Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. Foto : Medcom.id.
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. Foto : Medcom.id.

OJK: Aset Keuangan Syariah RI Capai Rp1.639 Triliun

Ekonomi OJK keuangan syariah
Husen Miftahudin • 21 September 2020 11:03

 
Secara rinci, total aset perbankan syariah per Juli 2020 sebanyak Rp542,83 triliun dengan market share sebesar 6,11 persen dari Rp8.887,73 triliun aset perbankan secara keseluruhan. Sementara aset IKNB syariah sebanyak Rp110,29 triliun dengan market share sebesar 4,39 persen dari Rp2.513,29 triliun aset IKNB secara keseluruhan.
 
Sedangkan aset pasar modal syariah mencapai sebesar Rp985,96 triliun dengan market share sebanyak 17,80 persen dari Rp5.537,88 triliun aset pasar modal secara keseluruhan. Sehingga total keuangan syariah RI mencapai Rp1.639,08 triliun dengan market share sebesar 9,68 persen dari Rp16.938,90 triliun aset keuangan Indonesia secara keseluruhan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wimboh mengakui aset keuangan syariah tersebut masih tertinggal jauh dibandingkan dengan aset keuangan konvensional dengan market share sebesar 90,32 persen. Padahal, ekonomi dan keuangan syariah bisa berperan besar dalam membangkitkan dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional.
 
"Potensi yang begitu besar dengan mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim, ini akan menjadi bekal untuk lebih memasyarakatkan berbagai potensi yang ada, yang tentunya sudah kita pahami bersama kita mempunyai halal lifestyle, kita mempunyai lembaga keuangan syariah yang begitu besar, dan kita mempunyai platform-platform syariah baik itu adalah sektor keuangan, sektor non keuangan, dan sektor pendukung lainnya," jelas dia.
 
Oleh karena itu di tengah pandemi covid-19 ini harus dijadikan momentum bagi kebangkitan ekonomi dan keuangan syariah. Utamanya untuk bisa mengambil peran yang lebih besar dengan berbagai modalitas untuk mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional.
 
"Otoritas Jasa Keuangan memiliki komitmen yang sangat tinggi untuk terus mengembangkan keuangan syariah yang berdaya saing tinggi dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat luas," pungkas Wimboh.

 
(SAW)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif