BEAUTY
3 Berita Terpopuler Gaya: Jerawatan Padahal Rajin Skincare Hingga Lipstik Cepat Hilang
Yatin Suleha
Minggu 30 Agustus 2026 / 06:05
Jakarta: Sudah rajin skincare, tapi jerawat masih aja muncul? Rasanya pasti bikin kesel. Apalagi kalau rutinitas skincare sudah dijaga, tetapi breakout tetap datang tanpa diundang.
Nah, jangan buru-buru menyalahkan skincare. Bisa jadi, yang perlu dicek justru produk rambutmu.
Menurut American Academy of Dermatology (AAD), beberapa produk rambut dapat memicu jerawat ketika residunya menempel pada kulit dan menyumbat pori.
Breakout ini paling sering muncul di area garis rambut, dahi, pelipis, hingga belakang leher.
Berikut ini, Medcom.id/gaya merangkum berita menarik yang terjadi sepanjang Sabtu, 29 Agustus 2026:
Coba ingat-ingat, rambut kita hampir setiap hari bersentuhan dengan wajah. Jadi, sisa conditioner, hair oil, atau produk styling yang menempel di rambut bisa ikut berpindah ke kulit.
Kalau residu tersebut menyumbat pori, komedo dan jerawat bisa lebih mudah muncul. Makanya, kalau breakout-mu lebih sering nongol di sekitar hairline atau dahi bagian atas, produk rambut bisa jadi salah satu tersangkanya.
DermNet juga mengenal kondisi bernama pomade acne, yaitu jerawat yang berkaitan dengan penggunaan produk rambut berminyak.
Selengkapnya klik di sini
Pemberian ASI bukan cuma soal memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Sebuah penelitian terbaru dari Universitas Bergen, Norwegia, menemukan adanya hubungan antara durasi pemberian ASI dan tingkat gejala attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) pada anak.
Penelitian yang melibatkan sekitar 37.600 keluarga dari Norwegian Mother, Father and Child Cohort Study (MoBa) tersebut menemukan, anak yang mendapat ASI eksklusif lebih lama hingga usia 6 bulan cenderung memiliki tingkat gejala ADHD lebih rendah pada usia tiga, lima, dan delapan tahun.
Hubungan tersebut terlihat paling kuat ketika anak berusia tiga dan lima tahun, seperti dilaporkan SciTechDaily melansir Antara.
Selengkapnya klik di sini
Baru beberapa jam dipakai, kok lipstik sudah luntur duluan? Padahal rasanya baru banget selesai makeup. Belum lagi setelah makan atau minum, warna di bagian tengah bibir biasanya langsung memudar.
Kalau sering mengalami hal ini, jangan buru-buru menyalahkan lipstiknya. Bisa jadi ada kebiasaan kecil saat memakai makeup yang bikin warna bibir lebih gampang hilang.
Bibir kering memang bikin lipstik kurang nyaman dipakai. Makanya, lip balm sering jadi langkah wajib sebelum makeup. Tapi kalau dipakai terlalu tebal, permukaan bibir justru bisa terlalu licin.
Selengkapnya klik di sini
(TIN)
Nah, jangan buru-buru menyalahkan skincare. Bisa jadi, yang perlu dicek justru produk rambutmu.
Menurut American Academy of Dermatology (AAD), beberapa produk rambut dapat memicu jerawat ketika residunya menempel pada kulit dan menyumbat pori.
Breakout ini paling sering muncul di area garis rambut, dahi, pelipis, hingga belakang leher.
Berikut ini, Medcom.id/gaya merangkum berita menarik yang terjadi sepanjang Sabtu, 29 Agustus 2026:
1. Jerawatan Padahal Rajin Skincare? Bisa Jadi Produk Rambutmu Penyebabnya!
Coba ingat-ingat, rambut kita hampir setiap hari bersentuhan dengan wajah. Jadi, sisa conditioner, hair oil, atau produk styling yang menempel di rambut bisa ikut berpindah ke kulit.
Kalau residu tersebut menyumbat pori, komedo dan jerawat bisa lebih mudah muncul. Makanya, kalau breakout-mu lebih sering nongol di sekitar hairline atau dahi bagian atas, produk rambut bisa jadi salah satu tersangkanya.
DermNet juga mengenal kondisi bernama pomade acne, yaitu jerawat yang berkaitan dengan penggunaan produk rambut berminyak.
Selengkapnya klik di sini
2. ASI Eksklusif hingga 6 Bulan Dikaitkan dengan Gejala ADHD Lebih Rendah pada Anak
Pemberian ASI bukan cuma soal memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Sebuah penelitian terbaru dari Universitas Bergen, Norwegia, menemukan adanya hubungan antara durasi pemberian ASI dan tingkat gejala attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) pada anak.
Penelitian yang melibatkan sekitar 37.600 keluarga dari Norwegian Mother, Father and Child Cohort Study (MoBa) tersebut menemukan, anak yang mendapat ASI eksklusif lebih lama hingga usia 6 bulan cenderung memiliki tingkat gejala ADHD lebih rendah pada usia tiga, lima, dan delapan tahun.
Hubungan tersebut terlihat paling kuat ketika anak berusia tiga dan lima tahun, seperti dilaporkan SciTechDaily melansir Antara.
Selengkapnya klik di sini
3. Lipstik Cepat Hilang? Bisa Jadi 5 Kebiasaan Ini Penyebabnya
Baru beberapa jam dipakai, kok lipstik sudah luntur duluan? Padahal rasanya baru banget selesai makeup. Belum lagi setelah makan atau minum, warna di bagian tengah bibir biasanya langsung memudar.
Kalau sering mengalami hal ini, jangan buru-buru menyalahkan lipstiknya. Bisa jadi ada kebiasaan kecil saat memakai makeup yang bikin warna bibir lebih gampang hilang.
Bibir kering memang bikin lipstik kurang nyaman dipakai. Makanya, lip balm sering jadi langkah wajib sebelum makeup. Tapi kalau dipakai terlalu tebal, permukaan bibir justru bisa terlalu licin.
Selengkapnya klik di sini
(TIN)