BEAUTY

Puteri Indonesia Ingin Terus Bawa Semangat Kartini ke Panggung Nasional

Elang Riki Yanuar
Senin 27 April 2026 / 23:24
Ringkasnya gini..
  • Agnes Aditya Rahajeng resmi menjadi Puteri Indonesia 2026 usai grand final di Jakarta dan mengalahkan 44 finalis lainnya.
  • Puteri Indonesia 2026 menegaskan perempuan masa kini dinilai dari kepemimpinan, gagasan, dan kontribusi sosial, bukan hanya penampilan.
  • Preliminary Puteri Indonesia 2026 hadir sebagai pesta budaya nusantara yang mengangkat semangat Kartini dan pemberdayaan perempuan.
Jakarta: Finalis asal Banten, Agnes Aditya Rahajeng, resmi dinobatkan sebagai pemenang Puteri Indonesia 2026 dalam grand final yang digelar di Jakarta International Convention Center pada 24 April 2026. Kemenangan ini menjadi puncak dari perjalanan panjang para finalis yang telah melewati berbagai tahapan seleksi.

Sebelum malam puncak berlangsung, Mustika Ratu lebih dulu menghadirkan Preliminary Puteri Indonesia 2026 yang dikemas sebagai pesta budaya nusantara sekaligus ruang pemberdayaan perempuan. Acara ini berlangsung di Ballroom Kuningan City, Jakarta, dan menjadi salah satu bagian penting dalam penilaian para finalis.

Sebanyak 45 finalis dari berbagai daerah di Indonesia tampil membawa identitas budaya masing-masing. Mereka tidak hanya memperlihatkan keindahan busana daerah, tetapi juga menunjukkan kreativitas, kecerdasan, dan kemampuan berbicara di depan publik.

Ajang ini tidak sekadar menjadi perayaan kecantikan, tetapi juga ruang untuk menilai kualitas perempuan muda Indonesia dari berbagai sisi. Penampilan fisik bukan satu-satunya penilaian, melainkan juga gagasan, karakter, kepemimpinan, hingga kontribusi sosial yang telah mereka lakukan.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia, Putri Kus Wisnu Wardani, menegaskan bahwa semangat Kartini tetap relevan hingga saat ini, terutama dalam keberanian perempuan mengambil peran di ruang publik.

“Puteri Indonesia bukan hanya panggung kompetisi, tetapi ruang lahirnya perempuan-perempuan yang mampu berpikir kritis, memiliki empati sosial, dan berkontribusi nyata. Inilah wujud aktual dari semangat Kartini hari ini,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan Direktur PT Mustika Ratu Tbk sekaligus Ketua Penyelenggara Pemilihan Puteri Indonesia 2026, Kusuma Anjani. Ia menilai bahwa ajang ini merupakan bentuk komitmen jangka panjang dalam membangun perempuan Indonesia yang berdaya dan mandiri.

“Melalui Puteri Indonesia, kami membangun lebih dari sekadar panggung. Ini adalah ekosistem yang menghubungkan perempuan dengan peluang, jejaring, dan kapasitas untuk berkembang serta memberi dampak,” katanya.

Semangat tersebut berakar dari pemikiran Raden Ajeng Kartini tentang kesetaraan perempuan dan akses terhadap pendidikan serta kesempatan. Nilai itu kemudian diterjemahkan secara nyata oleh BRA. Mooryati Soedibyo melalui pendirian Yayasan Puteri Indonesia.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai tersebut, malam puncak Puteri Indonesia 2026 juga menghadirkan “Mooryati Soedibyo Award”. Penghargaan ini diberikan kepada perempuan Indonesia yang dinilai mampu memberikan dampak nyata melalui karya, kemandirian, dan kontribusi sosialnya.

Dari sisi budaya, Preliminary Puteri Indonesia 2026 juga memperlihatkan bagaimana warisan daerah bisa tampil modern dan kompetitif. Setiap finalis membawa cerita dari daerah asalnya melalui perpaduan busana tradisional, seni pertunjukan, dan storytelling yang kuat.

Kegiatan ini juga membuka ruang kolaborasi lintas industri. Kehadiran pelaku fashion, kecantikan, hingga UMKM lokal memberikan dampak ekonomi yang nyata dan memperkuat posisi industri kreatif dalam acara berskala nasional seperti ini.

Dengan kemenangan Agnes Aditya Rahajeng, ajang Puteri Indonesia 2026 menegaskan kembali bahwa perempuan Indonesia masa kini bukan hanya simbol kecantikan, tetapi juga sosok yang siap memimpin, berinovasi, dan membawa perubahan bagi masyarakat.









 

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(ELG)

MOST SEARCH