Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi

Annisa ayu artanti 18 Oktober 2018 14:06 WIB
unilever indonesiaSariwangi Pailit
Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi
Ilustrasi. (FOTO: dok Sariwangi.co.id)
Jakarta: PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) memastikan tetap akan memproduksi teh Sariwangi, meskipun perusahaan pendiri PT Sariwangi Agricultural Estate Agency dinyatakan pailit.

Sekretaris Perusahaan Unilever Sancoyo Antarikso menegaskan PT Sariwangi Agricultural Estate Agency dan PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung bukan merupakan bagian dari anak dari Unilever Indonesia.

"Sariwangi Agricultural Estate Agency pernah menjadi rekanan usaha Unilever untuk memproduksi merek teh celup SariWangi, namun saat ini Unilever sudah tidak memiliki kerja sama apapun dengan Sariwangi Agricultural Estate Agency," jelas Sancoko dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 18 Oktober 2018.

Baca: Sariwangi Pailit, Dewan Teh Indonesia: Itu Kasus Lama

Namun demikian, Unilever tetap akan memproduksi teh Sariwangi meski perusahaan telah dinyatakan bangkrut oleh Pengadilan Niaga PN Jakarta Pusat.

"Unilever Indonesia tetap memproduksi teh celup Sariwangi sehingga teh celup Sariwangi akan terus bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia," pungkas dia.

Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menyatakan status PT Sariwangi Agricultural Estate Agency (Sariwangi) dan PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (Indorub) pailit. Pengadilan mengabulkan pembatalan perjanjian perdamian yang diajukan PT Bank ICBC Indonesia.

Baca: Tak Mampu Bayar Utang, Sariwangi Pailit

Kuasa Hukum ICBC Swandy Halim dari Kantor Hukum Swandy Halim & Partners menjelaskan kedua perusahaan itu lalai menjalankan kewajibannya untuk membayar utang.

Swandy mencatat utang Sariwangi kepada ICBC per tanggal putusan pengesahan perdamaian (9 Oktober 2015) sebesar USD20.505.166 (USD20,5 juta). Sementara utang Indorub kepada ICBC sebesar USD2.017.595 (USD2,01 juta), dan Rp4.907.082.191 (Rp4,9 miliar).



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id