Gedung OJK. Foto: dok MI/Ramdani.
Gedung OJK. Foto: dok MI/Ramdani.

Jalan Pintas OJK Meringankan Beban Nasabah di Masa Pandemi

Ekonomi OJK Kredit Pemulihan Ekonomi Nasional
Desi Angriani • 26 Oktober 2020 11:18

 
Pengusaha kue bolu susu khas Bandung, Khairiri, mengajukan keringanan pembayaran pokok dan bunga serta perpanjangan jangka waktu kredit ke BRI. Hal ini dikarenakan usahanya terimbas pandemi dan pendapatannya turun hingga 70 persen. Hal ini membuat ia kesulitan untuk membayar pinjaman kredit.
 
"Pinjaman BRI sangat membantu, tidak terlalu memberatkan. Keringanan yang dikasih BRI ya kalau tidak bisa setor pokok dan bunganya, jadi bulanan dikasih (hanya membayar) bunganya saja. Jadi sesuai dengan kondisi kita," ujar Khairiri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Begitu pula dengan Hatma, debitur Bank Mandiri. Pengusaha di bidang olahan hasil laut di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara ini mendapat keringanan pembayaran kredit lantaran permintaan ekspornya turun selama pandemi.
 
"Sekarang sama sekali tidak ada ekspor. Tidak berani membeli karena tidak bisa dipasarkan, setop sama sekali. Pembayaran kredit dijadwal ulang. Jadi satu tahun saya tidak membayar. Satu tahun kemudian saya baru membayar lagi," ungkap Hatma.
 
Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK Teguh Supangkat mengatakan terdapat 102 bank yang berpotensi mengimplementasikan restrukturisasi kredit kepada 15,24 juta debitur dengan baki debet sebanyak Rp1.367 triliun.
 
Potensi tersebut terdiri dari 12,55 juta debitur UMKM dengan baki debet sebesar Rp561,9 triliun. Sedangkan debitur non-UMKM sebanyak 2,69 juta orang dengan baki debet mencapai Rp805 triliun.
 
Sementara itu, restrukturisasi pinjaman yang telah dilakukan perusahaan pembiayaan (leasing) per 19 Agustus 2020 mencapai Rp162,34 triliun dari 4,34 juta nasabah. Total ada 182 perusahaan pembiayaan yang sudah merestrukturisasi pinjaman nasabahnya.
 
Di sisi lain, restrukturisasi juga dilakukan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan Bank Wakaf Mikro (BWM). Sebanyak 32 LKM sudah merestrukturisasi nilai pinjaman sebesar Rp20,79 miliar.
 
"Sementara ada 13 Bank Wakaf Mikro dengan nilai restrukturisasi sebesar Rp1,73 miliar," kata Teguh dalam diskusi virtual di Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2020.
 
 
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif