Kapan Kulit Mulai Butuh Retinol? Cek Penjelasannya!
- Usia 20-an bisa menjadi waktu untuk mulai mempertimbangkan retinol, terutama untuk perawatan tanda penuaan.
- Remaja nggak perlu menggunakan retinol khusus anti-aging jika belum memiliki kebutuhan tersebut.
- Mulai dari frekuensi rendah, gunakan moisturizer, dan jangan skip sunscreen.
Jakarta: Lagi ramai ngomongin retinol, tapi masih bingung kapan waktu yang tepat buat mulai pakainya? Kandungan skincare satu ini memang punya banyak penggemar karena dikenal bisa membantu menyamarkan garis halus, memperbaiki tekstur kulit, hingga meratakan warna wajah.
Tapi, apa benar retinol harus mulai dipakai sejak usia 20-an? Atau justru ada baiknya menunggu sampai kulit benar-benar membutuhkannya?
Usia 20-an bisa mulai mempertimbangkan retinol
Menurut American Academy of Dermatology (AAD), pergantian sel kulit mulai melambat pada usia 20-an. Pada fase ini, retinol bisa dipertimbangkan sebagai bagian dari perawatan kulit untuk membantu mengatasi garis halus, noda hitam, dan tekstur yang nggak merata.
Namun, bukan berarti begitu menginjak usia 20 tahun kamu harus langsung checkout serum retinol. Kalau kondisi kulit masih baik dan belum memiliki kebutuhan tersebut, rutinitas dasar seperti cleanser, moisturizer, dan sunscreen tetap jadi prioritas.
Kalau masih remaja, boleh pakai retinol?
Buat kamu yang masih remaja, nggak perlu buru-buru memasukkan retinol anti-aging ke dalam skincare routine.
American Academy of Pediatrics (AAP) menjelaskan bahwa kulit remaja umumnya belum membutuhkan produk anti-aging. Penggunaan bahan aktif yang nggak sesuai kebutuhan justru berisiko memicu iritasi, kemerahan, dan kulit mengelupas.
Meski begitu, retinoid tertentu memang bisa digunakan remaja untuk mengatasi jerawat, tetapi penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi kulit dan arahan dokter.
Tips mulai pakai retinol untuk pemula
Kalau memang sudah punya kebutuhan untuk menggunakan retinol, jangan langsung memakainya setiap malam. Coba perhatikan beberapa hal berikut:
-
Pilih konsentrasi rendah: Mulai dari formula dengan konsentrasi rendah agar kulit bisa beradaptasi.
-
Gunakan bertahap: Awali dengan frekuensi 2 kali seminggu pada malam hari, lalu tingkatkan sesuai toleransi kulit.
-
Jangan skip moisturizer: Gunakan pelembap untuk membantu menjaga skin barrier.
-
Wajib sunscreen: Gunakan sunscreen minimal SPF 30 pada pagi hari.
Satu hal lagi, retinoid topikal sebaiknya dihindari selama kehamilan.
Jadi, nggak ada aturan bahwa setiap orang wajib mulai pakai retinol di usia tertentu. Kalau memang belum punya kebutuhan untuk menggunakannya, nggak perlu memaksakan diri. Fokus dulu pada basic skincare dan perlindungan sunscreen. Ingat, kulit sehat nggak harus selalu diraih dengan banyak bahan aktif!
Desi I.
(FIR)