lokal menjadi salah satu kunci utama keberhasilan program lingkungan. Ketika masyarakat ikut terlibat secara langsung, kesadaran kolektif terhadap pentingnya pelestarian alam akan tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.

Kawasan Hutan Kota Eduforest Setu dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai strategis sebagai ruang hijau perkotaan. Selain berfungsi sebagai area konservasi, kawasan ini juga menjadi pusat edukasi lingkungan bagi pelajar, keluarga, dan generasi muda yang ingin belajar lebih dekat tentang pentingnya menjaga alam.

Melalui kegiatan ini, CFG berharap semakin banyak komunitas dan pelaku industri yang tergerak untuk melakukan aksi serupa. Upaya pelestarian lingkungan dinilai tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama lintas sektor agar dampaknya lebih luas dan berkelanjutan.

Gerakan penanaman pohon ini menjadi pesan bahwa menjaga bumi bukan hanya tugas pemerintah atau aktivis lingkungan, tetapi tanggung jawab bersama. Dengan langkah sederhana namun konsisten, komunitas dan perusahaan dapat menjadi bagian penting dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau.










 

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(ELG)

MOST SEARCH