Retinol Bukan Cuma buat Wajah! Body Retinol Bisa Bantu Samarkan Kerutan Tubuh?
- Kulit tubuh juga bisa mengalami penuaan, mulai dari garis halus hingga kerutan.
- Retinol berpotensi membantu memperbaiki tampilan kerutan dan tekstur kulit.
- Body retinol perlu digunakan bertahap dan diimbangi pelembap serta sunscreen.
Jakarta: Siapa bilang perawatan anti-aging cuma buat wajah? Kulit tubuh juga bisa mengalami penuaan, lho! Seiring bertambahnya usia dan paparan sinar matahari, kulit bisa mulai menunjukkan garis halus, kerutan, hingga kehilangan elastisitasnya.
Nah, kalau selama ini retinol cuma masuk ke rutinitas skincare wajah, sekarang saatnya kenalan dengan body retinol. Kandungan ini juga bisa dimanfaatkan untuk membantu merawat tanda-tanda penuaan pada kulit tubuh.
Kulit tubuh juga bisa mengalami penuaan
Jangan sampai wajah sudah dirawat pakai skincare anti-aging, tetapi kulit tubuh malah terlupakan! Area seperti leher, dada, lengan, dan punggung tangan juga rentan menunjukkan tanda penuaan.
Apalagi, bagian tersebut sering terpapar sinar ultraviolet (UV). Paparan UV dalam jangka panjang bisa memicu photoaging atau penuaan dini akibat matahari. Tandanya meliputi kerutan, tekstur kulit yang kasar, dan warna kulit nggak merata.
Bagaimana retinol membantu menyamarkan kerutan?
Retinol merupakan turunan vitamin A yang membantu mempercepat pergantian sel kulit sekaligus mendukung produksi kolagen. Protein ini berperan penting dalam menjaga kekencangan dan elastisitas kulit.
Penelitian berjudul Improvement of Naturally Aged Skin With Vitamin A (Retinol) yang ditulis oleh Reza Kafi dan rekan-rekannya serta diterbitkan dalam jurnal Archives of Dermatology menemukan bahwa losion retinol 0,4 persen yang digunakan hingga tiga kali seminggu selama 24 minggu dapat memperbaiki tampilan kerutan halus pada kulit lengan orang lanjut usia.
Jadi, retinol memang punya potensi untuk membantu merawat tanda penuaan, bukan cuma di wajah, tetapi juga pada kulit tubuh.
Cara menggunakan body retinol
Tertarik mencoba? Eits, jangan langsung dipakai setiap hari! Mulai dari frekuensi rendah, misalnya dua kali seminggu, lalu tingkatkan secara bertahap sesuai toleransi kulit.
Gunakan pada kulit yang bersih dan kering, kemudian lanjutkan dengan body moisturizer agar kulit tetap terhidrasi. Jangan lupa sunscreen pada area tubuh yang terpapar matahari.
Retinol juga bisa menyebabkan kulit kering, kemerahan, hingga mengelupas. Jadi, hindari menggunakannya pada kulit yang sedang iritasi. Penggunaan retinoid juga sebaiknya dihindari selama kehamilan.
Intinya, jangan cuma wajah yang dapat perhatian ekstra! Kulit tubuh juga perlu dirawat agar tetap sehat. Body retinol bisa menjadi salah satu pilihan, asalkan digunakan dengan tepat dan konsisten.
Desi I.
(FIR)