Pengunjung saat menghadiri IFEX 2019. (FOTO: Metro TV/Suryopratomo)
Pengunjung saat menghadiri IFEX 2019. (FOTO: Metro TV/Suryopratomo)

Raih Sukses, Ifex Raup Transaksi USD1,1 Miliar

Ekonomi pameran ifex pameran furniture furnitur industri
Suryopratomo • 14 Maret 2019 16:31
Jakarta: Penyelenggaraan Indonesia International Funiture Expo (Ifex) 2019 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta meraih sukses.
 
Pameran yang berlangsung selama empat hari dan berakhir Kamis, 14 Maret 2019, diikuti 500 peserta pameran, dikunjungi sekitar 12 ribu orang dari berbagai negara, dan menghasilkan komitmen bisnis sekitar USD1,1 miliar.
 
Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Soenoto mengatakan ada lima negara yang paling banyak hadir pengusahanya dalam pameran tahun ini yakni AS, Australia, India, Tiongkok, dan Prancis.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pameran kali ini banyak diapresiasi oleh para pengunjung karena disain dan juga kualitas produk yang dipamerkan lebih baik. Penataan ruang pameran juga lebih leluasa sehingga para pengunjung mendapatkan ruang yang cukup untuk melihat produk yang dipamerkan.
 
Sehari sebelumnya Presiden Joko Widodo juga sempat melihat langsung pameran. Sebagai orang yang pernah terlibat dalam bisnis furnitur, Presiden menghargai penyelenggaraan pameran kali ini.
 
Baca juga:Menperin Buka Pameran Furnitur Terbesar di Asia Tenggara
 
Soenoto mengaku sudah menyampaikan kepada Presiden agar pemerintah lebih mendukung perkembangan dari industri ini. Sebab, kebanyakan dari para peserta berasal dari usaha kecil dan menengah serta mampu menyerap banyak tenaga kerja.
 
Presiden berjanji untuk memperhatikan dan telah memerintahkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita untuk menjadikan jalan. Salah satu yang diharapkan HIMKI adalah mengembalikan sekitar 10 persen dari hasil ekspor sebesar USD2,5 miliar untuk mendukung pameran dan meningkatkan kemampuan pengusaha UKM.
 
Raih Sukses, Ifex Raup Transaksi USD1,1 Miliar
Jumpa pers hari terakhir Indonesia International Furniture Expo 2019 di JIExpo Kemayoran Jakarta.
 
Dua dukungan yang diharapkan para pengusaha UKM untuk mengembangkan usaha mereka yakni jaminan pasar dan pengembangan teknologi. Selama ini furnitur Indonesia memiliki keunggulan dalam bentuk desain dan kualitas produk.
 
Hal lain yang terus diupayakan HIMKI adalah penyederhanaan regulasi agar tidak membelenggu pengusaha. Sekarang ini ada sekitar 42 ribu peraturan yang akhirnya pengusaha sulit untuk bergerak.
 
Salah satu yang diharapkan bisa segera disederhanakan adalah sistem verifikasi dan legalitas kayu (SVLK) yang hanya akan diterapkan ketika kayu keluar dari hutan dan tidak perlu lagi untuk industri hilir.
 
Baca juga:Peningkatan Ekspor Furnitur Dibidik Capai Rp71,4 Triliun
 
Penanggung jawab pelaksana pameran, Daswar Marpaung menjelaskan untuk tahun ini Dyandra sudah memperluas ruang pameran hingga 15 persen dibandingkan tahun lalu. Namun tidak semua perusahaan bisa ditampung untuk bisa mengikuti pameran, sehingga tahun depan akan dihitung lagi jumlah luasan yang perlu disediakan.
 
Daswar belum bisa menentukan jadwal pameran Ifex tahun depan karena harus menyesuaikan dengan yang dilakukan Vietnam, Singapura, dan Tiongkok.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif