Tak Mampu Bayar Utang, Sariwangi Pailit
Teh Sariwangi melati. (Foto: MI/Adam Dwi).
Jakarta: Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menyatakan status PT Sariwangi Agricultural Estate Agency (Sariwangi) dan PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (Indorub) pailit. Pengadilan mengabulkan pembatalan perjanjian perdamian yang diajukan PT Bank ICBC Indonesia.

Kuasa Hukum ICBC Swandy Halim dari Kantor Hukum Swandy Halim & Partners menjelaskan kedua perusahaan itu lalai menjalankan kewajibannya untuk membayar utang.

"Iya (pailit). Sariwangi tidak pernah membayar cicilan sedangkan Indorub lewat satu tahun baru mulai bayar cicilan," kata Swandy kepada Medcom.id, Rabu, 17 Oktober 2018.

Swandy mencatat utang Sariwangi kepada ICBC per tanggal putusan pengesahan perdamaian (9 Oktober 2015) sebesar USD20.505.166 (USD20,5 juta). Sementara utang Indorub kepada ICBC sebesar USD2.017.595 (USD2,01 juta), dan Rp4.907.082.191 (Rp4,9 miliar).

"Itu utang-utang kepada ICBC," imbuh dia.

Setelah putusan ini, lanjut Swandy, aset milik dua perusahaan itu akan dilelang dan dibayarkan kepada kreditur.

"Kurator akan masuk dan melelang aset-aset yang ada dan hasilnya akan dibagikan ke para kreditor," pungkas dia.



(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id