BEAUTY
Setting Powder vs Finishing Powder: Apaan Sih Bedanya?
Yatin Suleha
Kamis 27 Agustus 2026 / 20:10
- Pernah gak sih, lagi nonton tutorial makeup terus mendadak bingung pas bagian bedak?
- Ada yang bilang pakai setting powder, tapi ada juga yang nyebut finishing powder.
- Padahal, bentuknya sama-sama bubuk putih atau transparan. Emang beda, ya? Jawabannya beda banget, dong!
Jakarta: Pernah gak sih, lagi nonton tutorial makeup terus mendadak bingung pas bagian bedak? Ada yang bilang pakai setting powder, tapi ada juga yang nyebut finishing powder.
Padahal, bentuknya sama-sama bubuk putih atau transparan. Emang beda, ya? Jawabannya beda banget, dong!
Walaupun keliatannya mirip, fungsi dan "tugas negara" mereka di muka kita itu jauh banget bedanya. Salah-salah pake, muka malah jadi cakey atau keliatan dempul di kamera.
Biar gak salah kaprah, yuk kenalan sama dua bedak penyelamat makeup ini!
Sesuai namanya, setting powder tugas utamanya buat nge-lock alias mengunci base makeup kayak foundation dan concealer biar gak geser, gak gampang luntur, dan bebas minyak kilap seharian.
Biasanya dipakai buat apa? Cocok banget buat baking di area T-zone (jidat, hidung, dagu) atau area gampang creasing kayak bawah mata.
Hasil akhirnya: Bisa translucent (tembus pandang tanpa warna) atau ada warnanya sedikit. Biasanya kasih efek matte dan bikin pori-pori blur kayak pake filter IG!
Vibe-nya: Wajib punya kalau kamu tipe orang yang aktivitasnya padat dan gampang keringetan, biar muka gak keliatan kayak wajan gorengan pas tengah hari.

(Perbedaan utama terletak pada fungsinya: setting powder dipakai untuk mengunci riasanp, sedangkan finishing powder dipakai sebagai sentuhan akhir. Foto: Ilustrasi/Dok. Pexels)
Nah, kalau finishing powder ini kastanya ada di step paling akhir. Bukan buat nahan minyak atau ngunci makeup, produk ini lebih fokus buat nyempurnakan hasil akhir muka kita biar keliatan flawless paripurna.
Biasanya dipakai buat apa? Dipake tipis-tipis paling akhir sesudah setting powder selesai, terutama pas mau ngampus, ngantor, atau jalan-jalan cantik yang bakal banyak foto-fotonya.
Hasil akhirnya: Bikin muka keliatan soft-focus, alus banget kayak porselen, dan gak gampang bikin flashback (putih-putih kepantul lampu flash kamera).
Vibe-nya: Ini secret weapon kalau kamu mau bikin makeup keliatan high-end dan alus banget pas kena jepretan kamera.
Mau muka bebas kilap, makeup anti-luntur, dan awet seharian? Sikat Setting Powder.
Mau hasil akhir muka keliatan mulus maksimal, blur pori, dan siap difoto tanpa efek hantu? Pake Finishing Powder.
So, sekarang udah gak bingung lagi kan? Jangan sampe salah comot bedak lagi ya, Bestie!
Mau pakai salah satunya aja atau dua-duanya sekaligus, yang penting sesuaikan sama kebutuhan muka kamu, ya!
(TIN)
Padahal, bentuknya sama-sama bubuk putih atau transparan. Emang beda, ya? Jawabannya beda banget, dong!
Walaupun keliatannya mirip, fungsi dan "tugas negara" mereka di muka kita itu jauh banget bedanya. Salah-salah pake, muka malah jadi cakey atau keliatan dempul di kamera.
Biar gak salah kaprah, yuk kenalan sama dua bedak penyelamat makeup ini!
1. Setting powder: Si jagoan "Kunci" muka biar awet seharian
Sesuai namanya, setting powder tugas utamanya buat nge-lock alias mengunci base makeup kayak foundation dan concealer biar gak geser, gak gampang luntur, dan bebas minyak kilap seharian.
Biasanya dipakai buat apa? Cocok banget buat baking di area T-zone (jidat, hidung, dagu) atau area gampang creasing kayak bawah mata.
Hasil akhirnya: Bisa translucent (tembus pandang tanpa warna) atau ada warnanya sedikit. Biasanya kasih efek matte dan bikin pori-pori blur kayak pake filter IG!
Vibe-nya: Wajib punya kalau kamu tipe orang yang aktivitasnya padat dan gampang keringetan, biar muka gak keliatan kayak wajan gorengan pas tengah hari.
2. Finishing powder: Si "filter berjalan" buat hasil akhir mulus

(Perbedaan utama terletak pada fungsinya: setting powder dipakai untuk mengunci riasanp, sedangkan finishing powder dipakai sebagai sentuhan akhir. Foto: Ilustrasi/Dok. Pexels)
Nah, kalau finishing powder ini kastanya ada di step paling akhir. Bukan buat nahan minyak atau ngunci makeup, produk ini lebih fokus buat nyempurnakan hasil akhir muka kita biar keliatan flawless paripurna.
Biasanya dipakai buat apa? Dipake tipis-tipis paling akhir sesudah setting powder selesai, terutama pas mau ngampus, ngantor, atau jalan-jalan cantik yang bakal banyak foto-fotonya.
Hasil akhirnya: Bikin muka keliatan soft-focus, alus banget kayak porselen, dan gak gampang bikin flashback (putih-putih kepantul lampu flash kamera).
Vibe-nya: Ini secret weapon kalau kamu mau bikin makeup keliatan high-end dan alus banget pas kena jepretan kamera.
Jadi, kapan harus pake setting powder dan finishing powder?
Mau muka bebas kilap, makeup anti-luntur, dan awet seharian? Sikat Setting Powder.
Mau hasil akhir muka keliatan mulus maksimal, blur pori, dan siap difoto tanpa efek hantu? Pake Finishing Powder.
So, sekarang udah gak bingung lagi kan? Jangan sampe salah comot bedak lagi ya, Bestie!
Mau pakai salah satunya aja atau dua-duanya sekaligus, yang penting sesuaikan sama kebutuhan muka kamu, ya!
(TIN)